Ad Placeholder Image

Apa Manfaat Merendam Wajah dengan Air Es? Auto Cerah!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Wajah Cerah dan Segar? Intip Manfaat Rendam Air Es!

Apa Manfaat Merendam Wajah dengan Air Es? Auto Cerah!Apa Manfaat Merendam Wajah dengan Air Es? Auto Cerah!

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu bangun tidur dan menyadari wajah terlihat bengkak, terutama di area sekitar mata? Kondisi ini sebenarnya sangat umum terjadi. Saat kita tidur dengan posisi berbaring, cairan di dalam tubuh dapat menumpuk di area wajah, menyebabkan tampilan yang sembap atau puffy di pagi hari. Selain faktor posisi tidur, retensi cairan akibat konsumsi garam berlebih, kurang tidur, stres, atau bahkan fluktuasi hormonal juga bisa menjadi penyebab utama wajah terlihat kurang segar saat bangun tidur.

Untuk mengatasi masalah ini, banyak orang mencari cara instan namun efektif. Salah satu metode yang belakangan ini kembali viral dan populer di kalangan selebritas serta beauty enthusiast adalah merendam muka di air es. Praktik yang sering disebut dengan istilah skin icing atau facial cryotherapy ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Terapi dingin sudah lama digunakan dalam dunia medis dan olahraga untuk meredakan peradangan, mempercepat penyembuhan cedera otot, dan melancarkan sirkulasi darah.

Namun, bagaimana jika terapi dingin ini diaplikasikan langsung ke kulit wajah? Ternyata, suhu dingin dari air es dapat memberikan respons fisiologis yang luar biasa pada kulit. Saat wajah terpapar suhu dingin secara tiba-tiba, pembuluh darah di bawah permukaan kulit akan mengalami penyempitan (vasokonstriksi). Proses ini sangat efektif untuk “memompa” kelebihan cairan keluar dari area wajah dan secara instan meredakan pembengkakan serta kemerahan.

Lebih dari sekadar menghilangkan wajah sembap, terapi ini memiliki segudang keunggulan lain bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Mulai dari menenangkan jerawat yang meradang hingga memberikan efek kulit bercahaya. Nah, mau tahu apa saja penjelasan medis mengenai manfaat rendam muka di air es serta bagaimana cara melakukannya dengan aman? Berikut ulasan lengkapnya!

Mengenal Terapi Air Es untuk Wajah (Skin Icing)

Sebelum membahas manfaatnya lebih jauh, penting bagi kamu untuk memahami mekanisme kerja dari terapi air es ini. Konsep dasar dari skin icing mengadaptasi prinsip cryotherapy (terapi dingin). Secara medis, ketika kulit bersentuhan dengan sesuatu yang sangat dingin, tubuh akan meresponsnya sebagai bentuk pertahanan diri ringan. Otak mengirimkan sinyal untuk menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi) guna menjaga suhu inti tubuh agar tetap hangat.

Penyempitan pembuluh darah ini memiliki efek langsung pada kulit wajah. Aliran darah yang mengalir perlahan ke area wajah akan membawa serta penumpukan cairan getah bening (limfatik) yang menyebabkan pembengkakan. Setelah wajah diangkat dari air es dan suhu kulit mulai kembali normal, pembuluh darah akan melebar kembali (vasodilatasi). Fase pelebaran inilah yang memicu aliran darah segar yang kaya akan oksigen dan nutrisi untuk membanjiri sel-sel kulit, memberikan efek flush atau rona sehat pada pipi.

Selain merendam wajah langsung ke dalam mangkuk berisi air es (ice water dunking), terapi ini juga bisa dilakukan dengan metode lain, seperti memijat wajah menggunakan es batu yang dibungkus kain bersih, menggunakan ice roller, atau memakai cryo globes yang telah didinginkan di lemari es. Semua metode ini memiliki prinsip kerja yang sama, namun merendam muka di air es diyakini memberikan efek kejut yang paling merata ke seluruh permukaan wajah dalam waktu yang singkat.

Manfaat Rendam Muka di Air Es

Metode sederhana yang bisa dilakukan di rumah ini menawarkan berbagai manfaat jika dilakukan dengan teknik yang tepat. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai berbagai manfaat rendam muka di air es untuk kesehatan kulit kamu:

1. Mengurangi Pembengkakan Wajah dan Mata Sembap

Ini adalah manfaat yang paling instan dan paling dicari. Wajah yang sembap atau mata panda yang membengkak di pagi hari disebabkan oleh retensi cairan limfatik. Suhu dingin dari air es akan memicu penyempitan pembuluh darah yang melebar di sekitar mata dan pipi. Melalui proses ini, cairan yang terjebak di jaringan kulit akan terdorong keluar menuju sistem drainase limfatik tubuh. Hasilnya, struktur rahang, tulang pipi, dan area mata akan terlihat lebih tegas (sculpted) dan tidak lagi membengkak hanya dalam hitungan detik hingga menit.

2. Meredakan Kemerahan dan Peradangan Jerawat

Bagi kamu yang memiliki kulit acne-prone atau rentan berjerawat, terapi air es bisa menjadi pertolongan pertama yang menenangkan. Jerawat kistik atau jerawat yang meradang (papula dan pustula) umumnya terasa panas, berdenyut, bengkak, dan sangat merah. Air es bertindak seperti agen anti-inflamasi alami. Meskipun suhu dingin tidak dapat membunuh bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat, sensasi dinginnya ampuh mengebaskan rasa sakit sementara waktu, menyusutkan ukuran jerawat yang bengkak, serta menyamarkan kemerahan di sekitarnya sehingga jerawat tidak terlalu menonjol.

3. Memberikan Efek Kulit Bercahaya (Glowing) Alami

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian mekanisme kerja, setelah wajah diangkat dari air dingin, pembuluh darah yang tadinya menyempit akan melebar dengan cepat. Rebound aliran darah ini membawa suplai darah baru yang kaya oksigen ke permukaan kulit. Proses ini bertindak seperti pijatan mini pada tingkat selular, yang seketika menghilangkan kulit kusam dan memberikan rona merah muda alami pada pipi. Rutin melakukan metode ini dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah mikro di wajah secara jangka panjang.

4. Menyamarkan Tampilan Pori-Pori Kulit

Banyak mitos beredar bahwa pori-pori memiliki otot yang bisa membuka saat terkena air hangat dan menutup saat terkena air dingin. Faktanya secara medis, pori-pori kulit bukanlah otot sehingga tidak bisa membesar atau mengecil secara permanen. Namun, suhu dingin dari air es dapat membuat sel-sel kulit dan jaringan di sekitarnya sedikit mengencang dan berkontraksi. Efek pengencangan sementara (astringent effect) ini akan membuat permukaan kulit tampak lebih halus dan pori-pori terlihat jauh lebih kecil sebelum kamu mengaplikasikan makeup atau produk skincare.

5. Mengontrol Produksi Minyak (Sebum) Berlebih

Kelenjar sebaceous di bawah permukaan kulit memproduksi sebum atau minyak alami untuk melembapkan kulit. Namun, produksi sebum yang berlebihan bisa memicu kulit mengkilap kusam dan penyumbatan pori yang berakhir pada jerawat. Suhu dingin dapat membantu menekan aktivitas kelenjar minyak sementara waktu, mengurangi produksi sebum di permukaan kulit. Merendam wajah di air es sebelum beraktivitas di pagi hari sangat disarankan bagi pemilik tipe kulit berminyak untuk menjaga wajah tetap matte lebih lama.

6. Meningkatkan Efektivitas Penyerapan Skincare

Mengaplikasikan serum, ampul, atau pelembap di atas kulit yang baru saja diterapi dengan air es ternyata dapat meningkatkan penetrasi produk. Ketika kapiler kulit menyempit akibat suhu dingin, produk yang dioleskan ke kulit akan lebih tertahan di lapisan epidermis dan tidak cepat terbuang oleh aliran darah sirkulasi makro. Selain itu, kulit yang segar dan tidak meradang adalah kanvas terbaik yang siap menerima bahan aktif (seperti vitamin C, asam hialuronat, atau niacinamide) dengan lebih optimal.

Tips Tambahan Terapi Es
  1. Pastikan air es yang digunakan terbuat dari air matang atau air murni untuk mencegah infeksi bakteri pada kulit wajah.
  2. Jangan merendam wajah lebih dari 15-20 detik dalam satu tarikan napas untuk menghindari ice burn (luka bakar beku).
  3. Lakukan terapi ini setelah wajah dibersihkan dari makeup dan kotoran.

Cara Merendam Wajah di Air Es dengan Benar

Untuk mendapatkan seluruh manfaat di atas tanpa melukai lapisan pelindung kulit (skin barrier), kamu harus melakukannya dengan prosedur yang aman. Berikut adalah panduan langkah demi langkah cara merendam muka di air es:

1. Persiapkan Kulit Wajah

Awali dengan mencuci wajah menggunakan sabun pembersih yang lembut. Pastikan tidak ada sisa riasan, tabir surya, atau keringat di wajah. Kulit yang bersih akan mencegah kotoran terperangkap di dalam pori-pori saat kulit berkontraksi karena dingin.

2. Siapkan Mangkuk Bersih dan Es Batu

Ambil mangkuk besar yang cukup untuk menampung seluruh area wajah. Isi dengan air matang bersuhu ruangan hingga setengah penuh, lalu masukkan beberapa bongkah es batu. Tunggu sekitar 1-2 menit hingga suhu air menurun drastis. Hindari menggunakan rasio es yang terlalu banyak hingga menutupi seluruh permukaan air, karena kulit wajah yang langsung menempel pada bongkahan es keras bisa menyebabkan iritasi.

3. Mulai Merendam Wajah

Ikat rambut kamu ke belakang atau gunakan bandana. Tarik napas dalam-dalam, lalu celupkan seluruh wajah secara perlahan ke dalam air es. Pastikan area dahi, pipi, mata, hingga dagu terendam sepenuhnya. Tahan posisi ini selama 10 hingga 15 detik saja. Jangan terlalu lama memaksakan diri di dalam air.

4. Beri Jeda dan Ulangi

Setelah 15 detik, angkat wajah dan hela napas. Biarkan kulit beristirahat selama sekitar 30 detik. Kamu bisa mengulangi proses perendaman ini sebanyak 2 hingga 3 kali repetisi. Perhatikan respons kulit kamu; jika kulit terasa sangat perih atau mati rasa, segera hentikan.

5. Keringkan dengan Lembut

Setelah selesai, gunakan handuk bersih yang berbahan lembut (microfiber) untuk mengeringkan wajah. Lakukan dengan cara ditepuk-tepuk ringan (pat dry), bukan digosok keras-keras. Menggosok kulit yang baru saja terkena suhu dingin ekstrem dapat merusak kapiler mikro dan memicu kemerahan parah.

Risiko, Efek Samping, dan Kondisi yang Harus Dihindari

Meskipun manfaat rendam muka di air es sangat beragam dan dinilai aman bagi kebanyakan orang, terapi ini tidak diperuntukkan bagi semua jenis kulit. Mengaplikasikan suhu dingin ekstrem secara sembarangan berisiko merusak kulit. Suhu yang terlalu dingin bisa memicu frostnip atau kerusakan jaringan kulit superfisial akibat pembekuan sementara. Jika kamu memiliki salah satu dari kondisi medis di bawah ini, sebaiknya hindari atau konsultasikan ke dokter terlebih dahulu:

1. Penderita Rosacea

Rosacea adalah kondisi kulit kronis yang ditandai dengan kemerahan ekstrem dan pembuluh darah yang terlihat jelas di wajah. Kulit pengidap rosacea sangat reaktif terhadap perubahan suhu yang ekstrem, baik itu terlalu panas maupun terlalu dingin. Merendam wajah di air es dapat memicu flare-up atau perburukan gejala rosacea karena pembuluh darah bisa melebar tidak terkendali setelah menyempit, sehingga kemerahan menjadi lebih parah.

2. Kulit Tipis dan Kapiler Pecah (Broken Capillaries)

Jika kamu memiliki kulit yang sangat tipis dan sensitif di mana urat-urat darah kemerahan (spider veins) mudah terlihat, terapi air es ekstrem harus dihindari. Kontraksi dan pelebaran pembuluh darah yang drastis akibat suhu es dapat menyebabkan dinding kapiler kulit yang lemah menjadi pecah secara permanen.

3. Urtikaria Dingin (Cold Urticaria)

Ini adalah kondisi alergi langka di mana kulit bereaksi terhadap suhu dingin. Pada orang dengan urtikaria dingin, paparan es batu atau air dingin dapat langsung memicu bentol kemerahan yang gatal (biduran), pembengkakan yang parah, hingga syok anafilaksis pada kasus ekstrem. Oleh karena itu, mengenali riwayat alergi diri sendiri sangatlah penting. Jika kamu mengalami bentol merah parah atau sesak napas setelah mencoba terapi ini, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan penanganan anti-alergi yang tepat.

Perawatan Kulit Setelah Terapi Air Es

Setelah mengeringkan wajah, kulit dalam kondisi paling prima dan segar untuk menyerap nutrisi. Segera lanjutkan dengan rutinitas perawatan kulit (skincare routine). Mulailah dengan menggunakan hydrating toner atau essence untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit. Setelah itu, aplikasikan serum yang mengandung antioksidan atau bahan penenang kulit seperti Centella asiatica (cica) atau asam hialuronat.

Langkah paling krusial adalah mengunci hidrasi tersebut dengan pelembap (moisturizer). Suhu dingin terkadang dapat menguapkan kelembapan alami kulit, sehingga pelembap yang mengandung ceramide sangat disarankan untuk memperbaiki dan memperkuat perlindungan skin barrier. Di siang hari, jangan pernah melupakan tabir surya (sunscreen) minimal SPF 30. Kamu tidak perlu repot keluar rumah, karena kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk mendapatkan berbagai produk skincare andalanmu.

Studi Terkait Terapi Dingin pada Kulit

Journal of the American Academy of Dermatology pernah menerbitkan pembahasan terkait efek fisiologis suhu dingin pada respons hemodinamik kulit. Studi tersebut menjelaskan bahwa aplikasi suhu dingin menyebabkan vasokonstriksi lokal yang signifikan, yang bermanfaat untuk meredakan edema (pembengkakan akibat akumulasi cairan interstitial) dan eritema (kemerahan akibat inflamasi).

Penelitian lain dalam bidang pengobatan olahraga dan rehabilitasi juga sejalan mengonfirmasi bahwa cryotherapy mampu menurunkan metabolisme sel pada area yang meradang, sehingga menekan produksi mediator inflamasi penyebab rasa nyeri dan bengkak. Prinsip inilah yang diadopsi dan terbukti efektif ketika diaplikasikan pada perawatan kecantikan wajah sehari-hari dengan air es.

Namun perlu diingat, praktik ini lebih bersifat kosmetik sementara dan suportif, bukan pengobatan kuratif untuk kondisi penyakit kulit berat. Konsistensi, diet sehat, hidrasi tubuh yang cukup, serta jam tidur yang ideal tetap menjadi faktor utama di balik wajah sehat bebas sembap.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2024. Ice on Face: Does It Work and How Is It Done?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Skin Icing: Does Using Ice on Your Face Work?
Byrdie. Diakses pada 2024. Face Icing: Everything You Need to Know About the Cold Trend.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Cryotherapy in Sports Medicine.
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2024. Acne: Tips for Managing.

FAQ

1. Berapa kali sebaiknya melakukan rendam muka di air es dalam seminggu?

Untuk kulit normal, kamu bisa melakukannya setiap pagi atau 3 hingga 4 kali dalam seminggu. Namun bagi pemilik kulit kering, disarankan hanya 1-2 kali seminggu agar kelembapan alami kulit tidak semakin menipis akibat suhu dingin yang intens.

2. Apakah boleh langsung merendam wajah dengan es tanpa air?

Tidak disarankan. Menempelkan bongkahan es batu keras langsung ke kulit wajah dalam durasi lama bisa memicu iritasi berat bahkan ice burn. Mencampurnya dengan air dalam mangkuk akan membuat suhu dinginnya lebih merata dan aman untuk ditoleransi oleh kulit wajah.

3. Kapan waktu terbaik untuk merendam muka di air es?

Waktu yang paling ideal adalah di pagi hari setelah bangun tidur. Ini adalah momen saat wajah berada pada puncak pembengkakan akibat posisi berbaring semalaman. Melakukannya di pagi hari juga membantu menyegarkan pikiran dan membangunkan saraf-saraf wajah untuk memulai aktivitas.

4. Apakah merendam muka di air es bisa menghilangkan jerawat selamanya?

Tidak. Air es tidak mengandung sifat antibakteri untuk membunuh kuman penyebab jerawat, dan tidak bisa mengatur keseimbangan hormon dari dalam tubuh. Terapi air es hanya berfungsi untuk meredakan gejala fisik seperti bengkak, merah, dan rasa nyeri jerawat secara instan dan sementara waktu. Perawatan dengan kandungan seperti asam salisilat atau benzoil peroksida tetap dibutuhkan.