• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Ibu Menyusui Boleh Mengonsumsi Durian?

Apakah Ibu Menyusui Boleh Mengonsumsi Durian?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Apakah Ibu Menyusui Boleh Mengonsumsi Durian?

Halodoc, Jakarta - Ibu menyusui perlu mendapat asupan nutrisi agar ASI tetap lancar. Pemilihan makanan yang dikonsumsi pun harus selektif, agar kebutuhannya nutrisinya terpenuhi dengan baik. Nah, salah satu pertanyaan yang kerap terlintas adalah, apakah diperbolehkan jika ibu menyusui mengonsumsi durian? Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: 7 Mitos Tentang Menyusui yang Perlu Diketahui

Amankah Jika Durian Dikonsumsi oleh Ibu Menyusui?

Sebenarnya, durian sah-sah saja dikonsumsi oleh ibu menyusui, tetapi dosisnya benar-benar harus dibatasi. Durian sendiri mengandung energi dan mineral, seperti kalsium, zat besi dan mangan, yang dapat meningkatkan volume dan kualitas ASI. Namun, sebaiknya jangan dikonsumsi secara berlebihan, karena dapat memicu rasa panas di dalam tubuh.

Efeknya dapat memicu gangguan pencernaan yang berujung pada sembelit. Jika sudah begitu, ibu hamil akan merasa tidak nyaman. Bukan hanya sembelit saja, berikut ini beberapa efek samping jika ibu menyusui terlalu banyak mengonsumsi durian:

  • Banyak gas dalam pencernaan;
  • Diare;
  • Muntah-muntah;
  • Reaksi alergi.

Jika ibu sangat menyukai durian dan tidak dapat mengontrol dosisnya, sebaiknya jangan nekat untuk mengonsumsinya, ya. Apalagi jika ibu memiliki riwayat diabetes, dan penyakit bawaan lainnya. Lebih baik menghindari daripada menimbulkan gangguan kesehatan pada janin, bukan?

Baca juga: Benarkah Ibu Menyusui Tidak Berisiko Terkena Kanker Payudara?

Aturan Makan Durian untuk Ibu Menyusui

Seperti pada penjelasan sebelumnya, tidak ada larangan ibu menyusui mengonsumsi durian. Namun, dalam batas wajar dan tidak berlebihan. Durian mengandung sejumlah mineral, energi, tinggi vitamin, juga minim lemak jenuh. Dagingnya mudah dicerna oleh tubuh, karena kandungan fruktosa dan sukrosa di dalamnya. Mengonsumsi buah ini dapat membantu mengatasi hipoglikemia dan membuat tubuh lebih bertenaga.

Serat di dalamnya mampu melunakkan feses, sehingga sering dimanfaatkan sebagai pencahar alami. Namun hati-hati, jika dikonsumsi berlebihan saat menyusui, ibu bisa saja mengalami sembelit. Durian bagi ibu menyusui dapat membantu menjaga membran mukosa dari iritasi. Selain itu, durian mampu menjaga usus dari paparan racun berbahaya.

Kandungan vitamin C, vitamin B6, vitamin B1, magnesium, mangan, tembaga, dan zat besi di dalamnya mampu memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, asal tidak berlebihan. Untuk ibu menyusui, konsumsi 2–3 potong durian ukuran sedang sudah cukup. Jika ukurannya besar, ibu bisa mengonsumsi 1–2 potong saja. Jadi, sudah jelas ya bu, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik dan akan menimbulkan dampak setelahnya. 

Baca juga: Alasan Ibu Menyusui Perlu Hindari Makanan Tinggi Gula

Itulah penjelasan mengenai boleh atau tidaknya ibu menyusui mengonsumsi durian. Jika ibu ragu atau mengidap kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya diskusikan dengan dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsinya. Hal yang terpenting adalah, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kehamilan rutin di rumah sakit terdekat guna memantau kesehatan ibu dan buah hati. 

Referensi:
The Asian Parent. Diakses pada 2021. Benefit and Safety Concern of Eating Durians for New and Pregnant Mums. 
Babyment.com. Diakses pada 2021. SAFE TO EAT DURIAN.