• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Disiapkan sebelum Memulai Program Hamil?

Apa yang Perlu Disiapkan sebelum Memulai Program Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Apa yang Perlu Disiapkan sebelum Memulai Program Hamil?

Halodoc, Jakarta - Setiap pasangan setelah menikah menginginkan buah hati untuk meramaikan rumah. Menjalankan program hamil pun tidak bisa sembarangan dilakukan. Keberhasilan program hamil yang dilakukan tidak lepas dari persiapan yang mereka lakukan sebelumnya. Sebelum melakukannya, sebaiknya persiapkan beberapa hal berikut ini guna menunjang keberhasilan program hamil:

Baca juga: Perkembangan Janin Usia 1 Minggu

1. Rutin Memeriksakan Diri

Persiapan sebelum promil yang pertama adalah rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesehatan calon orantya. Pemeriksaan yang dilakukan termasuk ada atau tidaknya riwayat penyakit tertentu yang bisa saja memengaruhi kehamilan. Langkah pertama ini wajib dilakukan, apalagi bagi ibu yang hendak menjalani program kehamilan pasca keguguran.

2. Memeriksakan Kesehatan Gigi dan Mulut

Memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara berkala sebelum merencanakan kehamilan juga disarankan. Hal tersebut dikarenakan, perubahan hormon dalam tubuh saat hamil dapat meningkatkan risiko penyakit gigi dan mulut, yang bisa memengaruhi kesehatan janin.

3. Menentukan Indeks Massa Tubuh

Bagi wanita yang sudah memiliki berat badan ideal, kemungkinan hamil akan lebih mudah. Nah, untuk menentukan apakah berat badan tergolong ideal atau tidak, silahkan lakukan pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT). Jika hasilnya berada di atas atau di bawah normal, maka tentukan langkah untuk memperbaikinya. Berat badan calon ibu yang tidak ideal dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti berat badan bayi rendah, atau kelahiran prematur.

Baca juga: Inilah 6 Hal yang Menandakan Kehamilan Palsu

4. Konsumsi Asam Folat

Saat merencanakan kehamilan, salah satu daftar yang tidak boleh dilewatkan adalah mengonsumsi suplemen asam folat. Suplemen ini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan, mencegah bayi mengalami cacat lahir, atau keguguran. Ibu disarankan untuk mengonsumsi 400–600 mikrogram (mcg) setiap harinya. Untuk mendapatkannya, ibu bisa menggunakan fitur “beli obat” di aplikasi Halodoc, ya.

5. Menjalani Pola Hidup Sehat

Menjalani pola hidup sehat menjadi salah satu persiapan sebelum promil. Saat memutuskan untuk merencanakan kehamilan, ibu sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, dan hindari makanan dengan kandungan gula, garam, serta minuman berkafein. Sebaiknya, konsumsi makanan dengan kandungan protein, serat, dan antioksidan tinggi, seperti buah, sayuran, daging tanpa lemak, telur, kacang-kacangan, ikan, serta susu dan produk olahannya, misalnya keju dan yoghurt.

6. Rutin Berolahraga

Selain menjaga pola makan, calon ibu juga disarankan untuk rutin berolahraga. Hal tersebut dilakukan agar tubuh mampu beradaptasi dengan perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan, hingga waktu persalinan tiba. Lakukan olahraga setidaknya 30 menit setiap hari, ya. Untuk jenis olahraganya sendiri, ibu bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh.

Baca juga: Ini Tanda-Tanda Kehamilan di Minggu Pertama

Langkah terakhir dan yang paling penting adalah, mempersiapkan mental kedua calon orangtua. Jangan cepat merasa stres, cemas, sedih, atau khawatir. Bagi calon ibu yang tengah merencanakan kehamilan, disarankan untuk mengontrol hal-hal tersebut dengan baik. Pasalnya, gangguan psikologis yang dialami, dapat menurunkan persentase peluang keberhasilan program hamil yang dilakukan.

Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2021. Steps to Take Before You Get Pregnant.
Baby Center. Diakses pada 2021. 17 Things You Should Do Before You Try To Get Pregnant.
Health Hub. Diakses pada 2021. Guide 1: Pre-Pregnancy Preparations.
Healthline. Diakses pada 2021. A 30-Day Guide to Prepare Your Body for Pregnancy.