• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Saja Penyebab Tangan & Kaki Kesemutan? Berikut Jawabannya

Apa Saja Penyebab Tangan & Kaki Kesemutan? Berikut Jawabannya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta – Kamu pasti pernah sesekali merasakan mati rasa atau kesemutan. Kesemutan umumnya terjadi karena posisi duduk atau tidur terlalu lama. Namun, alasan paling umum untuk mati rasa atau kesemutan adalah masalah dengan fungsi saraf, baik karena saraf terluka, ada sesuatu yang menekan saraf, atau ketidakseimbangan dalam kimia tubuh yang kemudian mengganggu fungsi saraf. Pada banyak kasus, kondisi ini sering terjadi pada tangan maupun kaki. 

Kesemutan dan mati rasa pada sebagian besar kasus memang tidak membahayakan. Namun, jika kondisi ini terjadi bersamaan dengan kelemahan atau kelumpuhan otot, gejala kesemutan ini harus diperlakukan sebagai keadaan darurat. Segera periksakan di rumah sakit untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan. 

Baca juga:  Sering Kesemutan, Tanda Adanya Penyakit ini

Berbagai Hal yang Sebabkan Kesemutan

Banyak hal yang bisa menyebabkan mati rasa dan kesemutan, termasuk mengonsumsi obat tertentu. Hal-hal yang dilakukan setiap hari juga bisa menyebabkan kesemutan, termasuk duduk atau berdiri dalam satu posisi untuk waktu yang lama, duduk dengan kaki bersilang, atau tertidur di lengan. Ini semua adalah beberapa tekanan yang diberikan pada saraf. Setelah bergerak, maka mati rasa akan menjadi lebih baik.

Nah, melansir National Health Services UK, terdapat kondisi yang menyebabkan mati rasa dan kesemutan, seperti:

  • Gigitan serangga atau hewan;

  • Racun yang ditemukan dalam makanan laut;

  • Pola makan yang buruk seperti kekurangan vitamin B-12, kalium, kalsium, atau natrium;

  • Alkohol;

  • Terapi radiasi;

  • Obat-obatan, terutama kemoterapi.

Baca juga: Tangan Sering Gemetar, Hati-Hati Gejala Penyakit Parkinson

Kadang-kadang, cedera tertentu menyebabkan mati rasa atau kesemutan, seperti saraf yang terluka di leher atau cakram yang mengalami hernia di tulang belakang. Tidak hanya itu, tekanan berlebihan pada saraf juga merupakan penyebab umum dari kesemutan. Ada beberapa penyakit yang menyebabkan kondisi ini seperti Sindrom carpal tunnel, jaringan parut, pembuluh darah yang membesar, infeksi, atau tumor. 

Kesemutan bahkan bisa terjadi akibat kerusakan pada kulit, seperti akibat ruam, peradangan, atau cedera. Kondisi yang dapat menyebabkan jenis kerusakan ini termasuk diantaranya adalah radang dingin dan herpes zoster. 

Beberapa penyakit kronis lain bisa sebabkan mati rasa atau gejala kesemutan, yaitu:

  • Diabetes;

  • Sakit saraf;

  • Migrain;

  • Fenomena Raynaud;

  • Multiple sclerosis;

  • Stroke atau serangan iskemik sementara (stroke ringan);

  • Kejang;

  • Pengerasan pembuluh darah;

  • Tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme, tiroiditis Hashimoto).

Baca juga: Tips Simpel Mencegah Gangguan Saraf Sejak Dini 

Komplikasi Akibat Kesemutan

Jika kamu mengalami mati rasa dan kesemutan, kamu mungkin merasa tingkat sensitivitas berkurang di daerah yang terkena. Karena itu, kamu cenderung merasa adanya perubahan suhu atau rasa sakit. Ini berarti kamu dapat menyentuh sesuatu tanpa menyadarinya bahwa hal tersebut berisiko untuk kulitmu. Berhati-hatilah karena kondisi ini cukup berbahaya. Pastikan kamu mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari luka bakar dan cedera yang tidak disengaja akibat kesemutan.

Sayangnya penyakit ini tidak ada obat atau perawatan yang pasti karena beragamnya penyebab kesemutan. Perawatan dilakukan tergantung pada penyebab gejala dan fokus pada penyelesaian kondisi medis yang mendasarinya. Jika gejala kesemutan cukup mengganggu, segera buat janji dengan dokter untuk mendapatkan perawatan. Tanpa perlu repot, kamu pun bisa dengan mudah buat janji lewat Halodoc.

Referensi:
The Foundation for Peripheral Neuropathy. Diakses pada 2019. Peripheral Neuropathy Risk Factors & Facts.
NHS UK. Diakses pada 2019. Pins and Needles.
Healthline. Diakses pada 2019. Why Am I Experiencing Numbness and Tingling?