Ad Placeholder Image

BAB Bayi Berbusa Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Bab Bayi Berbusa: Normal? Kapan Harus Khawatir?

BAB Bayi Berbusa Ternyata Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaBAB Bayi Berbusa Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

BAB bayi berbusa umumnya kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan, terutama jika bayi tetap aktif, ceria, dan tumbuh dengan baik. Seringkali, kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara foremilk (ASI awal) dan hindmilk (ASI akhir). Foremilk kaya akan laktosa, sedangkan hindmilk lebih kaya lemak. Namun, penting untuk memantau gejala lain yang menyertai, karena pada beberapa kasus, BAB berbusa bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang perlu penanganan medis.

Apa Itu BAB Berbusa pada Bayi?

BAB berbusa adalah kondisi feses bayi yang mengandung gelembung-gelembung udara, memberikan tampilan seperti busa. Konsistensi feses bisa bervariasi, mulai dari cair hingga lebih padat. Warna feses juga bisa berbeda-beda, mulai dari kuning, hijau, hingga cokelat. Perubahan pada BAB bayi adalah hal yang wajar, tetapi penting untuk memahami penyebab dan kapan perlu mencari pertolongan medis.

Penyebab BAB Bayi Berbusa

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan BAB bayi berbusa, di antaranya:

  • Ketidakseimbangan Foremilk dan Hindmilk: Ini adalah penyebab paling umum. Bayi yang mendapatkan terlalu banyak foremilk (yang tinggi laktosa) dan kurang hindmilk (yang kaya lemak) dapat mengalami BAB berbusa.
  • Infeksi Saluran Pencernaan: Infeksi virus (seperti rotavirus), bakteri, atau parasit dapat menyebabkan peradangan dan peningkatan produksi gas dalam usus, sehingga menghasilkan feses berbusa.
  • Intoleransi atau Alergi Makanan: Beberapa bayi mungkin memiliki intoleransi laktosa atau alergi terhadap protein susu sapi (baik dari ASI ibu yang mengonsumsi produk susu atau dari susu formula), yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan BAB berbusa.
  • Kelebihan Gas: Bayi yang menelan terlalu banyak udara saat menyusu atau menangis dapat mengalami peningkatan gas dalam saluran pencernaan, yang dapat memengaruhi konsistensi feses.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun BAB berbusa seringkali tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Segera konsultasikan dengan dokter anak jika bayi Anda mengalami:

  • BAB berbusa yang berlangsung terus-menerus atau semakin parah.
  • Rewel berlebihan, demam, atau muntah.
  • Feses berlendir atau berdarah.
  • Tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, mulut kering, atau ubun-ubun cekung.
  • Penurunan berat badan atau tidak mengalami kenaikan berat badan yang sesuai.

Cara Mengatasi BAB Berbusa pada Bayi

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi BAB berbusa pada bayi:

  • Pastikan Menyusui Hingga Tuntas: Jika Anda menyusui, pastikan bayi mengosongkan satu payudara sepenuhnya sebelum beralih ke payudara lainnya. Ini membantu memastikan bayi mendapatkan cukup hindmilk.
  • Sendawakan Bayi Secara Teratur: Sendawakan bayi setiap selesai menyusu untuk membantu mengeluarkan udara yang tertelan.
  • Evaluasi Susu Formula: Jika bayi Anda mengonsumsi susu formula, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan alergi atau intoleransi. Dokter mungkin menyarankan untuk mengganti formula dengan jenis yang lebih sesuai.
  • Jaga Kebersihan: Cuci tangan Anda sebelum menyusui atau menyiapkan susu formula untuk mencegah infeksi.

Pencegahan BAB Berbusa

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Memastikan posisi menyusui yang benar untuk mengurangi udara yang tertelan.
  • Menyusui sesuai permintaan bayi (on demand) untuk memastikan bayi mendapatkan keseimbangan foremilk dan hindmilk yang tepat.
  • Berkonsultasi dengan dokter anak atau konsultan laktasi jika Anda memiliki kekhawatiran tentang teknik menyusui atau produksi ASI Anda.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

BAB bayi berbusa umumnya bukan masalah serius, tetapi penting untuk memantau kondisi bayi secara keseluruhan. Jika Anda khawatir tentang BAB bayi Anda atau melihat tanda-tanda yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Anda juga dapat memanfaatkan fitur konsultasi dokter online di Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang cepat dan terpercaya. Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar kasus BAB berbusa pada bayi dapat diatasi dengan mudah.