
Babinski: Refleks Penting, Kapan Normal dan Abnormal?
Babinski: Refleks Penting & Artinya Bagi Kesehatan

Apa Itu Refleks Babinski?
Refleks Babinski adalah respons neurologis yang muncul saat telapak kaki digores. Respons ini ditandai dengan gerakan ibu jari kaki yang mengarah ke atas (dorsofleksi) dan jari-jari kaki lainnya yang meregang keluar. Kondisi ini normal pada bayi hingga usia 2 tahun.
Pada orang dewasa, munculnya refleks Babinski bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem saraf pusat, khususnya pada jalur kortikospinal, yang berperan dalam mengendalikan gerakan motorik.
Bagaimana Pemeriksaan Refleks Babinski Dilakukan?
Pemeriksaan refleks Babinski dilakukan dengan menggores sisi lateral (luar) telapak kaki, mulai dari tumit hingga ke pangkal jari-jari kaki menggunakan benda tumpul, misalnya ujung palu refleks atau gagang sendok.
Perhatikan respons yang muncul pada jari-jari kaki. Jika ibu jari menekuk ke bawah (plantar fleksi), maka refleks Babinski negatif (normal pada orang dewasa). Jika ibu jari justru mengarah ke atas dan jari-jari lain meregang, maka refleks Babinski positif (abnormal pada orang dewasa).
Kapan Refleks Babinski Dianggap Normal?
Refleks Babinski adalah respons yang normal pada bayi baru lahir hingga usia sekitar 6 bulan hingga 2 tahun. Hal ini disebabkan karena sistem saraf bayi belum berkembang sempurna. Jalur kortikospinal yang mengendalikan gerakan volunter masih dalam proses mielinisasi (pembentukan selubung mielin).
Seiring dengan perkembangan sistem saraf, refleks Babinski akan menghilang dan digantikan dengan respons plantar fleksi (jari-jari kaki menekuk ke bawah) saat telapak kaki digores.
Penyebab Refleks Babinski Positif pada Dewasa
Munculnya refleks Babinski pada orang dewasa menandakan adanya gangguan pada sistem saraf pusat. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan refleks Babinski positif meliputi:
- Stroke
- Cedera tulang belakang
- Tumor otak
- Multiple sclerosis
- Cerebral palsy
- Meningitis
Refleks Babinski positif menunjukkan adanya lesi atau kerusakan pada traktus kortikospinal, yaitu jalur saraf yang menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang dan mengendalikan gerakan motorik.
Gejala yang Menyertai Refleks Babinski Positif
Refleks Babinski positif seringkali disertai dengan gejala neurologis lain, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Beberapa gejala yang mungkin menyertai meliputi:
- Kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh
- Gangguan koordinasi
- Kesulitan berbicara atau menelan
- Perubahan sensasi (mati rasa, kesemutan)
- Nyeri punggung atau leher
- Gangguan penglihatan
Diagnosis dan Penanganan Refleks Babinski
Diagnosis refleks Babinski dilakukan melalui pemeriksaan fisik neurologis oleh dokter. Jika ditemukan refleks Babinski positif, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari penyebab yang mendasarinya. Pemeriksaan penunjang yang mungkin dilakukan antara lain:
- MRI otak atau tulang belakang
- CT scan otak atau tulang belakang
- Pungsi lumbal (pengambilan cairan serebrospinal)
- Elektromiografi (EMG) dan studi konduksi saraf
Penanganan refleks Babinski positif akan difokuskan pada pengobatan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, jika penyebabnya adalah stroke, maka pengobatan akan meliputi terapi trombolitik, rehabilitasi, dan pencegahan stroke berulang. Jika penyebabnya adalah tumor otak, maka pengobatan mungkin melibatkan pembedahan, radioterapi, atau kemoterapi.
Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala neurologis seperti kelemahan, kelumpuhan, gangguan koordinasi, atau perubahan sensasi, terutama jika disertai dengan refleks Babinski positif. Diagnosis dan penanganan dini dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.
Jika mengalami keluhan kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dapatkan informasi dan penanganan medis yang tepat dari ahlinya.


