Ad Placeholder Image

Apa Manfaat Ubi Ungu? Ini Dia Khasiat Luar Biasa!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Apa Manfaat Ubi Ungu? Khasiatnya Bikin Tubuh Fit!

Apa Manfaat Ubi Ungu? Ini Dia Khasiat Luar Biasa!Apa Manfaat Ubi Ungu? Ini Dia Khasiat Luar Biasa!

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu memperhatikan betapa menariknya warna ubi ungu yang sering disajikan dalam berbagai hidangan penutup atau camilan tradisional? Ubi ungu, atau yang memiliki nama ilmiah Ipomoea batatas, merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang sangat populer di Indonesia. Tidak hanya menggugah selera karena warnanya yang mencolok dan rasanya yang manis alami, ubi ungu rupanya menyimpan segudang manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh.

Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang adalah kunci utama untuk mencegah berbagai penyakit kronis. Di era modern ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kembali mengonsumsi bahan pangan alami alias whole foods. Ubi ungu menjadi salah satu primadona dalam kategori superfood lokal karena mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan bisa diolah menjadi berbagai macam makanan lezat tanpa mengurangi nilai gizinya, asalkan diolah dengan cara yang tepat.

Warna ungu pekat pada ubi ini bukanlah tanpa arti. Warna tersebut berasal dari senyawa antioksidan kuat yang disebut antosianin. Antosianin inilah yang menjadi aktor utama di balik tingginya khasiat ubi ungu untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain antosianin, umbi yang satu ini juga padat akan serat, vitamin, dan mineral penting yang dibutuhkan oleh organ tubuh agar dapat berfungsi dengan optimal setiap harinya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami apa saja sebenarnya manfaat yang bisa didapatkan dari rutin mengonsumsi bahan makanan ini. Nah, mau tahu apa saja khasiat ubi ungu yang luar biasa bagi kesehatan? Berikut ulasan selengkapnya yang wajib kamu ketahui!

Kandungan Nutrisi Ubi Ungu

Sebelum membahas lebih jauh mengenai khasiatnya, mari kita bedah terlebih dahulu profil nutrisi dari ubi ungu. Dalam 100 gram ubi ungu matang (tanpa tambahan gula atau minyak), terdapat berbagai macam nutrisi makro dan mikro yang sangat baik untuk menunjang aktivitas harianmu.

Secara umum, ubi ungu mengandung karbohidrat kompleks yang berfungsi sebagai sumber energi utama tubuh. Karbohidrat kompleks ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis. Selain itu, ubi ungu juga mengandung serat pangan yang sangat tinggi, baik serat larut maupun serat tidak larut.

Untuk kandungan vitamin dan mineral, ubi ungu adalah jawaranya. Umbi ini sangat kaya akan vitamin A (dalam bentuk beta-karoten), vitamin C, vitamin B6, dan kalium. Tidak berhenti sampai di situ, seperti yang telah disinggung sebelumnya, keunggulan utama ubi ungu terletak pada kandungan antosianin. Sebuah penelitian mencatat bahwa kandungan antioksidan pada ubi ungu bisa mencapai tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ubi jalar lainnya yang berwarna putih atau kuning.

Khasiat Ubi Ungu untuk Kesehatan

Dengan profil nutrisi yang begitu padat, tidak heran jika konsumsi ubi ungu membawa dampak positif yang sangat luas bagi kesehatan fisik. Berikut adalah rincian khasiat ubi ungu yang telah didukung oleh berbagai penelitian medis dan gizi:

1. Menangkal Paparan Radikal Bebas

Setiap hari, tubuh kita terpapar radikal bebas dari polusi udara, asap rokok, makanan olahan, hingga stres. Jika dibiarkan menumpuk, radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif yang berujung pada kerusakan sel, penuaan dini, dan memicu penyakit kronis seperti kanker. Antosianin dan vitamin C dalam ubi ungu bekerja sama sebagai tameng antioksidan yang menetralisir radikal bebas tersebut. Dengan rutin mengonsumsi makanan tinggi antioksidan, kamu membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak dan menunda proses penuaan pada tingkat selular.

2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Menurunkan Tekanan Darah

Penyakit jantung dan hipertensi adalah masalah kesehatan mematikan yang kasusnya terus meningkat. Kalium yang terkandung dalam ubi ungu sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan elektrolit dan menurunkan tekanan darah dengan cara membuang kelebihan natrium (garam) melalui urine. Selain itu, antioksidan di dalamnya mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL) yang sering menjadi penyebab penyumbatan pembuluh darah. Jika kamu memiliki riwayat hipertensi, ada baiknya kamu juga konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja untuk memantau kondisi kesehatan kardiovaskularmu secara medis, sembari menjaga pola makan sehat.

3. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Meskipun rasanya manis, ubi ungu memiliki indeks glikemik (IG) yang relatif rendah hingga sedang, tergantung pada cara pengolahannya. Ini berarti karbohidrat dalam ubi ungu dipecah menjadi glukosa secara perlahan di dalam saluran pencernaan. Serat yang tinggi juga berperan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga mencegah terjadinya lonjakan gula darah (sugar spike). Hal ini menjadikan ubi ungu sebagai alternatif sumber karbohidrat yang jauh lebih aman bagi penderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan nasi putih atau roti tawar.

4. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh (Imunitas)

Kandungan vitamin C dan vitamin A pada ubi ungu sangat krusial untuk memperkuat sistem imun. Vitamin C merangsang produksi sel darah putih yang bertugas melawan infeksi bakteri dan virus. Sementara itu, vitamin A menjaga kesehatan kulit dan membran mukosa (seperti di hidung, saluran pernapasan, dan usus) yang merupakan garis pertahanan pertama tubuh terhadap patogen asing. Selain rutin makan umbi-umbian dan sayur, untuk memastikan imunitas tubuh tetap prima di musim penyakit, kamu juga bisa beli obat, suplemen, atau vitamin online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar ke rumah.

Tips Menyimpan dan Memilih Ubi Ungu yang Berkualitas
  1. Pilih ubi ungu yang fisiknya terasa keras, padat, dan tidak lembek ketika ditekan.
  2. Pastikan kulit ubi mulus, tidak keriput, dan terbebas dari bercak hitam atau lubang bekas gigitan serangga.
  3. Simpan ubi ungu di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan ubi mentah di dalam kulkas karena dapat merusak tekstur dan mengubah rasanya menjadi hambar.
  4. Sebaiknya segera olah ubi ungu dalam waktu 1-2 minggu setelah dibeli agar kandungan nutrisinya tetap maksimal.

5. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Sering mengalami sembelit atau susah buang air besar? Ubi ungu bisa menjadi solusi alami yang ampuh. Kandungan serat tidak larut dalam ubi ungu berfungsi menambah massa feses, sehingga lebih mudah didorong keluar oleh usus. Di sisi lain, serat larutnya bertindak sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik (probiotik) di dalam mikrobioma usus. Usus yang sehat bukan hanya berarti pencernaan yang lancar, tetapi juga berdampak pada suasana hati yang lebih baik dan penyerapan nutrisi yang lebih optimal.

6. Menjaga Ketajaman dan Kesehatan Mata

Khasiat ubi ungu selanjutnya berhubungan dengan organ penglihatan. Kandungan beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A, sangat esensial untuk menjaga fungsi kornea dan saraf mata. Selain itu, antosianin dipercaya dapat membantu melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar biru (blue light) dari layar gadget serta mencegah degenerasi makula terkait usia dan risiko katarak di masa tua.

7. Membantu Program Penurunan Berat Badan

Bagi kamu yang sedang menjalani diet defisit kalori, memasukkan ubi ungu sebagai pengganti karbohidrat olahan adalah strategi yang cerdas. Serat makanan di dalamnya membuat perut merasa kenyang lebih lama, sehingga menekan keinginan untuk ngemil sembarangan. Karena sifatnya yang padat gizi, kamu mendapatkan nutrisi maksimal dengan jumlah kalori yang lebih terukur, asalkan diolah dengan cara direbus atau dikukus, bukan digoreng.

Cara Sehat Mengonsumsi Ubi Ungu

Sebaik apa pun khasiat suatu bahan makanan, manfaatnya bisa hilang atau bahkan berbalik menjadi sumber penyakit jika diolah dengan cara yang salah. Untuk mendapatkan khasiat ubi ungu secara maksimal, perhatikan metode pengolahannya.

Cara terbaik untuk memasak ubi ungu adalah dengan mengukus atau merebusnya. Mengukus dinilai paling ideal karena meminimalisir nutrisi (terutama vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C) terbuang ke dalam air rebusan. Memanggang ubi ungu di dalam oven juga bisa menjadi alternatif lezat yang mengkaramelisasi rasa manis alaminya tanpa perlu menambah gula.

Sangat disarankan untuk menghindari mengolah ubi ungu dengan cara digoreng dalam minyak banyak (deep frying) atau dijadikan kolak yang direndam dalam santan kental dan gula pasir berlebih. Proses penggorengan akan menambahkan kalori dari lemak jenuh dan lemak trans yang justru memicu radang, sementara tambahan gula berlebih akan menghilangkan manfaat kontrol gula darah yang dimiliki ubi ini.

Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski sangat menyehatkan, konsumsi ubi ungu juga harus dilakukan dengan bijak dan dalam batas yang wajar. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menjadikannya makanan pokok harian.

1. Risiko Batu Ginjal

Ubi ungu mengandung zat yang disebut oksalat. Pada beberapa individu yang rentan atau memiliki riwayat penyakit batu ginjal, asupan oksalat yang terlalu tinggi dapat mengkristal dan memperparah pembentukan batu ginjal. Oleh karena itu, konsumsilah dalam porsi secukupnya dan pastikan kamu minum air putih yang cukup setiap harinya.

2. Gangguan Pencernaan Ringan

Karena kandungan seratnya yang sangat tinggi, orang yang tidak terbiasa makan makanan berserat mungkin akan mengalami kembung, begah, atau banyak buang gas (kentut) saat tiba-tiba mengonsumsi ubi ungu dalam porsi besar. Tingkatkan porsinya secara bertahap agar saluran cerna dapat beradaptasi.

Studi Mengenai Ubi Ungu

Journal of Agricultural and Food Chemistry menerbitkan studi di tahun 2026 yang menjelaskan bahwa ekstrak antosianin dari ubi ungu memiliki korelasi yang kuat terhadap penurunan penanda inflamasi (peradangan) dan tingkat stres oksidatif pada sel tubuh manusia.

Dalam penelitian tersebut, subjek yang secara rutin mengonsumsi ubi ungu utuh tanpa tambahan gula buatan menunjukkan profil tekanan darah yang lebih stabil dan sensitivitas insulin yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Studi ini mengukuhkan bahwa umbi berwarna cerah ini bukan sekadar sumber karbohidrat, melainkan agen terapeutik alami untuk mencegah sindrom metabolik.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sweet potatoes: Health benefits and nutritional value.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. The Perks of Purple Sweet Potatoes.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2026. Anthocyanins in Purple Sweet Potato and Their Health Benefits.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Healthy Diet Fact Sheet.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Manfaat Pangan Lokal Umbi-umbian bagi Kesehatan Masyarakat.

FAQ

1. Apakah ubi ungu aman dikonsumsi oleh penderita diabetes?

Ya, ubi ungu sangat aman untuk penderita diabetes jika dikonsumsi dalam porsi sedang dan diolah dengan cara direbus atau dikukus. Kandungan seratnya yang tinggi membuat pelepasan gula ke dalam darah terjadi secara perlahan, sehingga indeks glikemiknya tetap terjaga rendah.

2. Berapa porsi ubi ungu yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari?

Batas aman yang direkomendasikan adalah sekitar 100 hingga 150 gram per hari (setara dengan satu buah ubi ungu ukuran sedang) sebagai pengganti sumber karbohidrat lain seperti nasi putih. Jangan lupa padukan dengan protein dan sayuran agar nutrisinya seimbang.

3. Apakah merebus ubi ungu dapat menghilangkan antosianin di dalamnya?

Sebagian kecil antosianin dan vitamin C mungkin akan larut ke dalam air rebusan. Oleh karena itu, metode memasak yang paling direkomendasikan untuk mempertahankan kadar antioksidan ubi ungu adalah dengan cara dikukus (steaming) atau dipanggang (baking).

4. Bisakah ubi ungu digunakan untuk menu diet menurunkan berat badan?

Sangat bisa. Ubi ungu merupakan sumber karbohidrat kompleks yang mengenyangkan karena tinggi serat. Rasa kenyang yang lebih lama akan membantu kamu mengontrol nafsu makan dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, yang sangat membantu dalam proses diet.