Ad Placeholder Image

Bayi Rewel? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Menenangkannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Bayi Rewel? Ini Penyebab & Cara Ampuh Menenangkannya

Bayi Rewel? Ini Penyebab dan Cara Ampuh MenenangkannyaBayi Rewel? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Menenangkannya

Bayi rewel adalah hal yang umum dialami oleh banyak orang tua. Tangisan bayi adalah cara mereka berkomunikasi, terutama saat merasa tidak nyaman. Umumnya, bayi rewel disebabkan oleh rasa lapar, popok yang kotor, mengantuk, kolik, atau perut kembung. Menenangkan bayi bisa dilakukan dengan menyusui, mengganti popok, menyendawakan, mengayun, atau memijat lembut perutnya. Kondisi ini sering terjadi pada sore atau malam hari dan biasanya memuncak pada usia 6-8 minggu.

Penyebab Umum Bayi Rewel

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan bayi menjadi rewel. Memahami penyebabnya dapat membantu orang tua untuk memberikan penanganan yang tepat.

  • Kebutuhan Dasar: Lapar, mengantuk, atau merasa lelah adalah penyebab paling umum bayi rewel.
  • Ketidaknyamanan Fisik: Popok yang basah atau kotor, merasa terlalu panas atau terlalu dingin, serta ruam popok bisa membuat bayi tidak nyaman.
  • Masalah Pencernaan: Kolik, perut kembung, bayi perlu disendawakan, atau adanya intoleransi makanan juga bisa menjadi penyebab rewel.
  • Faktor Lain: Tumbuh gigi, terlalu banyak stimulasi dari lingkungan sekitar, atau sekadar ingin dipeluk dan merasa bosan.

Cara Mengatasi Bayi Rewel

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bayi rewel:

Memenuhi Kebutuhan Dasar Bayi

Pastikan bayi sudah mendapatkan cukup ASI atau susu formula. Ganti popok secara teratur dan jaga suhu kamar agar tetap nyaman.

Meredakan Ketidaknyamanan Bayi

Setelah menyusu, sendawakan bayi dengan lembut. Pijat lembut perut atau punggung bayi untuk membantu meredakan kembung. Mandikan bayi dengan air hangat juga bisa memberikan efek menenangkan.

Teknik Menenangkan Bayi

Gendong dan ayun bayi dengan lembut. Membedong bayi juga bisa memberikan rasa aman dan nyaman seperti dalam kandungan.

Kapan Harus ke Dokter?

Perhatikan apakah bayi mengalami demam atau menunjukkan tanda-tanda sakit lainnya. Jika bayi rewel berlebihan, terus-menerus, dan sulit ditenangkan (kolik), segera konsultasikan dengan dokter.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Jika bayi rewel disertai dengan demam, perut membesar, atau muntah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pertanyaan Umum Seputar Bayi Rewel (Q&A)

T: Kenapa bayi saya sering rewel di malam hari?
J: Bayi rewel di malam hari bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kelelahan setelah seharian beraktivitas, kolik, atau rasa tidak nyaman lainnya.

T: Apakah kolik berbahaya bagi bayi?
J: Kolik umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia bayi. Namun, jika kolik sangat parah dan mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter.

T: Bagaimana cara membedakan rewel karena lapar atau karena hal lain?
J: Jika bayi rewel dan menunjukkan gerakan seperti mencari puting atau memasukkan tangan ke mulut, kemungkinan besar ia lapar.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Bayi rewel adalah hal yang umum dan biasanya bukan merupakan masalah serius. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, orang tua dapat membantu menenangkan bayi dan menciptakan lingkungan yang nyaman. Jika Anda khawatir tentang kondisi bayi Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat.