Ad Placeholder Image

Apa Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Mei 2026

Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

Apa Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas?Apa Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas?

Apa Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas?

Jantung berdebar kencang yang disertai badan lemas dapat menjadi pengalaman yang mengkhawatirkan. Kondisi ini seringkali mengindikasikan bahwa ada sesuatu yang tidak seimbang dalam tubuh. Penyebabnya bervariasi, mulai dari faktor gaya hidup seperti kecemasan dan kurang tidur, hingga kondisi medis yang memerlukan perhatian khusus seperti anemia, gangguan tiroid, atau masalah jantung yang lebih serius. Memahami penyebab di balik gejala ini penting untuk penanganan yang tepat.

Meskipun beberapa penyebab tergolong ringan dan bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala sering terjadi atau disertai nyeri dada dan sesak napas. Penanganan awal di rumah dapat berupa istirahat cukup, hidrasi yang baik, dan asupan makanan bergizi.

Memahami Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

Jantung berdebar kencang, atau palpitasi, adalah sensasi detak jantung yang terasa sangat cepat, berdebar, atau tidak teratur. Sensasi ini dapat dirasakan di dada, leher, atau tenggorokan. Sementara itu, badan lemas adalah kondisi fisik yang ditandai dengan kurangnya energi atau kekuatan, sehingga aktivitas sehari-hari terasa berat.

Ketika kedua gejala ini muncul bersamaan, hal tersebut bisa menjadi sinyal adanya respons tubuh terhadap stres, kelelahan, atau kondisi kesehatan tertentu. Gejala lain yang mungkin menyertai termasuk pusing, sakit kepala ringan, sesak napas, mual, atau keringat dingin.

Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

Ada berbagai faktor yang dapat memicu jantung berdebar kencang dan badan lemas. Penyebabnya dapat dikategorikan menjadi faktor gaya hidup dan kondisi medis.

Faktor Gaya Hidup dan Lingkungan

  • Stres dan Kecemasan: Kondisi ini memicu respons ‘fight-or-flight’ tubuh, melepaskan hormon stres seperti adrenalin. Hormon ini dapat meningkatkan detak jantung, membuat jantung berdebar kencang, dan menyebabkan kelelahan fisik karena tubuh berada dalam mode siaga tinggi.
  • Kelelahan dan Kurang Tidur: Kurangnya istirahat yang cukup atau aktivitas fisik berlebihan dapat membebani sistem tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi stres dan kurang bertenaga, yang memengaruhi ritme jantung dan menyebabkan badan terasa lemas.
  • Dehidrasi: Kekurangan cairan dalam tubuh membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Kondisi ini dapat menyebabkan jantung berdebar dan badan terasa lemas atau pusing.
  • Konsumsi Kafein Berlebihan: Kafein adalah stimulan yang dapat memengaruhi sistem saraf dan meningkatkan detak jantung. Konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat menyebabkan jantung berdebar kencang, terutama pada individu yang sensitif, dan juga dapat mengganggu tidur, yang pada akhirnya menyebabkan badan lemas.

Kondisi Medis yang Mendasari

  • Anemia: Kekurangan sel darah merah yang sehat membuat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Jantung akan bekerja lebih keras untuk mendistribusikan oksigen, menyebabkan detak jantung cepat, sementara kekurangan oksigen membuat tubuh lemas dan pucat.
  • Hipoglikemia (Gula Darah Rendah): Kadar gula darah yang terlalu rendah dapat memicu pelepasan adrenalin sebagai respons tubuh. Ini menyebabkan jantung berdebar, keringat dingin, gemetar, dan badan lemas karena kurangnya energi.
  • Gangguan Tiroid: Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat mempercepat metabolisme tubuh. Hal ini sering ditandai dengan jantung berdebar kencang, penurunan berat badan, gelisah, dan kelemahan otot.
  • Infeksi: Beberapa infeksi, terutama yang disertai demam, dapat meningkatkan detak jantung karena tubuh berusaha melawan patogen. Respons imun ini juga dapat menyebabkan tubuh terasa sangat lemas dan tidak bertenaga.
  • Masalah Jantung Serius: Beberapa kondisi jantung seperti aritmia (gangguan irama jantung), penyakit katup jantung, atau gagal jantung, dapat secara langsung menyebabkan jantung berdebar kencang dan kelelahan ekstrem.

Kapan Harus Segera Memeriksakan Diri ke Dokter?

Penting untuk mencari bantuan medis profesional jika jantung berdebar kencang dan badan lemas sering terjadi tanpa penyebab yang jelas. Segera konsultasikan dengan dokter apabila gejala disertai dengan nyeri dada, sesak napas, pusing yang parah, pingsan, atau kebingungan. Ini mungkin mengindikasikan adanya kondisi medis yang lebih serius dan memerlukan diagnosis serta penanganan segera.

Langkah Awal Penanganan Sementara di Rumah

Sebagai langkah pertolongan pertama sementara sebelum kunjungan ke dokter, beberapa upaya dapat dicoba:

  • Cukupi Kebutuhan Cairan: Minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
  • Istirahat yang Cukup: Berikan tubuh waktu untuk memulihkan diri dengan tidur 7-9 jam setiap malam.
  • Pola Makan Sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga kadar gula darah stabil dan memenuhi kebutuhan energi tubuh.
  • Kelola Stres: Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam.

Mencegah Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

Mencegah kondisi ini melibatkan adopsi gaya hidup sehat secara keseluruhan. Pastikan mendapatkan tidur yang cukup, menjaga hidrasi tubuh, dan menerapkan diet seimbang. Batasi konsumsi kafein dan alkohol, serta hindari merokok. Melakukan aktivitas fisik secara teratur dan mengelola stres juga sangat membantu dalam menjaga kesehatan jantung dan tingkat energi tubuh.

Dapatkan Informasi Kesehatan Akurat di Halodoc

Memahami penyebab jantung berdebar kencang dan badan lemas adalah langkah awal untuk penanganan yang tepat. Jika mengalami gejala ini secara berulang atau mengkhawatirkan, penting untuk tidak menunda pemeriksaan medis. Halodoc menyediakan akses ke informasi kesehatan terpercaya dan memungkinkan konsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan diagnosis akurat dan rekomendasi pengobatan yang sesuai.