Ad Placeholder Image

Ascariasis: Kenali Cacing Gelang, Lindungi Si Kecil

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 Mei 2026

Ascariasis: Cacing Gelang di Usus? Ini Solusi Mudah!

Ascariasis: Kenali Cacing Gelang, Lindungi Si KecilAscariasis: Kenali Cacing Gelang, Lindungi Si Kecil

Apa Itu Ascaris lumbricoides?

Ascaris lumbricoides adalah jenis cacing gelang parasit besar yang menginfeksi usus halus manusia melalui jalur fekal-oral. Infeksi yang disebabkan oleh parasit ini secara medis dikenal dengan istilah ascariasis. Cacing ini merupakan salah satu infeksi cacing paling umum di dunia, terutama di wilayah tropis dan subtropis dengan sanitasi buruk.

Cacing dewasa memiliki bentuk silindris dengan warna putih kemerahan atau kuning kecokelatan. Betina dewasa dapat tumbuh hingga panjang 35 sentimeter, sementara jantan cenderung lebih kecil. Seekor cacing betina mampu menghasilkan hingga 200.000 telur setiap hari yang dikeluarkan melalui tinja penderita.

Infeksi ini sering kali menyerang anak-anak usia sekolah karena kebiasaan bermain di tanah yang terkontaminasi. Jika tidak ditangani, ascariasis dapat menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi hingga stunting pada anak. Penyakit ini dikategorikan sebagai Neglected Tropical Diseases (NTDs) oleh organisasi kesehatan dunia.

“Ascariasis adalah infeksi usus manusia yang disebabkan oleh cacing parasit Ascaris lumbricoides, yang diperkirakan menginfeksi antara 804 juta hingga 1,2 miliar orang di seluruh dunia.” — WHO, 2023

Gejala Infeksi Cacing Gelang

Gejala ascariasis bervariasi tergantung pada fase migrasi cacing di dalam tubuh manusia. Sebagian besar individu yang terinfeksi ringan mungkin tidak menunjukkan gejala klinis yang nyata (asimtomatik). Namun, pada infeksi berat, gejala dapat muncul baik di sistem pernapasan maupun sistem pencernaan.

Gejala pada Paru-paru

Setelah telur cacing menetas di usus, larva bermigrasi melalui aliran darah menuju paru-paru. Fase ini sering memicu sindrom Loeffler yang ditandai dengan batuk kering, sesak napas, dan mengi. Gejala pernapasan ini biasanya muncul 4 hingga 16 hari setelah terpapar telur parasit.

Gejala pada Usus

Larva yang telah matang akan kembali ke usus halus untuk tumbuh menjadi cacing dewasa. Gejala yang umum dirasakan meliputi nyeri perut samar, mual, muntah, dan perut kembung. Pada kasus yang sangat parah, tumpukan cacing dapat menyebabkan penyumbatan usus yang memerlukan tindakan bedah darurat.

Penyebab dan Siklus Hidup Parasit

Penyebab utama ascariasis adalah tertelannya telur cacing Ascaris lumbricoides yang telah terinkubasi di tanah. Penularan terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi feses manusia yang mengandung telur cacing. Tangan yang kotor setelah menyentuh tanah juga menjadi faktor risiko utama penularan.

Siklus hidup dimulai saat telur masuk ke usus halus dan menetas menjadi larva. Larva kemudian menembus dinding usus, masuk ke pembuluh darah, dan menuju paru-paru. Setelah berkembang di paru-paru selama sekitar 10-14 hari, larva merayap ke tenggorokan untuk tertelan kembali ke dalam usus.

Di dalam usus halus, larva berkembang menjadi cacing dewasa dan mulai bereproduksi. Cacing dewasa dapat hidup selama satu hingga dua tahun di dalam tubuh inang. Telur-telur baru kemudian dikeluarkan melalui tinja untuk memulai siklus baru di lingkungan luar.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Ascariasis?

Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan laboratorium untuk menemukan adanya telur cacing dalam sampel tinja penderita. Prosedur yang sering digunakan adalah teknik mikroskopis Kato-Katz untuk menghitung intensitas infeksi. Selain telur, terkadang cacing dewasa juga dapat ditemukan keluar bersama tinja atau melalui mulut dan hidung.

Pemeriksaan penunjang seperti rontgen perut, USG, atau CT scan mungkin diperlukan jika dicurigai adanya komplikasi. Pemindaian ini dapat menunjukkan keberadaan massa cacing di dalam saluran empedu atau usus halus. Tes darah juga sering menunjukkan peningkatan kadar eosinofil (tipe sel darah putih) sebagai respon terhadap parasit.

Pada fase migrasi paru, dokter mungkin melakukan pemeriksaan dahak (sputum) untuk mencari keberadaan larva. Diagnosis yang akurat sangat penting untuk menentukan tingkat keparahan infeksi. Segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis medis yang tepat.

Pilihan Pengobatan Medis

Pengobatan ascariasis bertujuan untuk membasmi cacing dewasa dari saluran pencernaan dengan menggunakan obat-obatan anthelmintik. Obat golongan benzimidazole bekerja dengan cara menghambat penyerapan glukosa oleh cacing, sehingga parasit kehilangan energi dan mati. Pengobatan biasanya diberikan dalam dosis tunggal atau selama tiga hari berturut-turut.

Jenis obat yang umum diresepkan oleh tenaga medis profesional meliputi:

  • Albendazole (dosis tunggal 400 mg).
  • Mebendazole (dosis tunggal 500 mg atau 100 mg dua kali sehari selama 3 hari).
  • Pyrantel Pamoate (sering digunakan untuk ibu hamil atau kondisi tertentu).

Jika terjadi komplikasi seperti obstruksi usus, tindakan medis berupa dekompresi nasogastrik atau pembedahan mungkin diperlukan. Pemberian suplemen nutrisi juga sering disarankan bagi pasien yang mengalami malnutrisi akibat infeksi jangka panjang. Reinfeksi sering terjadi, sehingga pemeriksaan ulang tinja setelah 2-3 bulan pengobatan sangat disarankan.

“Pemberian obat cacing secara massal (Mass Drug Administration) di daerah endemis sangat efektif untuk menurunkan angka morbiditas akibat infeksi cacing tanah.” — CDC, 2020

Langkah Pencegahan Infeksi

Pencegahan ascariasis berfokus pada pemutusan rantai penularan melalui peningkatan higiene pribadi dan sanitasi lingkungan. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan dan sesudah menggunakan toilet adalah langkah paling mendasar. Pastikan kuku selalu pendek dan bersih untuk menghindari terselipnya telur cacing.

Pengolahan makanan yang higienis sangat krusial, terutama bagi sayuran yang dikonsumsi mentah. Sayuran harus dicuci bersih dengan air mengalir atau dimasak hingga matang sempurna untuk mematikan telur parasit. Hindari penggunaan kotoran manusia sebagai pupuk tanaman tanpa melalui proses pengolahan yang benar.

Pemerintah juga menganjurkan pemberian obat cacing secara rutin setiap 6 bulan sekali bagi anak-anak di daerah berisiko tinggi. Edukasi mengenai pentingnya penggunaan jamban sehat harus terus ditingkatkan di masyarakat. Penyediaan sarana air bersih yang memadai secara signifikan menurunkan angka kejadian infeksi cacing gelang.

Kapan Harus ke Dokter?

Seseorang disarankan segera mencari bantuan medis jika mengalami nyeri perut yang hebat disertai muntah dan perut buncit. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya penyumbatan usus akibat tumpukan cacing. Selain itu, jika terdapat cacing yang keluar dari mulut, hidung, atau anus, pemeriksaan dokter sangat diperlukan.

Gejala pernapasan seperti batuk persisten yang tidak kunjung sembuh dengan pengobatan biasa juga memerlukan evaluasi lebih lanjut. Pada anak-anak, jika berat badan tidak kunjung naik atau terlihat lesu dan pucat, segeralah periksakan diri. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi serius seperti kerusakan jaringan hati atau peritonitis.

Kesimpulan

Ascariasis adalah infeksi parasit Ascaris lumbricoides yang dapat berdampak serius pada kesehatan pencernaan dan status nutrisi seseorang. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan tinja, sementara pengobatan efektif menggunakan obat anthelmintik seperti Albendazole. Konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.