Ad Placeholder Image

Atasi Kuping Sakit Saat Naik Pesawat Tanpa Drama

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   06 Mei 2026

Bebas Kuping Sakit Saat Naik Pesawat, Ini Rahasianya

Atasi Kuping Sakit Saat Naik Pesawat Tanpa DramaAtasi Kuping Sakit Saat Naik Pesawat Tanpa Drama

Sensasi kuping sakit saat naik pesawat adalah keluhan umum yang sering dialami banyak orang. Kondisi ini terjadi akibat perubahan tekanan udara yang cepat di dalam kabin pesawat, terutama saat lepas landas dan mendarat. Perbedaan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan luar dapat menyebabkan rasa tidak nyaman hingga nyeri yang signifikan, sebuah kondisi yang dikenal sebagai barotrauma telinga. Memahami penyebab dan cara mengatasinya dapat membantu perjalanan udara menjadi lebih nyaman dan aman.

Apa Itu Barotrauma Telinga?

Barotrauma telinga adalah cedera pada telinga akibat perubahan tekanan udara atau air yang cepat. Saat bepergian dengan pesawat terbang, tekanan udara di dalam kabin berubah secara signifikan. Perubahan ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan sekitar.

Kondisi ini dapat membuat gendang telinga meregang, membengkak, atau memipih, sehingga memicu rasa sakit dan tidak nyaman. Barotrauma telinga lebih sering terjadi saat pesawat lepas landas dan mendarat, yaitu fase dengan perubahan ketinggian dan tekanan paling drastis.

Gejala Kuping Sakit saat Naik Pesawat

Gejala barotrauma telinga dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Umumnya, gejala yang dirasakan meliputi:

  • Rasa tidak nyaman atau nyeri di salah satu atau kedua telinga.
  • Sensasi telinga penuh atau tersumbat.
  • Telinga berdenging atau berdengung.
  • Penurunan pendengaran sementara atau pendengaran yang teredam.
  • Pusing ringan atau vertigo.

Dalam kasus yang lebih parah, barotrauma dapat menyebabkan nyeri hebat, perdarahan dari telinga, atau bahkan pecahnya gendang telinga, meskipun ini jarang terjadi.

Penyebab Kuping Sakit saat Naik Pesawat (Barotrauma)

Penyebab utama kuping sakit saat naik pesawat adalah ketidakmampuan tuba Eustachius untuk menyeimbangkan tekanan. Tuba Eustachius adalah saluran kecil yang menghubungkan telinga tengah ke bagian belakang tenggorokan, berfungsi mengatur tekanan udara di telinga tengah.

  • Perubahan Tekanan Udara Cepat saat Naik

    Saat pesawat mulai naik atau lepas landas, tekanan udara di luar pesawat menurun dengan cepat. Jika tuba Eustachius tidak dapat membuka dengan cukup cepat, tekanan udara di telinga tengah akan lebih tinggi dibandingkan tekanan di luar. Kondisi ini membuat gendang telinga membengkak ke arah luar, menyebabkan rasa sakit dan penuh.

  • Perubahan Tekanan Udara Cepat saat Turun

    Sebaliknya, saat pesawat mulai turun atau mendarat, tekanan udara di luar pesawat meningkat drastis. Jika tuba Eustachius tidak dapat menyeimbangkan, tekanan di telinga tengah menjadi lebih rendah dibandingkan tekanan di luar. Hal ini menyebabkan gendang telinga memipih ke dalam, juga menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.

  • Penyumbatan Tuba Eustachius

    Tuba Eustachius dapat tersumbat atau fungsinya terganggu akibat pilek, alergi, infeksi sinus, atau infeksi telinga. Ketika saluran ini tersumbat, proses penyesuaian tekanan menjadi lebih sulit atau bahkan tidak mungkin dilakukan, sehingga memperparah kondisi barotrauma.

Cara Mengatasi Kuping Sakit saat Naik Pesawat

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu meringankan atau mengatasi kuping sakit saat naik pesawat:

  • Mengunyah Permen Karet atau Menelan

    Gerakan mengunyah permen karet atau menelan ludah dapat membantu membuka tuba Eustachius. Produksi air liur yang meningkat akan mendorong seseorang untuk lebih sering menelan.

  • Menguap

    Menguap secara sengaja juga efektif dalam membuka tuba Eustachius dan membantu menyeimbangkan tekanan.

  • Manuver Valsalva

    Tutup hidung dengan jari, tutup mulut, lalu hembuskan napas perlahan melalui hidung. Lakukan dengan lembut untuk menghindari tekanan berlebihan. Teknik ini membantu mendorong udara ke tuba Eustachius.

  • Penggunaan Penyumbat Telinga Khusus

    Tersedia penyumbat telinga yang dirancang khusus untuk penerbangan (earplugs penerbangan). Alat ini membantu mengatur perubahan tekanan secara bertahap, memberikan waktu bagi telinga untuk beradaptasi.

  • Minum Air Secukupnya

    Menjaga tubuh tetap terhidrasi membantu menjaga kelembapan selaput lendir di saluran pernapasan, termasuk area sekitar tuba Eustachius.

Pencegahan Barotrauma Telinga saat Bepergian

Untuk meminimalkan risiko kuping sakit saat naik pesawat, beberapa langkah pencegahan bisa dilakukan:

  • Hindari Tidur saat Lepas Landas dan Mendarat

    Saat tidur, refleks untuk menelan atau menguap cenderung berkurang, sehingga mempersulit penyesuaian tekanan telinga.

  • Gunakan Dekongestan Hidung (jika perlu)

    Jika mengalami pilek, alergi, atau hidung tersumbat, penggunaan semprotan hidung dekongestan sekitar 30 menit sebelum lepas landas dan mendarat dapat membantu membuka tuba Eustachius. Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.

  • Tunda Penerbangan saat Sakit

    Jika sedang mengalami pilek, infeksi sinus, atau infeksi telinga, menunda penerbangan dapat menjadi pilihan terbaik. Kondisi ini memperburuk barotrauma telinga.

  • Hindari Konsumsi Alkohol dan Kafein Berlebihan

    Minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi dan memperburuk pembengkakan selaput lendir.

Jika kuping sakit saat naik pesawat berlangsung parah, tidak membaik setelah penerbangan, atau disertai gejala seperti pendarahan dan penurunan pendengaran yang signifikan, segera konsultasikan dengan dokter. Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis THT yang dapat memberikan diagnosis dan penanganan tepat.