Ad Placeholder Image

Apa Fungsi Esofagus dalam Sistem Pencernaan?

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   10 Oktober 2025

Esofagus memindahkan makanan & cairan ke lambung sambil melindungi saluran dari asam.

Apa Fungsi Esofagus dalam Sistem Pencernaan?Apa Fungsi Esofagus dalam Sistem Pencernaan?

DAFTAR ISI

  1. Apa Itu Esofagus?
  2. Bagaimana Cara Kerja Esofagus?
  3. Fungsi Tambahan Esofagus yang Jarang Diketahui
  4. Gangguan yang Dapat Mengganggu Fungsi Esofagus
  5. Tips Menjaga Fungsi Esofagus Agar Tetap Prima
  6. Kesimpulan

Kamu mungkin mengira bahwa esofagus hanya sekadar “selang” antara mulut dan lambung.

Tapi sebenarnya, fungsi esofagus jauh lebih kompleks dan vital dari memindahkan makanan, menjaga agar cairan lambung tidak balik ke atas, hingga melindungi jaringan di sekitarnya.

Yuk, ketahui bagaimana esofagus bekerja, apa fungsi tambahan yang sering diabaikan, dan bagaimana menjaga organ ini tetap sehat.

Apa Itu Esofagus?

Esofagus (atau kerongkongan) adalah saluran otot berbentuk tabung yang menghubungkan bagian belakang tenggorokan (faring) ke lambung.

Letaknya berada di belakang trakea dan di depan tulang belakang, melewati diafragma sebelum menyatu ke lambung.

Strukturnya tersusun atas beberapa lapisan epitel, lapisan otot (sirkular & longitudinal), serta jaringan penopang dan saraf.

Bagaimana Cara Kerja Esofagus?

Berikut cara kerja esofagus:

1. Peristaltik dan Otomatisme

Fungsi esofagus paling mendasar adalah mengangkut makanan dan cairan dari mulut ke lambung melalui gerakan gelombang otot yang disebut peristaltik.

Setelah kamu menelan secara sadar, otot-otot di esofagus bekerja secara otomatis (involunter) untuk mendorong “bolus” makanan ke bawah.

Jika dorongan utama gagal, kontraksi sekunder bisa muncul untuk menyelesaikan penggerakan makanan ke lambung.

2. Peran Sfingter Esofagus Atas dan Bawah

Esofagus dilengkapi dua katup otot khusus:

  • Sfingter Esofagus Atas (UES): menjaga agar udara atau bakteri dari tenggorokan tidak masuk ke saluran pencernaan secara tak sengaja.
  • Sfingter Esofagus Bawah (LES): bertindak sebagai pagar ketika makanan sudah lewat ke lambung, agar asam lambung atau isi lambung tidak naik ke esofagus.

Ketika makanan tiba di ujung esofagus, LES akan membuka dan kemudian menutup kembali.

Fungsi Tambahan Esofagus yang Jarang Diketahui

Berikut fungsi tambahan esofagus yang jarang diketahui:

1. Pembersihan Refluks Mikro

Esofagus bukan hanya “jalan tol,” ia juga punya mekanisme untuk membersihkan asam lambung yang tumpah sedikit (mikro-refluks) dengan kontraksi esofagus pulihan. Ini membantu mencegah iritasi jangka panjang.

2. Peran Protektif Sel Epitel

Lapisan epitel (sel permukaan) esofagus mengalami pergantian yang cukup cepat, melindungi dinding esofagus dari gesekan makanan dan iritasi kimiawi.

Gangguan yang Dapat Mengganggu Fungsi Esofagus

Nah, gangguan yang bisa terjadi pada e

  • GERD. Jika LES melemah atau terbuka secara berlebihan, isi lambung bisa naik (refluks) dan menyebabkan luka atau peradangan esofagitis. Jika mengalami kondisi tersebut, Ini Rekomendasi Dokter yang Bisa Mengobati GERD.
  • Akalasia. Dalam kondisi ini, LES tidak mau relaks atau otot esofagus tidak berkontraksi dengan benar, sehingga makanan terjeda di esofagus.
  • Striktur dan Ulserasi. Jaringan parut akibat peradangan berkepanjangan dapat mempersempit esofagus (striktur) atau menyebabkan luka (ulserasi), yang menghambat fungsi esofagus.

Simak juga informasi lain seputar Gangguan Pencernaan – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.

Tips Menjaga Fungsi Esofagus Agar Tetap Prima

Berikut beberapa cara supaya fungsi esofagus tetap optimal:

  • Makan dalam porsi kecil dan kunyah dengan baik (mengurangi beban esofagus).
  • Hindari makanan pemicu refluks (kopi, alkohol, makanan pedas/asam).
  • Jangan langsung berbaring setelah makan, tunggu 2–3 jam.
  • Angkat kepala lebih tinggi saat tidur (gunakan bantal tinggi).
  • Kelola berat badan agar tidak menekan LES berlebihan.
  • Hindari merokok dan konsumsi obat iritan (NSAID tanpa anjuran).

Simak informasi lebih lanjut mengenai Sistem Pencernaan – Sistem, Gangguan, dan Pengobatannya di sini.

Kesimpulan

Fungsi esofagus bukan hanya sebagai jalur penghubung antara mulut dan lambung, melainkan juga berperan dalam melindungi jaringan dari iritasi, menjaga agar asam tak naik kembali, dan memastikan proses menelan berjalan lancar.

Dengan menjaga pola makan, gaya hidup sehat, dan mengenali gejala saat fungsi esofagus terganggu, kamu bisa mendukung kesehatan organ ini.

Kalau kamu mengalami gejala seperti sesak menelan, nyeri ulu hati berkepanjangan, jangan ragu untuk bicara dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2025. What is the esophagus? Anatomy, function, and more.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Esophagus: Anatomy, Function & Conditions.
Verywell Health. Diakses pada 2025. Esophagus: Function and Associated Conditions.