Ad Placeholder Image

Anak Panas Turun Lalu Naik Lagi? Ini Penyebab dan Solusinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Anak Panas Turun Lalu Naik Lagi? Ini Penyebab & Solusinya!

Anak Panas Turun Lalu Naik Lagi? Ini Penyebab dan SolusinyaAnak Panas Turun Lalu Naik Lagi? Ini Penyebab dan Solusinya

DAFTAR ISI


Melihat buah hati mengalami demam tentu membuat setiap orang tua merasa khawatir. Kondisi demam sebenarnya adalah reaksi alami sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi, baik yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun parasit. Namun, yang sering kali membingungkan adalah ketika demam anak tampak mereda setelah diberi obat atau dikompres, tetapi beberapa jam kemudian suhunya melonjak kembali. Fenomena ini sering disebut sebagai demam naik turun atau demam bifasik.

Penyebab anak demam naik turun sangat bervariasi, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam berdarah dengue (DBD), hingga tifus. Karakteristik kenaikan suhu ini bisa memberikan petunjuk bagi tenaga medis mengenai jenis penyakit yang sedang menyerang. Sebagai orang tua, memahami pola demam ini penting agar kamu bisa memberikan pertolongan pertama yang tepat dan tahu kapan harus membawa Si Kecil ke fasilitas kesehatan.

Selain memberikan asupan cairan yang cukup dan memastikan anak beristirahat, penggunaan obat penurun panas yang aman adalah langkah krusial. Pemilihan obat harus disesuaikan dengan usia, berat badan, dan kondisi kesehatan anak secara umum. Pastikan kamu selalu menyediakan persediaan obat demam di rumah untuk mengantisipasi kenaikan suhu yang mendadak, terutama di malam hari.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat untuk mengatasi demam anak yang naik turun? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Demam Anak yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk kesehatan yang dapat membantu meredakan demam dan memberikan kenyamanan pada anak saat suhu tubuhnya naik turun. Produk-produk ini telah lama dipercaya dan tersedia secara luas di apotek maupun toko kesehatan online.

1. Sanmol Syrup 60 ml

Sanmol Syrup adalah salah satu obat penurun panas yang paling umum direkomendasikan untuk anak-anak. Produk ini mengandung zat aktif Paracetamol yang bekerja sebagai antipiretik (penurun panas) dan analgesik (pereda nyeri). Paracetamol bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa dalam tubuh yang memicu rasa sakit dan peningkatan suhu tubuh di pusat pengatur panas otak.

Obat ini sangat bermanfaat untuk meredakan demam yang menyertai flu, pasca imunisasi, atau nyeri ringan seperti sakit gigi dan sakit kepala pada anak. Rasanya yang manis biasanya disukai oleh anak-anak, sehingga memudahkan pemberian obat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-2 tahun: 5 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 2-6 tahun: 5-10 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-9 tahun: 10-15 ml, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 9-12 tahun: 15-20 ml, diberikan 3-4 kali sehari.

Gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan untuk menghindari risiko gangguan fungsi hati. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk ini dengan cepat.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Tempra Syrup 60 ml

Tempra Syrup mengandung Paracetamol dengan formulasi yang dirancang khusus untuk anak-anak usia 1 hingga 6 tahun. Keunggulan utama produk ini adalah akurasi dosisnya dan tidak mengandung alkohol, sehingga aman untuk lambung anak. Paracetamol di dalamnya bekerja cepat menurunkan demam dengan cara mengatur pusat panas di hipotalamus.

Manfaat Tempra Syrup mencakup meredakan demam, rasa sakit, dan nyeri ringan yang mungkin dialami anak saat sedang tidak fit. Dengan rasa anggur yang segar, anak cenderung lebih kooperatif saat harus meminum obat ini di tengah kondisi badannya yang sedang panas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 2-3 tahun: 5 ml.
  • Anak usia 4-5 tahun: 7.5 ml.
  • Anak usia 6 tahun: 10 ml.
  • Diberikan tiap 4 jam bila diperlukan, namun tidak boleh lebih dari 5 kali dalam sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Selalu pastikan untuk menutup botol dengan rapat setelah penggunaan dan simpan di tempat yang sejuk.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tempra Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tanda Bahaya Demam Anak yang Perlu Diwaspadai
  1. Anak mengalami kejang atau kaku pada leher.
  2. Muncul bintik-bintik merah di kulit yang tidak hilang saat ditekan.
  3. Anak terlihat sangat lemas, sulit dibangunkan, atau terus-menerus mengantuk.
  4. Gejala dehidrasi seperti jarang buang air kecil atau mata cekung.

3. Panadol Anak-Anak 1-6 Tahun 10 Tablet Kunyah

Bagi anak yang sulit minum obat dalam bentuk sirup, Panadol Anak-Anak Tablet Kunyah bisa menjadi solusi yang efektif. Mengandung 120 mg Paracetamol di setiap tabletnya, obat ini bekerja efektif menurunkan suhu tubuh dan meredakan nyeri ringan yang sering menyertai demam naik turun.

Manfaatnya sangat terasa saat anak mengalami nyeri akibat tumbuh gigi, sakit tenggorokan, atau demam setelah imunisasi. Bentuknya yang berupa tablet kunyah dengan rasa ceri membuatnya terasa seperti permen, sehingga meminimalisir trauma anak terhadap obat medis.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 2-3 tahun: 2 tablet.
  • Anak usia 4-5 tahun: 3 tablet.
  • Anak usia 6 tahun: 4 tablet.
  • Dosis dapat diulang setiap 4 jam, maksimal 4 kali pemberian dalam 24 jam.

Pastikan tablet dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan. Tidak disarankan untuk anak di bawah usia 2 tahun kecuali atas saran dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Anak-Anak 1-6 Tahun 10 Tablet Kunyah di Toko Kesehatan Halodoc

4. Prisifen Forte Syrup 60 ml

Berbeda dengan produk sebelumnya, Prisifen Forte mengandung Ibuprofen 200 mg/5 ml. Ibuprofen adalah golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang memiliki efek antipiretik, analgesik, sekaligus antiinflamasi (anti-peradangan). Obat ini sering digunakan jika panas anak cukup tinggi atau tidak kunjung turun dengan paracetamol biasa.

Manfaat Prisifen Forte adalah untuk menurunkan demam dan meringankan nyeri ringan sampai sedang pada penyakit gigi atau setelah cabut gigi, serta nyeri setelah operasi. Karena ini adalah dosis “Forte”, kandungannya lebih tinggi per takarannya sehingga sangat efektif untuk meredakan peradangan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-2 tahun: 2.5 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 3-7 tahun: 5 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 8-12 tahun: 10 ml, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Sangat disarankan untuk mengonsumsi obat ini sesudah makan untuk menghindari iritasi lambung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Prisifen Forte Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Bodrexin Demam Jeruk 60 ml

Bodrexin telah menjadi merek kepercayaan keluarga Indonesia selama puluhan tahun. Bodrexin Demam mengandung Paracetamol yang diformulasikan untuk menurunkan panas dengan cepat dan aman bagi anak-anak. Kandungan aktifnya bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak agar suhu tubuh kembali normal.

Manfaat utamanya adalah meredakan demam, sakit kepala, dan nyeri otot yang sering muncul saat anak mengalami infeksi virus. Dengan rasa jeruk yang familiar dan enak, memberikan obat ini kepada Si Kecil menjadi lebih mudah tanpa drama.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 0-1 tahun: 2.5 ml.
  • Anak usia 1-2 tahun: 5 ml.
  • Anak usia 2-5 tahun: 5-10 ml.
  • Anak usia 6-9 tahun: 10-15 ml.
  • Dapat diberikan 3-4 kali dalam sehari dengan interval minimal 4 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan simpan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bodrexin Demam Jeruk 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

6. Bye Bye Fever Anak 1 Lembar

Sebagai pendamping obat minum, Bye Bye Fever adalah kompres gel dingin yang sangat membantu memberikan rasa nyaman seketika pada anak yang sedang demam. Produk ini bekerja dengan cara menyerap panas tubuh melalui penguapan air yang terkandung dalam gel hydrogel-nya.

Manfaat utama Bye Bye Fever adalah membantu menurunkan suhu tubuh secara fisik dan memberikan efek dingin yang menenangkan hingga 10 jam. Gel ini memiliki daya lekat yang kuat sehingga tidak mudah lepas walaupun anak bergerak atau berganti posisi tidur. Lembarannya lembut di kulit dan tidak menyebabkan iritasi.

Cara pakai:

  • Lepaskan lapisan plastik transparan.
  • Tempelkan permukaan gel pada area dahi atau bagian tubuh lain yang terasa panas.
  • Satu lembar hanya untuk satu kali penggunaan demi menjaga higienitas dan efektivitas.

Produk ini dikategorikan sebagai alat kesehatan yang aman digunakan bersamaan dengan obat penurun panas oral.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bye Bye Fever Anak 1 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Medis Demam Naik Turun pada Anak

Memahami penyebab di balik fluktuasi suhu tubuh anak sangat penting untuk menentukan langkah medis selanjutnya. Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang paling sering menjadi alasan demam anak tidak stabil:

1. Infeksi Virus (Flu dan Roseola)

Infeksi virus adalah penyebab paling umum. Pada penyakit seperti flu, demam bisa melonjak tinggi di malam hari dan mereda di pagi hari. Sementara pada Roseola Infantum, anak biasanya mengalami demam tinggi selama beberapa hari yang kemudian turun tiba-tiba diikuti munculnya ruam merah di seluruh tubuh.

2. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit ini memiliki pola demam yang khas yang disebut “pelana kuda”. Suhu tubuh anak naik tinggi selama 2-3 hari, kemudian turun seolah-olah sudah sembuh (fase kritis), namun bisa naik kembali setelahnya. Pola ini sangat berbahaya jika tidak dipantau dengan ketat oleh dokter.

3. Demam Tifoid (Tifus)

Pada kasus tifus, demam biasanya bersifat “step-ladder”, yaitu suhu tubuh meningkat secara perlahan setiap harinya, terutama pada sore dan malam hari, kemudian sedikit menurun di pagi hari namun tidak mencapai suhu normal.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Jika anak demam naik turun tanpa disertai batuk atau pilek, waspadai adanya ISK. Kondisi ini sering kali hanya menunjukkan gejala demam yang tidak stabil disertai dengan rewel atau nafsu makan yang menurun drastis.

Studi Mengenai Manajemen Demam pada Anak

Pediatrics Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan paracetamol dan ibuprofen secara tepat waktu sangat efektif dalam menurunkan ketidaknyamanan pada anak yang mengalami demam akibat infeksi virus akut.

Penelitian tersebut menekankan bahwa fokus utama pengobatan bukan sekadar menurunkan angka pada termometer, melainkan meningkatkan kenyamanan anak agar mereka mau minum cairan dan beristirahat. Selain itu, pemantauan pola demam lebih dari 3 hari sangat disarankan untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi bakteri yang lebih serius.

Jika suhu tubuh Si Kecil tetap tidak stabil setelah pemberian obat selama lebih dari 3 hari, atau jika anak menunjukkan tanda-tanda lemas dan tidak mau minum, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Pastikan stok obat penurun panas selalu tersedia di kotak P3K rumah kamu.

FAQ

1. Apa penyebab anak demam naik turun selama 3 hari?

Penyebab umum adalah infeksi virus seperti flu atau gejala awal DBD. Jika demam berlanjut lebih dari 3 hari, disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah guna memastikan penyebab pastinya.

2. Apakah boleh mencampur paracetamol dan ibuprofen untuk anak?

Sebaiknya tidak mencampur atau memberikan kedua obat ini secara bersamaan tanpa instruksi dokter. Penggunaan salah satu jenis obat secara konsisten sesuai dosis biasanya sudah cukup efektif.

3. Kapan saya harus khawatir dengan demam naik turun pada anak?

Khawatirlah jika demam disertai sesak napas, kejang, muntah terus-menerus, atau muncul bintik merah di kulit. Segera bawa ke IGD jika kondisi anak menurun drastis.

4. Apakah mengompres dengan air dingin efektif untuk demam?

Tidak disarankan. Gunakan air hangat untuk mengompres area lipatan ketiak atau dahi. Air hangat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga panas lebih cepat keluar dari tubuh.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Fever in children: When to worry.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Understanding Biphasic Fever Patterns.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Management of Fever in Viral Infections.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Panduan Penanganan Demam pada Anak di Rumah.

## Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti demam anak yang tak kunjung stabil, tapi bingung harus mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.