• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Australia Rencanakan Distribusi Vaksin Corona ke Asia Tenggara

Australia Rencanakan Distribusi Vaksin Corona ke Asia Tenggara

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Pemerintah Australia mengumumkan ingin mendukung Kawasan Pasifik dan Asia Tenggara lebih mudah untuk mengakses vaksin virus corona. Komitmen yang disampaikan merupakan bagian dari pemulihan akibat dampak pandemi yang terjadi pada tahun ini. Bukan hanya bagi Kawasan Pasifik dan Asia Tenggara saja, langkah tersebut juga berkontribusi pada keamanan kesehatan dan pemulihan ekonomi Australia sendiri.

Komitmen tersebut diungkapkan dalam pernyataan yang dikeluarkan bersama oleh Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt, Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne, dan Asisten Menteri Pertahanan Australia Alex Hawke. Mereka juga menyebutkan jika Kawasan Pasifik dan Asia Tenggara merupakan penggerak ekonomi global baru. Lantas, bagaimana rencana distribusi vaksin untuk area tersebut? Begini penjelasan selengkapnya terkait hal tersebut.

Baca juga: Ketahui Prosedur Tes COVID-19 pada Anak

Australia Rencanakan Distribusi Vaksin Virus Corona ke Asia Tenggara

Pemerintah Australia menilai, jika Kawasan Pasifik dan Asia Tenggara pulih dengan cepat, maka akan menstimulasi aktivitas ekonomi. Hal tersebut akan berujung pada ketersediaan kembali lapangan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Australia juga sudah melakukan sejumlah perjanjian pembelian di muka dengan sejumlah produsen, melalui partisipasinya dalam kerja sama multilateral yang difasilitasi oleh COVAX.

Bukan hanya terkait dengan ketersediaan vaksin virus corona saja, Australia juga akan memberi dukungan teknis pada sejumlah mitra kerja. Australia juga akan membantu dalam hal keamanan, keefektivitasan, dan kualitas vaksin, yang dilakukan oleh badan regulasi nasional. Komitmen tersebut juga diperjelas dengan nominal uang senilai 500 juta Dollar Australia atau sekitar 5.1 triliun rupiah. Angka tersebut merupakan akumulasi dana selama 3 tahun untuk mewujudkan proyek yang telah diucapkan.

Dari informasi yang disampaikan oleh Pemerintah Australia, kini pihaknya telah menganggarkan dana sebanyak 23,2 juta dollar Australia, atau sekitar 239 miliar. Pendanaan tersebut juga digunakan untuk membantu negara-negara di Pasifik, dan Timor Leste, guna memastikan memperoleh imunisasi penuh. Pendanaan tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Australia melalui Fasilitas COVAX, dan Perjanjian Pembelian di Muka Pemerintah Australia yang telah disepakati bersama oleh AstraZeneca-Oxford dan CSL-University of Queensland. 

Baca juga: Tes Swab Antigen pada Anak, Ketahui Hal Ini

Diharapkan vaksin cepat diluncurkan dengan aman, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, seperti bepergian, berpariwista, serta perdagangan. Rencana pendanaan seperti yang telah disebutkan melengkapi dukungan Australia untuk upaya global guna membantu kawasan tertentu mengakses vaksin, termasuk melalui COVAX serta programnya yang bernama Advance Market Commitment (AMC) untuk negara berkembang.

Perkembangan sejauh ini, Pemerintah Australia juga telah menandatangani Perjanjian Pembelian Lanjut yang dilakukan dengan AstraZeneca-Oxford dan CSL-University of Queensland. Perjanjian pembelian tersebut dilakukan untuk lebih dari 84 juta dosis vaksin. Vaksin virus corona akan segera didistribusikan jika telah terbukti aman dan efektif, serta tersedia melebihi kebutuhan domestik dalam negeri.

Baca juga: Ibu Hamil Penting untuk Lakukan Tes Swab Antigen

Itulah ulasan lengkap mengenai rencana distribusi vaksin corona yang akan disebarluaskan di Kawasan Pasifik dan Asia Tenggara. Untuk mengetahui update terbaru mengenai vaksin virus corona, kamu bisa mendownload aplikasi Halodoc, ya. Jika kamu mengalami sejumlah masalah kesehatan, diskusikan juga dengan dokter ahli di Halodoc.

Referensi:
Kompas.com. Australia Berkomitmen Dukung Akses Vaksin Covid-19 ke Asia Tenggara.