Ad Placeholder Image

Anoreksia Nervosa: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Februari 2026

Anoreksia Nervosa: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Anoreksia Nervosa: Gejala, Penyebab dan Cara MengatasiAnoreksia Nervosa: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi

Anoreksia nervosa adalah gangguan makan serius yang ditandai dengan pembatasan asupan makanan yang ekstrem dan rasa takut berlebihan terhadap kenaikan berat badan. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental yang signifikan. Penting untuk memahami gejala, penyebab, dan pilihan pengobatan yang tersedia.

Apa Itu Anoreksia Nervosa?

Anoreksia nervosa adalah kondisi kesehatan mental yang serius di mana seseorang sangat membatasi asupan makanan, memiliki rasa takut yang intens terhadap kenaikan berat badan, dan memiliki citra tubuh yang terdistorsi. Penderita anoreksia seringkali merasa dirinya gemuk, padahal sebenarnya memiliki berat badan yang kurang.

Gangguan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan dan kekurangan gizi. Seringkali, penderita anoreksia menggunakan perilaku kompensasi seperti olahraga berlebihan atau memicu muntah untuk mengontrol berat badan mereka.

Gejala Anoreksia Nervosa

Gejala anoreksia nervosa dapat bervariasi dari orang ke orang, tetapi umumnya meliputi:

  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Kelelahan
  • Hipotermia (suhu tubuh rendah)
  • Detak jantung lambat (bradikardia)
  • Rambut rontok
  • Kulit kering
  • Menstruasi berhenti (pada wanita)

Selain gejala fisik, ada juga gejala perilaku dan emosional yang perlu diperhatikan:

  • Diet ketat
  • Olahraga kompulsif
  • Sering menimbang berat badan
  • Menghindari makanan tertentu
  • Berbohong tentang makan
  • Memakai pakaian longgar
  • Sering bercermin untuk mencari kekurangan
  • Menyalahgunakan obat pencahar atau diuretik
  • Mood datar
  • Mudah tersinggung
  • Menarik diri dari sosial
  • Depresi
  • Kecemasan ekstrem

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti anoreksia nervosa belum sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena gangguan ini:

  • Faktor Psikologis: Stres, kecemasan, harga diri rendah, dan keinginan kuat untuk mengontrol.
  • Faktor Lain: Anoreksia dapat terjadi pada semua usia, jenis kelamin, dan latar belakang, tetapi lebih umum pada wanita muda dan sering dimulai saat remaja.

Komplikasi Kesehatan Serius Akibat Anoreksia

Anoreksia nervosa dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan yang serius, termasuk:

  • Masalah jantung (aritmia)
  • Kerusakan otot
  • Osteoporosis
  • Kekurangan gizi ekstrem yang dapat merusak fungsi organ
  • Kematian

Penanganan Anoreksia Nervosa

Penanganan anoreksia nervosa melibatkan pendekatan multidisiplin yang mencakup:

  • Tim Medis: Dokter, ahli gizi, dan psikolog/psikiater.
  • Terapi: Terapi perilaku kognitif (CBT), terapi keluarga, dan konseling gizi untuk membangun kebiasaan makan sehat.
  • Perawatan Medis: Rawat inap untuk kasus yang parah, stabilisasi nutrisi, pengobatan komplikasi, dan kadang-kadang antidepresan jika ada depresi.

Tujuan dari penanganan anoreksia nervosa adalah untuk mencapai berat badan yang sehat, mengatasi masalah psikologis yang mendasari, dan memulihkan fungsi tubuh yang normal.

Mencari Bantuan Medis di Halodoc

Jika seseorang yang dikenal menunjukkan tanda-tanda atau gejala anoreksia nervosa, sangat penting untuk mencari bantuan medis profesional. Anoreksia nervosa adalah penyakit serius yang membutuhkan intervensi segera untuk pemulihan jangka panjang. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan mental melalui Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.