Ad Placeholder Image

Ankle Sprain: Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Ankle Sprain: Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi!

Ankle Sprain: Penyebab, Gejala, & Cara MengatasiAnkle Sprain: Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasi

Berikut adalah artikel mengenai keseleo pergelangan kaki (ankle sprain):

Ankle Sprain: Penyebab, Gejala, dan Penanganan yang Tepat

Ankle sprain atau keseleo pergelangan kaki adalah cedera umum yang terjadi ketika ligamen pergelangan kaki meregang atau robek. Kondisi ini sering disebabkan oleh gerakan memutar atau terpelintir secara tiba-tiba. Penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang.

Apa Itu Ankle Sprain (Keseleo Pergelangan Kaki)?

Ankle sprain adalah cedera pada ligamen, yaitu jaringan ikat yang menghubungkan tulang-tulang di pergelangan kaki. Cedera ini terjadi ketika ligamen meregang atau robek akibat gerakan yang tidak normal, seperti terpelintir atau terputar secara tiba-tiba. Kondisi ini umum terjadi saat berolahraga, berjalan di permukaan yang tidak rata, atau karena kecelakaan.

Gejala Ankle Sprain

Gejala ankle sprain bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cedera. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Nyeri pada pergelangan kaki
  • Pembengkakan di sekitar pergelangan kaki
  • Memar
  • Keterbatasan gerak
  • Kesulitan atau ketidakmampuan menahan beban pada kaki yang cedera

Penyebab Ankle Sprain

Penyebab utama ankle sprain adalah gerakan memutar atau terpelintir pada pergelangan kaki. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya ankle sprain meliputi:

  • Olahraga dengan gerakan cepat dan perubahan arah (misalnya, basket, sepak bola)
  • Berjalan atau berlari di permukaan yang tidak rata
  • Penggunaan sepatu yang tidak tepat atau tidak memberikan dukungan yang cukup
  • Riwayat ankle sprain sebelumnya

Tingkat Keparahan Ankle Sprain

Ankle sprain diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan berdasarkan tingkat kerusakan ligamen:

  • Grade 1 (Ringan): Peregangan ringan atau robekan mikro pada ligamen. Gejala meliputi nyeri ringan dan sedikit pembengkakan.
  • Grade 2 (Sedang): Robekan sebagian pada ligamen. Gejala meliputi nyeri sedang, pembengkakan, memar, dan keterbatasan gerak.
  • Grade 3 (Berat): Robekan total pada ligamen. Gejala meliputi nyeri hebat, ketidakstabilan pergelangan kaki, pembengkakan signifikan, dan memar yang luas.

Penanganan Pertama Ankle Sprain (PRICE)

Penanganan segera setelah cedera sangat penting untuk mempercepat pemulihan. Metode yang umum digunakan adalah PRICE:

  • Protection (Perlindungan): Lindungi pergelangan kaki dari cedera lebih lanjut dengan menggunakan penyangga atau alat bantu jalan.
  • Rest (Istirahat): Hindari aktivitas yang membebani pergelangan kaki.
  • Ice (Es): Kompres dengan es selama 15-20 menit setiap 2-3 jam untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri.
  • Compression (Kompresi): Balut pergelangan kaki dengan perban elastis untuk memberikan dukungan dan mengurangi pembengkakan.
  • Elevation (Elevasi): Angkat pergelangan kaki lebih tinggi dari jantung untuk membantu mengurangi pembengkakan.

Pengobatan Medis untuk Ankle Sprain

Selain penanganan mandiri, konsultasi dengan dokter atau fisioterapis mungkin diperlukan, terutama untuk ankle sprain grade 2 atau 3. Pilihan pengobatan medis meliputi:

  • Obat pereda nyeri: Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau naproxen dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  • Fisioterapi: Latihan peregangan dan penguatan untuk memulihkan kekuatan dan fleksibilitas pergelangan kaki.
  • Imobilisasi: Penggunaan penyangga, sepatu bot, atau gips untuk membatasi gerakan dan memberikan dukungan tambahan.
  • Operasi: Jarang diperlukan, tetapi mungkin dipertimbangkan untuk robekan ligamen yang parah atau jika pengobatan konservatif tidak efektif.

Pencegahan Ankle Sprain

Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko ankle sprain meliputi:

  • Pemanasan sebelum berolahraga.
  • Menggunakan sepatu yang sesuai dan memberikan dukungan yang baik.
  • Berhati-hati saat berjalan atau berlari di permukaan yang tidak rata.
  • Memperkuat otot-otot di sekitar pergelangan kaki.
  • Menggunakan penyangga pergelangan kaki jika memiliki riwayat ankle sprain.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami:

  • Nyeri hebat atau tidak tertahankan
  • Ketidakmampuan menahan beban pada kaki
  • Pergelangan kaki terlihat berubah bentuk
  • Gejala tidak membaik setelah beberapa hari penanganan mandiri

Rekomendasi Halodoc

Jika Anda mengalami gejala ankle sprain, segera lakukan penanganan pertama (PRICE). Untuk penanganan lebih lanjut dan diagnosis yang tepat, konsultasikan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat memberikan saran medis yang sesuai dan meresepkan pengobatan jika diperlukan. Jangan tunda untuk mencari pertolongan medis agar pemulihan dapat berjalan optimal dan mencegah komplikasi jangka panjang.