ALS: Gejala, Penyebab, & Cara Penanganan!

Apa Itu ALS?
ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis) adalah penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel-sel saraf motorik di otak dan sumsum tulang belakang. Kerusakan ini menyebabkan otot-otot tubuh secara bertahap melemah, menyusut (atrofi), dan akhirnya kehilangan kemampuan untuk bergerak.
ALS dikenal juga dengan nama penyakit Lou Gehrig, diambil dari nama pemain baseball terkenal yang menderita penyakit ini. Penyakit ini bersifat progresif, yang berarti gejalanya akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu.
Meskipun belum ada obat untuk menyembuhkan ALS, berbagai pengobatan dan terapi dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup penderita.
Gejala Umum ALS
Gejala ALS dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain, tergantung pada bagian saraf motorik mana yang pertama kali terpengaruh. Beberapa gejala umum meliputi:
- Kedutan otot (fasikulasi) di lengan, kaki, bahu, atau lidah
- Kram otot dan otot yang terasa kaku (spastisitas)
- Kelemahan otot yang memengaruhi lengan, kaki, atau leher
- Kesulitan berbicara (cadel) atau menelan
- Kelelahan yang berlebihan
- Perubahan sikap atau emosi
Seiring perkembangan penyakit, penderita ALS mungkin mengalami kesulitan berjalan, berbicara, menelan, dan bahkan bernapas.
Penyebab ALS
Penyebab pasti ALS belum sepenuhnya dipahami. Namun, para ahli meyakini bahwa kombinasi faktor genetik dan lingkungan berperan dalam perkembangan penyakit ini.
Sekitar 5-10% kasus ALS bersifat familial, yang berarti penyakit ini diturunkan dari orang tua kepada anak. Pada kasus-kasus ini, mutasi pada gen tertentu dapat meningkatkan risiko terkena ALS.
Faktor-faktor lingkungan yang diduga terkait dengan ALS meliputi paparan zat-zat berbahaya, infeksi virus, dan ketidakseimbangan zat kimia di otak.
Penanganan ALS
Saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan ALS. Namun, berbagai pengobatan dan terapi dapat membantu mengelola gejala dan memperlambat perkembangan penyakit.
Beberapa jenis obat yang umum digunakan dalam pengobatan ALS meliputi:
- Riluzole: Obat ini dapat membantu memperlambat kerusakan pada saraf motorik.
- Edaravone: Obat ini dapat membantu mengurangi stres oksidatif, yang diduga berperan dalam perkembangan ALS.
- Obat-obatan untuk meredakan gejala: Obat-obatan ini dapat membantu mengatasi kram otot, nyeri, kesulitan tidur, dan depresi.
Selain obat-obatan, terapi fisik, terapi okupasi, dan terapi wicara juga dapat membantu penderita ALS untuk mempertahankan fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup.
Rekomendasi Medis di Halodoc
Jika mengalami gejala yang mencurigakan atau memiliki kekhawatiran tentang ALS, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan tes diagnostik untuk menentukan apakah Anda menderita ALS atau kondisi medis lainnya.
Untuk konsultasi yang lebih mudah dan praktis, gunakan aplikasi Halodoc. Anda bisa berbicara dengan dokter spesialis saraf melalui fitur chat atau video call, kapan saja dan di mana saja. Jangan ragu untuk mencari pertolongan medis jika Anda merasa khawatir tentang kesehatan Anda. Download Halodoc sekarang!



