• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Tantrum Bisa Sebabkan Hipertensi, Benarkah?

Anak Tantrum Bisa Sebabkan Hipertensi, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Kebanyakan orang mengira bahwa hipertensi adalah kondisi yang hanya memengaruhi orang dewasa atau orang tua. Nyatanya, hipertensi juga dapat memengaruhi orang-orang dari segala usia, termasuk anak-anak. Hipertensi pada anak-anak merupakan masalah yang terus berkembang. Belum diketahui apakah tantrum adalah penyebab hipertensi pada anak.  

Tekanan darah merupakan kekuatan darah yang mengalir melalui pembuluh darah tubuh. Dalam kondisi normal, jantung memompa darah melalui pembuluh di seluruh tubuh. Pembuluh melebar dan berkontraksi sesuai kebutuhan untuk menjaga darah mengalir dengan baik. 

Baca juga: Benarkah Hipertensi juga Mengintai Anak?

Kemungkinan Penyebab Hipertensi pada Anak

Pada orang dewasa, hipertensi dapat dengan mudah diketahui dengan hanya melakukan pemeriksaan tekanan darah dan membandingkan jumlahnya dengan tabel acuan. Anak-anak pun mendapatkan proses pemeriksaan yang sama, tetapi menafsirkan angkanya lebih sulit. 

Dokter anak akan menggunakan grafik berdasarkan jenis kelamin, tinggi badan, dan angka tekanan darah anak untuk menentukan apakah anak memiliki tekanan darah tinggi atau tidak. Belum diketahui apakah anak tantrum dapat menyebabkan hipertensi. Namun, ada beberapa kondisi atau kebiasaan yang dapat menjadi penyebab hipertensi pada anak, di antaranya:

  • Obesitas 

Faktor risiko hipertensi pada anak-anak termasuk obesitas dan riwayat keluarga dengan hipertensi. Faktor risiko lain mungkin termasuk masalah medis seperti sleep apnea atau gangguan tidur lainnya. Obesitas dianggap sebagai risiko utama tekanan darah tinggi pada anak-anak. Tidak hanya obesitas yang membuat anak berisiko mengalami hipertensi, tetapi juga untuk berbagai masalah masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung dan diabetes.

Baca juga: Anak yang Lahir dengan IVF Berisiko Hipertensi?

  • Penyakit Bawaan Lahir

Pada anak, hipertensi umumnya disebabkan oleh beberapa kondisi kesehatan lain yang memengaruhi aliran darah. Misalnya penyakit jantung bawaan, gangguan ginjal, gangguan hormonal, ataupun kelainan genetik. 

  • Makan Terlalu Banyak

Kebanyakan makan, terutama makanan ringan atau cemilan yang mengandung gula dapat menjadi salah satu penyebab utama kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas pada anak yang kemudian menyebabkan anak lebih mudah mengalami hipertensi. Hipertensi pada anak akibat obesitas sering dialami pada anak usia 7 tahun ke atas. 

  • Kurang Aktivitas Fisik

Orangtua perlu waspada jika anak kurang aktif bergerak dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk diam, seperti main games atau menonton TV. 

Baca juga: Waspadai Hipertensi pada Anak Sejak Dini

Hipertensi juga lebih sering dialami anak-anak dengan keluarga yang mengalami hipertensi, diabetes tipe 2 atau kolesterol tinggi. Perlu diketahui juga anak laki-laki, perokok pasif, memiliki gangguan tidur, dan sedang menjalani pengobatan tertentu juga berisiko mengalami tekanan darah tinggi. 

Nyatanya anak usia 3 tahun sudah bisa mendapatkan gangguan hipertensi. Gangguan ini tentu saja akan membuat anak berisiko hipertensi juga saat dewasa. Sedangkan hipertensi pada orang dewasa telah terbukti dapat menimbulkan berbagai komplikasi hipertensi, risiko penyakit kronis, hingga kematian dini. 

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak mempunyai batasan tersendiri dalam menentukan tekanan darahnya naik atau tidak. Inilah batasan hipertensi pada anak:

Usia anak  0-13 tahun:

  • Tekanan darah normal: di bawah persentil 90.
  • Prehipertensi: persentil 90-95.
  • Hipertensi: lebih dari persentil 95.

Usia anak 14-18 tahun:

  • Tekanan darah normal: di bawah 120/80 mmHg.
  • Prehipertensi: 120/80 mmHg.
  • Hipertensi: 130/80 mmHg.

Pada anak di bawah 13 tahun, batasan tekanan darah dapat menggunakan persentil, sesuai dengan umur, jenis kelamin, dan tinggi badan anak. Untuk mengetahui apakah anak memang mengalami hipertensi, sebaiknya bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Untuk dapat berinteraksi dengan dokter kapan dan di mana saja, download aplikasinya sekarang!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. High Blood Pressure in Children.
Kids Health. Diakses pada 2020. High Blood Pressure (Hypertension).