Ad Placeholder Image

Bantu Kurangi Diabetes, Ketahui Kalori Buah Naga

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   10 Juni 2026

“Selain rasanya yang lezat dan menyegarkan, nyatanya buah naga memiliki kalori yang rendah. Dalam seporsi buah naga dengan berat 100 gram, kalori yang terkandung hanya sebanyak 60 kkal.”

Bantu Kurangi Diabetes, Ketahui Kalori Buah NagaBantu Kurangi Diabetes, Ketahui Kalori Buah Naga

DAFTAR ISI


Buah naga, atau yang dikenal secara internasional sebagai pitaya, telah menjadi primadona di kalangan pecinta pola hidup sehat di Indonesia. Dengan tampilannya yang eksotis dan warna yang mencolok, buah ini tidak hanya menyegarkan mata tetapi juga memberikan sensasi rasa manis yang ringan dan tekstur yang unik dengan biji-biji kecil yang renyah.

Bagi kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau sekadar ingin menjaga berat badan ideal, mengetahui jumlah kalori buah naga adalah langkah yang cerdas. Memahami densitas energi dari makanan yang dikonsumsi membantu kamu mengatur asupan harian tanpa harus merasa kelaparan atau kekurangan nutrisi penting.

Penting untuk diingat bahwa pengelolaan kalori bukan hanya soal angka, melainkan juga soal kualitas nutrisi yang menyertainya. Buah naga menawarkan paket lengkap antara kalori yang rendah dan kepadatan nutrisi yang tinggi, menjadikannya pilihan camilan yang jauh lebih sehat dibandingkan makanan olahan atau camilan manis lainnya.

Nah, mau tahu apa saja ulasan lengkap mengenai kalori dan manfaat buah naga? Berikut ulasannya!

Apa Itu Buah Naga dan Mengapa Populer?

Buah naga berasal dari tanaman kaktus dari genus Hylocereus dan Selenicereus. Meskipun asalnya dari Amerika Tengah, buah ini tumbuh subur di wilayah tropis seperti Indonesia. Di pasar lokal, kita biasanya menemukan dua varietas utama: buah naga merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga putih (Hylocereus undatus). Ada juga varietas kuning yang lebih langka namun dikenal memiliki rasa paling manis.

Kepopuleran buah naga tidak lepas dari kandungan antioksidannya yang melimpah. Warna merah terang pada daging buahnya berasal dari betalain, jenis antioksidan yang juga ditemukan pada buah bit, yang berfungsi melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, buah ini sangat mudah diolah, mulai dari dimakan langsung, dijadikan jus, hingga menjadi pelengkap smoothie bowl yang estetik.

Berapa Sebenarnya Kalori Buah Naga?

Salah satu pertanyaan paling umum adalah mengenai jumlah kalori buah naga per 100 gram. Secara umum, buah naga termasuk dalam kategori buah rendah kalori. Dalam 100 gram buah naga segar, terdapat sekitar 60 kalori. Sebagai perbandingan, satu buah naga ukuran sedang biasanya memiliki berat sekitar 300 hingga 400 gram, sehingga total kalorinya berkisar antara 180 hingga 240 kalori.

Berikut adalah perbandingan kasar kalori berdasarkan varietasnya:

  • Buah Naga Putih: Cenderung memiliki kalori sedikit lebih rendah dan rasa yang lebih mild (tawar-manis).
  • Buah Naga Merah: Seringkali dianggap memiliki kandungan gula alami yang sedikit lebih tinggi, namun perbedaannya dalam hal kalori per 100 gram tidak terlalu signifikan.
  • Buah Naga Kuning: Karena konsentrasi gulanya yang lebih tinggi, kalori pada varietas ini bisa sedikit di atas varietas merah atau putih.

Dibandingkan dengan buah tropis lainnya seperti mangga atau durian, kalori buah naga jauh lebih rendah. Hal ini membuat kamu bisa mengonsumsinya dalam porsi yang lebih memuaskan tanpa khawatir melewati batas asupan kalori harian secara drastis.

Kandungan Nutrisi Lengkap di Balik Kalorinya

Meskipun rendah kalori, buah naga adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Berikut adalah profil nutrisi dalam 100 gram buah naga:

  • Karbohidrat: Sekitar 13 gram, termasuk gula alami dan serat.
  • Serat: Sekitar 3 gram. Serat sangat penting untuk memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan.
  • Protein: Sekitar 1.2 gram. Meski bukan sumber utama protein, keberadaannya tetap memberikan nilai tambah.
  • Lemak: Sangat rendah, hampir mendekati nol. Namun, biji kecil di dalamnya mengandung asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-9.
  • Vitamin C: Memenuhi sekitar 10-15% kebutuhan harian, yang sangat baik untuk sistem imun.
  • Zat Besi: Salah satu dari sedikit buah segar yang mengandung zat besi, penting untuk pembentukan hemoglobin.
  • Magnesium: Mineral yang berperan dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh.
Pentingnya Memahami Kebutuhan Nutrisi Personal
  1. Setiap individu memiliki metabolisme yang berbeda dalam mengolah kalori dan gula buah.
  2. Penderita diabetes harus memantau porsi konsumsi karena buah naga tetap mengandung gula alami (fruktosa).
  3. Jika kamu ragu dengan porsi yang aman bagi kondisi kesehatanmu, sebaiknya konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis dan saran medis yang akurat.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh

Selain mengetahui kalori buah naga, penting juga untuk memahami manfaat kesehatan yang akan kamu dapatkan:

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Kandungan serat yang tinggi dan sifat prebiotik pada buah naga membantu pertumbuhan bakteri baik (seperti Lactobacilli dan Bifidobacteria) di usus. Hal ini dapat membantu mencegah sembelit dan menjaga keseimbangan mikrobioma usus.

2. Melawan Radikal Bebas

Kandungan antioksidan seperti betalain, flavonoid, dan polifenol bekerja melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu penyakit kronis dan penuaan dini.

3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Tingginya vitamin C dan karotenoid dalam buah naga dapat merangsang aktivitas sel darah putih untuk melawan infeksi dan menetralkan racun dalam tubuh.

4. Membantu Manajemen Gula Darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah naga dapat membantu memperbaiki regenerasi sel pankreas yang memproduksi insulin, yang berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita pradiabetes.

Buah Naga untuk Diet: Apakah Efektif?

Bagi kamu yang sedang dalam program weight loss, buah naga adalah sahabat diet yang ideal. Karena kalori buah naga yang rendah dan kadar airnya yang tinggi (sekitar 80%), buah ini memberikan volume makanan yang besar di perut, yang secara psikologis dan fisiologis memberikan sinyal kenyang lebih cepat.

Serat dalam buah naga juga memperlambat penyerapan gula di usus, sehingga mencegah lonjakan insulin yang tiba-tiba. Lonjakan insulin seringkali menjadi penyebab utama tubuh menyimpan lemak dan munculnya rasa lapar kembali dengan cepat. Dengan mengonsumsi buah naga sebagai camilan sore, kamu bisa menghindari keinginan untuk makan camilan tinggi lemak atau tinggi gula sebelum waktu makan malam tiba.

Cara Sehat Mengonsumsi Buah Naga

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kalori buah naga yang rendah, perhatikan cara penyajiannya:

  • Makan Segar: Ini adalah cara terbaik karena tidak ada tambahan kalori dari gula atau krimer kental manis.
  • Smoothie Tanpa Gula: Campurkan dengan air kelapa atau yogurt rendah lemak. Hindari menambahkan sirup atau pemanis tambahan.
  • Toping Salad: Potongan buah naga memberikan tekstur segar pada salad sayur atau salad buah.

Jika kamu memerlukan bantuan tambahan untuk mendukung daya tahan tubuh selama diet, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah, termasuk berbagai pilihan suplemen vitamin dan serat tambahan.

Studi Mengenai Buah Naga

Journal of Food Science and Technology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi buah naga merah secara teratur berkorelasi positif dengan peningkatan kadar hemoglobin berkat kandungan zat besinya yang tinggi dikombinasikan dengan vitamin C yang membantu penyerapan mineral tersebut.

Studi lain dalam jurnal Nutrients menyoroti peran prebiotik dari oligosakarida dalam buah naga yang secara signifikan mampu meningkatkan populasi bakteri sehat di sistem pencernaan manusia, yang berkontribusi pada kesehatan metabolik secara keseluruhan.

Meskipun buah naga sangat sehat, selalu ingat untuk menjaga keseimbangan gizi dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan lainnya. Jika kamu mengalami keluhan pencernaan atau ingin mengatur rencana diet yang lebih spesifik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli gizi.

Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja.

Mau Atur Pola Makan tapi Bingung Kalorinya? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu ingin mulai hidup sehat dengan memperhatikan kalori buah naga atau makanan lainnya, tapi bingung harus mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. 7 Health Benefits of Dragon Fruit.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What are the benefits of dragon fruit?.
WebMD. Diakses pada 2026. Dragon Fruit: Health Benefits and Nutrition.
Journal of Food Science and Technology. Diakses pada 2026. Nutritional and antioxidant properties of dragon fruit.

FAQ

1. Apakah kalori buah naga merah dan putih berbeda jauh?

Perbedaannya sangat tipis, keduanya berkisar di angka 60 kalori per 100 gram. Buah naga merah biasanya memiliki antioksidan betalain yang lebih tinggi, sementara putih sedikit lebih unggul di beberapa jenis polifenol.

2. Bolehkah penderita diabetes makan buah naga?

Boleh, namun dalam porsi terbatas. Meskipun seratnya membantu mengontrol gula darah, buah naga tetap mengandung fruktosa yang dapat memengaruhi glukosa darah jika dikonsumsi berlebihan.

3. Berapa porsi buah naga yang ideal untuk diet sehari-hari?

Idealnya sekitar 150-200 gram per hari (setengah buah ukuran sedang) sebagai bagian dari asupan buah harian untuk mendapatkan manfaat serat tanpa kalori berlebih.

4. Apakah biji buah naga boleh dimakan?

Ya, biji buah naga aman dimakan dan justru sangat sehat karena mengandung asam lemak omega-3 dan omega-9 yang baik untuk kesehatan jantung.