
Angkak Bisa Menyembuhkan Penyakit Apa? Ketahui Selengkapnya
Angkak merupakan beras fermentasi yang berpotensi menaikkan trombosit pada pasien DBD dan efektif membantu menurunkan kolesterol.

DAFTAR ISI
- Apakah Angkak Efektif untuk DBD?
- Angkak untuk Menurunkan Kolesterol
- Potensi Manfaat Angkak Lainnya
- Batasan dan Efek Samping Konsumsi Angkak
- Perhatian Sebelum Mengonsumsi Angkak
- Kesimpulan
- FAQ
Demam berdarah dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan yang umum dijumpai di Indonesia. Selain pengobatan medis, beberapa pengobatan alternatif tradisional sering dicari untuk membantu pemulihan.
Salah satu yang cukup dikenal adalah penggunaan angkak. Namun, apakah angkak untuk demam berdarah benar-benar bermanfaat, atau justru berbahaya?
Apakah Angkak Efektif untuk DBD?
Angkak adalah beras yang difermentasi dengan jamur Monascus purpureus. Proses fermentasi ini menghasilkan berbagai senyawa yang dipercaya memiliki khasiat obat. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, angkak telah lama digunakan untuk berbagai tujuan kesehatan.
Terkait dengan DBD, penelitian tentang efektivitas angkak masih terbatas. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa angkak dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit pada pasien DBD. Namun, peningkatan trombosit ini belum tentu berkorelasi dengan perbaikan klinis yang signifikan. Artinya, meski trombosit naik, belum tentu kondisi pasien membaik secara keseluruhan.
Perlu digarisbawahi, peningkatan trombosit bukan satu-satunya faktor penting dalam penanganan DBD. Perlu diperhatikan juga gejala lain seperti perdarahan, kebocoran plasma, dan syok yang bisa mengancam jiwa. Pengobatan DBD yang utama tetaplah berfokus pada mengatasi gejala dan mencegah komplikasi serius.
Oleh karena itu, meski angkak berpotensi membantu meningkatkan trombosit, penggunaannya sebagai pengobatan utama DBD tidak direkomendasikan. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan komprehensif.
Angkak untuk Menurunkan Kolesterol
Salah satu manfaat angkak yang paling banyak diteliti adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Angkak mengandung senyawa bernama monacolin K, yang secara struktur kimia mirip dengan obat penurun kolesterol golongan statin, seperti lovastatin.
Monacolin K bekerja dengan menghambat enzim HMG-CoA reduktase, yang berperan penting dalam produksi kolesterol di hati. Dengan menghambat enzim ini, produksi kolesterol dapat ditekan, sehingga kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol “jahat”) dalam darah dapat menurun.
Beberapa penelitian klinis menunjukkan bahwa konsumsi angkak dengan kandungan monacolin K yang cukup dapat menurunkan kadar LDL secara signifikan. Efek ini menjadikan angkak sebagai pilihan potensial bagi orang dengan hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi).
Menjaga kadar kolesterol tetap terkontrol sangat penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Angkak dapat menjadi salah satu pilihan alami untuk membantu mencapai tujuan tersebut, tentu dengan pengawasan dokter.
Potensi Manfaat Angkak Lainnya
Selain menurunkan kolesterol, angkak juga berpotensi memberikan manfaat lain bagi kesehatan, meskipun bukti ilmiahnya masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut:
- Mengurangi peradangan: Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa angkak mungkin memiliki efek anti-inflamasi, membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
- Meningkatkan kesehatan jantung: Dengan menurunkan kolesterol LDL, angkak dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
- Mengatasi sindrom metabolik: Studi awal menunjukkan potensi angkak dalam memperbaiki komponen sindrom metabolik, seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kadar lemak darah yang abnormal.
Perlu diingat, manfaat-manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dikonfirmasi. Angkak bukanlah obat untuk diabetes, kanker, atau penyakit berat lainnya.
Jika kamu atau keluarga terdekat Alami DBD, Ini Daftar Dokter yang Bisa Bantu Pengobatannya sehingga bisa dihubungi.
Batasan dan Efek Samping Konsumsi Angkak
Meskipun berpotensi memberikan manfaat kesehatan, konsumsi angkak juga memiliki batasan dan efek samping yang perlu diperhatikan:
- Efek samping mirip statin: Karena kandungan monacolin K yang mirip dengan obat statin, angkak dapat menyebabkan efek samping serupa, seperti masalah hati, nyeri otot, dan gangguan ginjal.
- Variabilitas kandungan monacolin K: Kandungan monacolin K dalam produk angkak dapat sangat bervariasi. Ini berarti tidak semua suplemen angkak memberikan efek yang sama.
- Kontaminasi citrinin: Produk angkak yang tidak diproses dengan benar dapat terkontaminasi citrinin, yaitu racun yang dapat merusak ginjal.
Pentingnya kehati-hatian dalam mengonsumsi suplemen herbal. Pastikan produk angkak yang kamu pilih memiliki izin edar dan diproduksi oleh produsen yang terpercaya.
Ketahui jenis lain dari Tanaman Herbal – Jenis dan Manfaatnya untuk Kesehatan berikut ini.
Perhatian Sebelum Mengonsumsi Angkak
Ada beberapa kondisi di mana konsumsi angkak tidak dianjurkan:
- Ibu hamil dan menyusui: Angkak tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui karena keamanannya belum terjamin.
- Penggunaan statin: Jangan mengonsumsi angkak bersamaan dengan obat penurun kolesterol golongan statin tanpa pengawasan dokter.
- Penyakit hati dan ginjal: Orang dengan penyakit hati dan ginjal sebaiknya menghindari konsumsi angkak.
Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi angkak, terutama jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.
Simak informasi lebih dalam mengenai Demam Berdarah – Gejala, Penyebab, Pencegahan & Pengobatannya berikut ini.
Kesimpulan
Angkak memiliki potensi manfaat dalam membantu meningkatkan jumlah trombosit pada pasien DBD, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Manfaat angkak yang paling terbukti adalah kemampuannya dalam menurunkan kadar kolesterol dan mendukung kesehatan jantung.
Namun, penting untuk diingat bahwa angkak bukanlah obat untuk semua penyakit dan memiliki batasan serta efek samping yang perlu diperhatikan.
Jika kamu tertarik untuk mengonsumsi angkak sebagai suplemen kesehatan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.
Dokter dapat membantu menentukan apakah angkak aman dan sesuai untuk kondisi kamu, serta memberikan dosis yang tepat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Red Yeast Rice: Benefits, Side Effects, and Dosage.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Red Yeast Rice.
FAQ
1. Angkak bisa menyembuhkan penyakit apa?
Angkak terutama dikenal karena manfaatnya dalam membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dan mendukung kesehatan jantung. Klaim bahwa angkak dapat menyembuhkan berbagai penyakit secara umum belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Pemanfaatan angkak lebih tepat sebagai pendukung terapi medis yang utama, bukan sebagai pengganti.
2. Bagaimana cara memilih produk angkak yang aman?
Pilihlah produk angkak yang memiliki izin edar dari BPOM. Perhatikan juga reputasi produsen dan pastikan produk tersebut telah diuji kualitasnya. Jika memungkinkan, pilih produk yang telah diuji kandungan monacolin K-nya.
3. Berapa dosis angkak yang tepat?
Dosis angkak yang tepat bervariasi tergantung pada produk dan kondisi kesehatan individu. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan dosis yang sesuai.


