BAB berbusa umumnya bukan kondisi yang serius, tetapi penting untuk memperhatikan gejala yang menyertainya.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Mencret Berbusa
- Penyebab Utama Mencret Berbusa
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- FAQ
Pernahkah kamu mengalami buang air besar (BAB) dengan tekstur cair dan tampak berbusa? Kondisi mencret berbusa atau diare berbusa bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan. Berbeda dengan diare biasa, busa yang muncul sering kali berkaitan dengan kelebihan gas atau gangguan penyerapan nutrisi tertentu di dalam usus.
Masalah ini tentu menimbulkan rasa tidak nyaman, mulai dari perut melilit, kembung, hingga lemas akibat dehidrasi. Sangat penting bagi kamu untuk memahami penyebab di baliknya dan segera melakukan penanganan yang tepat agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius, terutama risiko kekurangan cairan yang fatal jika dibiarkan.
Untuk mengatasi gejala tersebut, penggunaan obat-obatan yang tepat sangat diperlukan untuk membantu memadatkan feses, menyerap racun, hingga mengembalikan keseimbangan flora usus. Namun, kamu perlu memastikan produk yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh kamu saat ini.
Nah, mau tahu apa saja pilihan obat untuk mengatasi keluhan ini? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Obat Mencret Berbusa yang Ampuh
Berikut adalah beberapa produk kesehatan mulai dari oralit, herbal, hingga suplemen probiotik yang bisa kamu gunakan untuk membantu mengatasi gejala mencret berbusa dan memulihkan kondisi pencernaan.
1. Oralit 200 mg 1 Sachet
Oralit adalah penanganan pertama yang paling krusial saat mengalami mencret berbusa. Produk ini mengandung senyawa elektrolit seperti Natrium Klorida, Kalium Klorida, Trisodium Sitrat Dihidrat, dan Glukosa Anhidrat. Cara kerjanya adalah dengan mengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang bersama feses cair agar kamu terhindar dari dehidrasi.
Manfaat utamanya adalah mencegah dan mengobati dehidrasi akibat diare dan muntah. Oralit tidak menghentikan diarenya secara langsung, tetapi menjaga fungsi organ tubuh tetap stabil selama proses penyembuhan usus berlangsung.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 3 jam pertama diberikan 12-18 gelas (setiap gelas 200 ml), selanjutnya setiap habis BAB diberikan 2 gelas.
- Anak 5-12 tahun: 3 jam pertama diberikan 6-9 gelas, selanjutnya setiap habis BAB diberikan 1 gelas.
- Anak di bawah 5 tahun: Sesuai petunjuk dokter atau instruksi kemasan berdasarkan berat badan.
Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air matang (jangan gunakan air panas agar glukosa tidak rusak). Produk ini termasuk kategori obat bebas yang aman digunakan tanpa resep dokter.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit 200 mg 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Diapet 4 Kapsul
Diapet merupakan obat diare herbal yang populer di Indonesia. Kandungannya terdiri dari ekstrak daun jambu biji (Psidii folium), kulit buah delima (Granati fructus cortex), buah miana (Curcumae domesticae rhizoma), dan kulit kayu pulasari (Alyxiae cortex). Bahan-bahan alami ini bekerja sebagai astringen yang menciutkan selaput lendir usus sehingga frekuensi BAB berkurang dan feses lebih padat.
Manfaat Diapet sangat baik untuk mengatasi diare non-spesifik (bukan karena infeksi berat) yang disertai perut kembung atau rasa mulas. Kandungan jambu bijinya juga diketahui memiliki sifat antibakteri ringan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 2 kapsul sekaligus saat awal diare. Jika belum membaik, dapat diminum 2 kapsul lagi setiap habis BAB (maksimal 8 kapsul per hari).
Produk ini termasuk golongan obat herbal/jamu yang aman dikonsumsi. Namun, tetap perhatikan jika gejala tidak kunjung membaik dalam 48 jam.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Diapet 4 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mengatasi Diare Berbusa di Rumah
- Perbanyak asupan cairan (air putih, kuah sup, atau oralit) untuk mencegah dehidrasi.
- Hindari makanan pemicu gas seperti kacang-kacangan, kubis, brokoli, dan minuman berkarbonasi.
- Terapkan diet BRAT (Banana/Pisang, Rice/Nasi, Applesauce/Saus Apel, Toast/Roti Panggang) untuk sementara waktu.
3. Entrostop 10 Tablet
Entrostop mengandung dua zat aktif utama, yaitu Attapulgite koloidal aktif dan Pektin. Cara kerjanya adalah dengan menyerap (adsorpsi) racun, bakteri, atau virus di dalam saluran pencernaan yang memicu diare. Selain menyerap toksin, Entrostop juga membantu memadatkan feses yang cair.
Manfaatnya sangat efektif untuk meredakan gejala diare berbusa yang disertai kram perut. Pektin di dalamnya membantu menenangkan dinding usus yang teriritasi.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 2 tablet setiap habis buang air besar (maksimal 12 tablet dalam 24 jam).
- Anak 6-12 tahun: 1 tablet setiap habis buang air besar (maksimal 6 tablet dalam 24 jam).
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan jangan digunakan pada anak di bawah 6 tahun tanpa pengawasan medis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Entrostop 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. L-Bio 1 Gram 1 Sachet
Mencret berbusa sering kali menandakan adanya ketidakseimbangan bakteri baik di usus. L-Bio adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri bermanfaat seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus.
Manfaat L-Bio adalah mengembalikan keseimbangan mikroflora usus yang rusak akibat diare atau penggunaan antibiotik. Probiotik ini membantu mempercepat pemulihan saluran cerna dan meningkatkan daya tahan sistem pencernaan.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia di atas 2 tahun: 2-3 sachet per hari.
- Anak usia 1-2 tahun: 1-2 sachet per hari.
- Sachet dapat diberikan langsung atau dicampur dengan susu, air, atau makanan bayi (jangan dicampur air panas).
L-Bio merupakan kategori suplemen kesehatan yang aman dan bisa dikonsumsi bersamaan dengan pengobatan diare lainnya.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan L-Bio 1 Gram 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Zincpro Sirup 60 ml
Zincpro mengandung Zinc Sulfate Monohydrate. Mineral Zinc memiliki peran vital dalam regenerasi sel-sel mukosa usus yang rusak saat diare. Selain itu, Zinc membantu memperbaiki sistem imun dan meningkatkan penyerapan air di usus.
Manfaat pemberian Zinc selama diare adalah untuk mengurangi durasi dan keparahan diare, serta mencegah kekambuhan diare dalam 2-3 bulan ke depan.
Dosis dan aturan pakai:
- Bayi 2-6 bulan: 5 ml (1 sendok takar) sekali sehari selama 10 hari berturut-turut.
- Anak 6 bulan – 5 tahun: 10 ml (2 sendok takar) sekali sehari selama 10 hari berturut-turut.
Zinc harus diminum selama 10 hari berturut-turut meskipun diare sudah berhenti. Produk ini termasuk kategori suplemen yang sering disarankan bersama oralit dalam tata laksana diare.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Zincpro Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Penyebab Utama Mencret Berbusa
1. Malabsorpsi Lemak dan Gula
Salah satu penyebab paling umum adalah kesulitan tubuh dalam menyerap nutrisi tertentu, seperti lemak atau laktosa. Jika makanan tidak terserap sempurna di usus halus, mereka akan masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri, menghasilkan gas berlebih yang membuat feses tampak berbusa.
2. Infeksi Parasit (Giardiasis)
Infeksi oleh parasit Giardia lamblia sering ditandai dengan BAB cair, berlemak, dan berbusa yang baunya sangat menyengat. Parasit ini biasanya didapat dari air atau makanan yang terkontaminasi.
3. Penyakit Celiac atau IBS
Kondisi medis kronis seperti Penyakit Celiac (intoleransi gluten) atau Irritable Bowel Syndrome (IBS) dapat menyebabkan peradangan di usus yang mengganggu proses pembentukan feses normal, sehingga memicu munculnya lendir atau busa.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun obat bebas dapat membantu, kamu perlu waspada jika gejala tidak kunjung membaik. Segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja jika kamu mengalami tanda-tanda berikut:
- Diare berlangsung lebih dari 2 hari pada orang dewasa atau lebih dari 24 jam pada anak-anak.
- Adanya darah atau lendir berlebih pada feses.
- Demam tinggi di atas 38 derajat Celcius.
- Tanda dehidrasi berat (mata cekung, jarang buang air kecil, mulut sangat kering, dan sangat lemas).
- Nyeri perut yang hebat dan tidak tertahankan.
Studi Mengenai Mencret Berbusa
World Journal of Gastroenterology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa steatorrhea atau malabsorpsi lemak sering kali bermanifestasi sebagai feses yang berminyak dan berbusa akibat kegagalan fungsi eksokrin pankreas atau gangguan empedu.
Penelitian ini menekankan pentingnya pemeriksaan enzim pencernaan jika diare berbusa terjadi secara kronis dan dibarengi dengan penurunan berat badan yang drastis tanpa alasan yang jelas.
Jika kamu memerlukan obat-obatan di atas, jangan ragu untuk beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan cepat.
Punya Keluhan Pencernaan tapi Bingung Harus Minum Apa? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa perut mulas dan BAB berbusa, tapi bingung menentukan obat yang tepat atau ke dokter mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Why Is My Poop Foamy?.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diarrhea Symptoms and Causes.
WebMD. Diakses pada 2026. What Causes Foamy Stool?.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Protokol Penanganan Diare pada Anak.
FAQ
1. Apakah mencret berbusa itu berbahaya?
Tergantung penyebabnya. Jika karena pola makan sesaat, biasanya tidak berbahaya. Namun, jika terus-menerus, bisa menandakan malabsorpsi nutrisi atau infeksi parasit yang butuh penanganan medis.
2. Bolehkah minum susu saat sedang diare berbusa?
Sebaiknya hindari produk susu sementara waktu, karena diare sering menyebabkan intoleransi laktosa sementara yang justru memperparah gas dan busa pada feses.
3. Apa perbedaan mencret berbusa dengan diare biasa?
Mencret berbusa umumnya mengandung banyak gas (gelembung udara) yang terjebak di feses, seringkali akibat fermentasi gula atau lemak yang tidak terserap, sedangkan diare biasa lebih fokus pada tekstur cair saja.
4. Bagaimana cara mencegah mencret berbusa kembali?
Pastikan menjaga kebersihan tangan sebelum makan, mencuci bahan makanan dengan benar, serta membatasi konsumsi makanan olahan yang tinggi gula buatan atau lemak jenuh.



