Kenapa Setiap Sore Meriang? Simak Penyebab Dan Solusinya

Penyebab Utama Mengapa Tubuh Terasa Meriang Setiap Sore
Kondisi tubuh yang terasa setiap sore meriang sering kali menimbulkan kekhawatiran karena polanya yang berulang. Meriang atau malaise adalah sensasi tidak nyaman di seluruh tubuh yang sering kali disertai dengan rasa dingin, menggigil, atau badan yang terasa sumeng meskipun suhu tubuh belum tentu menunjukkan angka demam tinggi. Fenomena ini bisa menjadi respons alami tubuh terhadap kelelahan, namun bisa juga menjadi indikator awal adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.
Pola kemunculan keluhan di sore hari berkaitan erat dengan ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis yang mengatur suhu internal dan sistem metabolisme. Menjelang sore, suhu tubuh manusia secara alami mengalami sedikit kenaikan. Jika dibarengi dengan faktor eksternal atau kondisi medis tertentu, kenaikan suhu ini akan dirasakan sebagai sensasi meriang yang sangat mengganggu kenyamanan fisik.
Faktor Non-Infeksi yang Memicu Meriang di Sore Hari
Tidak semua kondisi meriang disebabkan oleh serangan bakteri atau virus. Beberapa faktor gaya hidup dan lingkungan sering kali menjadi pemicu utama timbulnya sensasi meriang pada sore hari. Berikut adalah beberapa faktor non-infeksi yang perlu diperhatikan:
- Kelelahan Fisik yang Berlebihan: Setelah beraktivitas seharian, cadangan energi dalam tubuh menurun drastis. Kelelahan kronis dapat mengganggu mekanisme pengaturan suhu tubuh, sehingga penderita merasakan sensasi meriang saat energi mulai habis di sore hari.
- Dehidrasi: Kekurangan cairan tubuh menyebabkan volume darah menurun dan sirkulasi menjadi kurang optimal. Hal ini memicu tubuh untuk bekerja lebih keras dalam menjaga suhu inti, yang sering kali bermanifestasi sebagai rasa dingin atau menggigil.
- Stres dan Kelelahan Mental: Tekanan psikologis yang tinggi memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat memengaruhi sistem imun. Respons tubuh terhadap stres ini sering kali muncul dalam bentuk gejala fisik seperti meriang saat tubuh mulai beristirahat di penghujung hari.
- Perubahan Suhu Lingkungan: Transisi suhu dari siang yang panas menuju sore hari yang lebih sejuk atau dingin dapat memicu reaksi termoregulasi. Tubuh yang sedang lelah mungkin tidak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan suhu tersebut.
Waspadai Gejala Infeksi di Balik Kondisi Meriang
Jika kondisi setiap sore meriang terus berlanjut dan disertai dengan kenaikan suhu tubuh yang signifikan, maka patut dicurigai adanya infeksi dalam tubuh. Beberapa penyakit memiliki karakteristik khas di mana gejala memburuk atau hanya muncul saat hari mulai sore hingga malam.
Demam Tifoid atau tifus merupakan salah satu penyebab paling umum. Pada fase awal, penderita sering kali merasa sehat di pagi hari namun mulai mengalami demam dan meriang saat sore menjelang. Selain itu, Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang bersifat kronis terkadang hanya menunjukkan gejala ringan seperti rasa sumeng dan tidak enak badan tanpa disertai nyeri saat berkemih yang berat. Infeksi virus seperti influenza dan demam berdarah pada tahap awal juga kerap menunjukkan pola meriang yang hilang timbul sebelum gejala utama muncul secara utuh.
Gejala Lain yang Perlu Diperhatikan
Penting bagi penderita untuk mencatat keluhan lain yang menyertai rasa meriang tersebut. Munculnya nyeri perut, sakit kepala yang berdenyut, rasa pegal pada persendian, hingga mual dapat membantu tenaga medis dalam menentukan diagnosis. Jika keluhan tersebut berlangsung lebih dari tiga hari berturut-turut, pemeriksaan lebih lanjut seperti tes darah di laboratorium atau rontgen sangat dianjurkan untuk mendeteksi keberadaan patogen atau peradangan di dalam tubuh.
Rekomendasi Penanganan Meriang pada Anak
Meriang dan demam ringan juga sering dialami oleh anak-anak, terutama setelah mereka aktif bermain atau mengalami kondisi kesehatan tertentu. Sebagai langkah pertolongan pertama, penggunaan obat pereda nyeri dan demam yang tepat sangat diperlukan.
Praxion Suspensi 60 ml merupakan pilihan yang dapat dipertimbangkan. Praxion Suspensi Sirup merupakan pertolongan pertama untuk membantu meredakan nyeri gigi ringan hingga sedang pada anak, seperti saat gigi berlubang, tumbuh gigi, atau setelah cabut gigi. Dengan kandungan paracetamol micronized, Praxion bekerja cepat mengurangi rasa atau persepsi nyeri sehingga anak menjadi lebih nyaman. Obat ini juga bisa digunakan untuk demam biasa (ringan-sedang).
Selain pengukuran suhu tubuh (demam jika suhu tubuh 38.1 0C), demam biasa (ringan-sedang) dapat dikenali dengan CEK keluhan yang menyertai untuk pemberian obat yang tepat, mulai dari Ciri fisik (mata sayu, wajah pucat), Ekspresi anak (lemas, lesu), hingga Keluhan badan (meriang atau sumeng). Praxion Suspensi Sirup dapat dikonsumsi oleh anak mulai usia 0 tahun sebanyak 3-4 kali sehari atau sesuai resep yang dianjurkan dokter. Praxion aman digunakan selama dosis yang digunakan sesuai aturan pakai. Tersedia juga Praxion Forte Sirup untuk anak mulai usia 6 tahun.
Cara Mengatasi dan Mencegah Meriang Berulang
Untuk membantu meredakan keluhan setiap sore meriang, terdapat beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Fokus utama adalah mengembalikan keseimbangan cairan dan memberikan waktu bagi tubuh untuk memulihkan sistem imunnya.
- Memperbanyak Istirahat: Pastikan tubuh mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas, terutama di malam hari untuk memperbaiki kerusakan sel.
- Hidrasi yang Cukup: Meningkatkan asupan air putih secara signifikan guna mencegah dehidrasi yang dapat memperburuk rasa meriang.
- Konsumsi Makanan Bergizi: Pastikan asupan nutrisi seimbang, terutama yang mengandung vitamin C dan protein untuk mendukung kerja sistem kekebalan tubuh.
- Kompres Air Hangat: Jika meriang disertai dengan kenaikan suhu tubuh, gunakan kompres air hangat pada area lipatan tubuh untuk membantu menurunkan suhu melalui proses penguapan.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Meriang yang terjadi sesekali mungkin hanya tanda kelelahan biasa, namun jika terjadi setiap sore secara terus-menerus, hal tersebut tidak boleh diabaikan. Konsultasi medis sangat diperlukan apabila meriang disertai demam tinggi di atas 39 derajat Celcius, penurunan berat badan tanpa sebab, atau rasa sakit yang sangat mengganggu di area tubuh tertentu. Pemeriksaan dini di fasilitas kesehatan seperti Halodoc dapat membantu mengidentifikasi penyebab pasti secara akurat sehingga penanganan tepat dapat segera diberikan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih berat.








