
Apa yang Harus Dihindari saat Mengalami Radang Tenggorokan?
Pemulihan radang tenggorokan memerlukan hidrasi yang cukup serta menghindari iritan seperti asap rokok dan makanan pedas.

DAFTAR ISI
Radang tenggorokan bisa membuat pengidapnya merasa tidak nyaman, nyeri, bahkan kesulitan untuk menelan makanan atau minuman.
Pada kondisi yang parah, hal ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari hingga memengaruhi kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan, misalnya menyebabkan dehidrasi karena kurang asupan air putih.
Meski begitu, gejala penyakit ini biasanya akan mereda dalam beberapa hari atau minggu. Radang tenggorokan biasanya tidak membutuhkan pengobatan khusus.
Namun, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat sedang mengalami radang tenggorokan. Dengan begitu, gejala nyeri dan gatal pada area tenggorokan bisa segera hilang dan kembali seperti semula.
Radang Tenggorokan, Hindari Hal-Hal Ini
Sakit tenggorokan jarang berbahaya atau membutuhkan penanganan khusus. Umumnya, gejala akan mereda dan hilang hanya dengan perawatan mandiri di rumah.
Meski begitu, bukan berarti kondisi ini bisa diabaikan begitu saja. Saat mengalami peradangan, ada beberapa hal yang harus dihindari agar cepat sembuh, di antaranya:
1. Makanan berlemak
Saat mengalami penyakit ini, disarankan untuk menghindari jenis makanan tertentu, salah satunya makanan yang berlemak. Pasalnya, jenis makanan ini bisa memperparah gejala radang serta sulit dicerna tubuh.
2. Makanan pedas dan asam
Nyatanya, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi bisa memperburuk gejala peradangan. Selain makanan berlemak, hindari konsumsi makanan pedas dan asam saat mengalami radang tenggorokan.
Sebagai gantinya, konsumsilah makanan sehat dan bergizi seimbang agar kesehatan tubuh cepat pulih.
3. Udara Kering
Menghindari udara yang terlalu kering juga harus dilakukan. Hindari juga terlalu lama berada di ruangan ber-AC. Menjaga udara tetap lembap bisa membantu membersihkan lendir dan cairan yang mungkin menumpuk akibat peradangan.
4. Merokok
Bolehkah merokok saat radang tenggorokan? Para ahli medis sepakat bahwa hal tersebut sangat tidak disarankan (sebaiknya jangan dilakukan). Merokok saat kondisi tenggorokan sedang meradang justru akan memperparah kondisi kesehatan secara signifikan.
Merokok bisa memperparah peradangan yang terjadi. Maka dari itu, sebaiknya hindari rokok ataupun paparan asap rokok saat mengalami radang tenggorokan. Berhenti merokok bisa membantu mempercepat penyembuhan peradangan.
5. Berteriak
Hal selanjutnya yang harus dihindari adalah penggunaan pita suara secara berlebihan. Sebab, hal ini bisa menyebabkan gejala memburuk dan membuat proses penyembuhan berjalan lebih lambat. Biar radang tenggorokan bisa segera sembuh, disarankan untuk jangan terlalu sering bersuara atau bahkan berteriak.
Selain hal-hal yang harus dihindari, ada juga beberapa hal yang disarankan untuk dilakukan agar radang bisa segera mereda. Saat mengalami kondisi ini, disarankan untuk mencukupi istirahat.
Sebab, imun yang kuat dibutuhkan untuk melawan penyebab radang. Selain itu, usahakan juga untuk selalu mengonsumsi makanan yang sehat serta minum air putih meski terasa sedikit tidak nyaman.
Agar lebih mudah, kamu bisa mengonsumsi makanan yang memiliki tekstur lembut atau makanan yang sudah dihaluskan. Dengan begitu, tenggorokan dan organ pencernaan lainnya tidak perlu bekerja terlalu keras yang justru bisa membuat gejala semakin parah.
Jika kondisi radang tak membaik, berikut Ini Rekomendasi Dokter THT yang Bisa Dihubungi terkait kondisi yang kamu alami.
Rekomendasi Medis dan Pengobatan
Langkah pertama dalam menangani radang tenggorokan adalah memastikan tubuh mendapatkan hidrasi yang cukup dengan minum air hangat secara berkala. Istirahat yang cukup sangat diperlukan agar sistem imun dapat bekerja optimal melawan infeksi.
Jika nyeri tenggorokan disertai dengan demam tinggi di atas 38 derajat Celcius atau kesulitan bernapas, segera lakukan konsultasi dengan dokter melalui layanan kesehatan digital atau fasilitas medis terdekat.
Penggunaan obat-obatan seperti paracetamol untuk meredakan nyeri atau lozenges (tablet hisap) yang mengandung antiseptik dapat membantu mengurangi gejala. Namun, penggunaan antibiotik harus berdasarkan resep dokter untuk menghindari risiko resistensi antimikroba.
Pahami lebih dalam Apa itu Sakit Tenggorokan? Ini Gejala yang Perlu Kamu Pahami. supaya bisa mengatasinya.
Itulah penjelasan seputar pantangan selama radang tenggorokan yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi radang tenggorokan, hubungi dokter spesialis THT di Halodoc saja!
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



