Ad Placeholder Image

Bawah Mata Putih Terlihat? Ketahui Penyebab dan Solusi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Bawah Mata Putih: Milia atau Anemia? Simak Penjelasannya

Bawah Mata Putih Terlihat? Ketahui Penyebab dan SolusiBawah Mata Putih Terlihat? Ketahui Penyebab dan Solusi

Penyebab dan Solusi Bawah Mata Putih yang Perlu Diketahui

Kondisi bawah mata putih seringkali menimbulkan kekhawatiran, namun penyebabnya bisa bervariasi mulai dari kondisi kulit yang tidak berbahaya hingga indikasi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Secara umum, bintik putih di bawah mata seringkali merupakan Milia, sementara area kelopak mata bawah yang terlihat pucat bisa menjadi tanda anemia. Memahami perbedaan dan penanganan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan mata dan tubuh secara keseluruhan.

Apa Itu Bawah Mata Putih?

Istilah bawah mata putih dapat merujuk pada dua kondisi utama. Pertama adalah bintik putih kecil yang menonjol di area bawah mata, yang dikenal sebagai Milia. Kedua adalah perubahan warna pada bagian dalam kelopak mata bawah yang terlihat pucat, sering dikaitkan dengan anemia. Kedua kondisi ini memiliki penyebab dan penanganan yang berbeda.

Milia: Bintik Putih di Bawah Mata

Milia adalah benjolan kecil berwarna putih atau kekuningan yang terbentuk ketika sel kulit mati atau protein keratin terperangkap di bawah permukaan kulit. Benjolan ini biasanya berukuran 1-2 milimeter, tidak nyeri, dan umumnya tidak berbahaya. Milia sering muncul di sekitar mata, pipi, hidung, dan dahi.

Penyebab Milia

Milia dapat terjadi pada siapa saja, dari bayi hingga orang dewasa. Pada orang dewasa, Milia bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Penggunaan produk kosmetik atau perawatan kulit yang terlalu berat atau berminyak, sehingga menyumbat pori-pori.
  • Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan, luka bakar, atau prosedur kulit tertentu.
  • Kurangnya eksfoliasi (pengelupasan sel kulit mati) secara teratur.
  • Faktor genetik atau kondisi kulit tertentu.

Penanganan Milia

Milia seringkali dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan. Namun, untuk membantu proses penyembuhan atau menghilangkannya, beberapa langkah dapat dilakukan:

  • Eksfoliasi lembut: Menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung AHA atau BHA dapat membantu mengangkat sel kulit mati.
  • Perawatan kulit rutin: Membersihkan wajah secara teratur dan menggunakan produk non-komedogenik.
  • Ekstraksi profesional: Dokter kulit dapat melakukan ekstraksi Milia dengan jarum steril.
  • Hindari memencet: Mencoba menghilangkan Milia sendiri dapat menyebabkan iritasi, infeksi, atau bekas luka.

Anemia: Kelopak Mata Pucat dan Gejala Lain

Kelopak mata bagian dalam yang tampak pucat adalah salah satu tanda umum anemia. Anemia adalah kondisi kurangnya sel darah merah sehat atau hemoglobin dalam darah, yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika tubuh kekurangan hemoglobin, kulit dan selaput lendir bisa terlihat lebih pucat.

Penyebab Anemia

Penyebab anemia yang paling umum adalah kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi), yang diperlukan untuk produksi hemoglobin. Faktor-faktor penyebab lainnya meliputi:

  • Pola makan kurang gizi atau asupan zat besi yang tidak cukup.
  • Kehilangan darah (misalnya menstruasi berat, perdarahan internal).
  • Gangguan penyerapan zat besi.
  • Penyakit kronis atau kondisi medis tertentu.

Gejala Anemia

Selain kelopak mata bawah yang pucat, anemia juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Kelelahan ekstrem dan kelemahan.
  • Pusing atau sakit kepala.
  • Sesak napas.
  • Kulit pucat di seluruh tubuh.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Tangan dan kaki terasa dingin.

Penanganan Anemia

Penanganan anemia berfokus pada penyebab utamanya:

  • Asupan zat besi: Mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, hati, bayam, brokoli, dan kacang-kacangan.
  • Vitamin C: Membantu penyerapan zat besi. Sumbernya antara lain jeruk, kiwi, stroberi, dan paprika.
  • Suplemen zat besi: Jika diperlukan, dokter dapat meresepkan suplemen zat besi. Penting untuk mengonsumsinya sesuai anjuran dokter karena kelebihan zat besi juga berbahaya.
  • Atasi penyebab mendasar: Mengobati kondisi medis yang menyebabkan anemia.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami bintik putih di bawah mata yang tidak kunjung hilang, semakin banyak, atau disertai rasa nyeri, sebaiknya periksakan diri ke dokter kulit. Untuk kelopak mata pucat yang disertai lemas, pusing, atau gejala anemia lainnya, segera konsultasikan ke dokter. Diagnosis dini penting untuk penanganan yang tepat, terutama untuk anemia yang dapat berdampak serius jika tidak ditangani.

Pencegahan Bawah Mata Putih

Meskipun tidak semua kasus dapat dicegah, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko:

  • Perawatan kulit: Membersihkan wajah secara teratur, menggunakan produk non-komedogenik, dan rutin eksfoliasi lembut dapat membantu mencegah Milia.
  • Gizi seimbang: Mengonsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C dapat mencegah anemia defisiensi besi.
  • Perlindungan dari sinar matahari: Gunakan tabir surya dan topi untuk melindungi kulit dari kerusakan.
  • Pemeriksaan kesehatan rutin: Memantau kadar darah dapat membantu mendeteksi anemia lebih awal.

Kesimpulan

Bawah mata putih dapat disebabkan oleh Milia yang umumnya tidak berbahaya, atau anemia yang memerlukan penanganan medis. Penting untuk mengamati gejala yang muncul. Jika ragu atau jika kondisi tidak membaik, konsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik. Halodoc menyediakan layanan konsultasi medis yang mudah diakses untuk mendapatkan diagnosis dan saran penanganan yang akurat dan sesuai.