Asam Folat untuk Pria: Manfaat dan Sumber Terbaik
Asam folat membantu meningkatkan kualitas sperma, mencegah anemia, dan menjaga kesehatan jantung pada pria.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Asam Folat?
- Manfaat Asam Folat untuk Pria
- Berapa Dosis Asam Folat yang Direkomendasikan untuk Pria?
- Sumber Asam Folat Terbaik untuk Pria
- Efek Kekurangan Asam Folat pada Pria
- Kapan Pria Perlu Suplementasi Asam Folat?
- Interaksi Asam Folat dengan Obat Lain
- Kesimpulan
Asam folat memang lebih sering dikaitkan dengan kesehatan wanita, terutama saat kehamilan. Namun, tahukah kamu kalau vitamin B9 ini juga penting untuk pria?
Asam folat memiliki peran besar dalam mendukung fungsi tubuh pria, mulai dari meningkatkan kualitas sperma hingga menjaga kesehatan jantung.
Dengan mencukupi asupan harian asam folat, kamu bisa memperoleh berbagai manfaat yang tak kalah penting untuk kesehatan jangka panjang.
Yuk, cari tahu lebih lengkap manfaat asam folat untuk pria dan kapan kamu perlu mempertimbangkan suplemen tambahan!
Apa Itu Asam Folat?
Asam folat, juga dikenal sebagai vitamin B9, adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk pembentukan sel darah merah dan pertumbuhan sel yang sehat.
Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat, yang ditemukan secara alami dalam makanan tertentu.
Manfaat Asam Folat untuk Pria
Meskipun sering dikaitkan dengan kesehatan wanita, terutama selama kehamilan, asam folat juga memiliki peran penting dalam kesehatan pria. Berikut adalah beberapa manfaat asam folat untuk pria:
- Meningkatkan Kualitas Sperma: Asam folat berperan dalam produksi DNA, yang penting untuk pembentukan sperma yang sehat. Asupan asam folat yang cukup dapat meningkatkan jumlah sperma, motilitas (kemampuan bergerak) sperma, dan mengurangi risiko kelainan kromosom pada sperma.
- Mencegah Anemia: Asam folat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia megaloblastik, suatu kondisi di mana tubuh menghasilkan sel darah merah yang besar dan abnormal.
- Menurunkan Risiko Penyakit Jantung: Asam folat membantu menurunkan kadar homosistein dalam darah. Kadar homosistein yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
- Mencegah Kanker: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan asam folat yang cukup dapat membantu melindungi terhadap beberapa jenis kanker, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
- Meredakan Depresi: Asam folat berperan dalam produksi neurotransmiter yang mengatur suasana hati, seperti serotonin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplementasi asam folat dapat membantu meredakan gejala depresi.
- Mengatasi Disfungsi Ereksi: Asam folat dapat membantu meningkatkan aliran darah ke penis, yang penting untuk fungsi ereksi yang sehat.
Simak informasi lebih lanjut tentang Vitamin dan Suplemen – Jenis, Manfaat, dan Waktu Konsumsinya berikut ini.
Berapa Dosis Asam Folat yang Direkomendasikan untuk Pria?
Dosis harian asam folat yang direkomendasikan untuk pria dewasa adalah 400 mikrogram (mcg). Pria yang memiliki kondisi medis tertentu mungkin memerlukan dosis yang lebih tinggi.
Konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk menentukan dosis yang tepat untuk kebutuhan individu. Nah, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi terkait dosis yang tepat.
Sumber Asam Folat Terbaik untuk Pria
Asam folat dapat ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk:
- Sayuran berdaun hijau (bayam, kale, selada romaine)
- Buah-buahan (alpukat, jeruk, pisang)
- Kacang-kacangan dan biji-bijian
- Hati sapi
- Makanan yang difortifikasi (roti, sereal, pasta)
Selain dari makanan, asam folat juga tersedia dalam bentuk suplemen.
Efek Kekurangan Asam Folat pada Pria
Kekurangan asam folat pada pria dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk:
- Anemia megaloblastik
- Kelelahan
- Iritabilitas
- Sariawan
- Gangguan pencernaan
- Penurunan kesuburan
Kapan Pria Perlu Suplementasi Asam Folat?
Suplementasi asam folat mungkin diperlukan jika:
- Memiliki pola makan yang tidak sehat dan kurang beragam.
- Memiliki kondisi medis yang memengaruhi penyerapan asam folat, seperti penyakit Crohn atau penyakit seliak.
- Mengonsumsi obat-obatan yang dapat mengganggu penyerapan asam folat.
- Sedang merencanakan kehamilan dengan pasangan.
Interaksi Asam Folat dengan Obat Lain
Asam folat dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, termasuk:
- Metotreksat (obat untuk kanker dan penyakit autoimun)
- Fenitoin (obat untuk epilepsi)
- Sulfasalazin (obat untuk penyakit radang usus)
Konsultasikan dengan dokter jika sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut sebelum mengonsumsi suplemen asam folat. Simak informasi lebih dalam tentang Apa Itu Asam Folat? Dosis, Manfaat, dan Efek Sampingnya berikut ini.
Kesimpulan
Asam folat adalah nutrisi penting bagi pria yang berperan dalam berbagai aspek kesehatan, termasuk kualitas sperma, pencegahan anemia, dan kesehatan jantung.
Pria dapat memenuhi kebutuhan asam folat mereka dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan folat atau dengan mengonsumsi suplemen asam folat.
Jika memiliki kekhawatiran tentang asupan asam folat, konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan saran yang tepat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!


