Ad Placeholder Image

Beda Bisul dan Kelenjar Getah Bening: Pahami!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 April 2026

Perbedaan Bisul dan Kelenjar Getah Bening: Kenali Yuk!

Beda Bisul dan Kelenjar Getah Bening: Pahami!Beda Bisul dan Kelenjar Getah Bening: Pahami!

Perbedaan Bisul dan Kelenjar Getah Bening: Panduan Lengkap untuk Memahami Benjolan di Tubuh

Memahami perbedaan antara bisul dan kelenjar getah bening bengkak penting untuk mengenali kondisi kesehatan. Bisul merupakan benjolan di kulit yang berisi nanah akibat infeksi bakteri pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Sementara itu, kelenjar getah bening yang membengkak menandakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi di area tubuh lain, bukan infeksi langsung pada benjolan itu sendiri. Perbedaan utama terletak pada lokasi, isi, dan penyebab masing-masing kondisi.

Apa itu Bisul?

Bisul adalah benjolan merah, nyeri, dan berisi nanah yang terbentuk di bawah kulit. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, paling sering Staphylococcus aureus, pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Bisul dapat muncul di area tubuh mana pun yang memiliki rambut, seperti wajah, leher, ketiak, paha, atau bokong.

Benjolan ini sering terasa hangat saat disentuh dan ukurannya bisa membesar seiring waktu. Pada beberapa kasus, bisul dapat pecah sendiri dan mengeluarkan nanah. Setelah nanah keluar, bisul biasanya akan mulai sembuh.

Apa itu Kelenjar Getah Bening Bengkak?

Kelenjar getah bening adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi menyaring zat berbahaya dan melawan infeksi. Kelenjar ini tersebar di seluruh tubuh, namun paling mudah dirasakan di leher, ketiak, dan selangkangan. Kelenjar getah bening yang membengkak menunjukkan bahwa tubuh sedang memerangi infeksi atau penyakit di area terdekat.

Pembengkakan ini dikenal sebagai limfadenopati. Benjolan kelenjar getah bening umumnya terasa lunak, kenyal seperti karet, dan bisa bergerak saat diraba. Berbeda dengan bisul, kelenjar getah bening yang bengkak biasanya tidak berisi nanah.

Perbedaan Utama Bisul dan Kelenjar Getah Bening

Meskipun keduanya tampak sebagai benjolan di tubuh, bisul dan kelenjar getah bening memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Memahami perbedaan ini dapat membantu mengenali kondisi yang dialami.

  • Lokasi Benjolan

    Bisul umumnya muncul langsung di permukaan kulit atau tepat di bawahnya, seringkali pada area yang memiliki folikel rambut. Lokasi umum bisul termasuk wajah, leher, ketiak, paha, atau bokong. Sementara itu, kelenjar getah bening terletak lebih dalam di bawah kulit dan biasanya terkelompok di area tertentu seperti leher, di belakang telinga, ketiak, atau selangkangan.

  • Isi dan Tekstur

    Bisul memiliki isi yang khas, yaitu nanah, yang merupakan kumpulan sel darah putih mati, bakteri, dan jaringan. Teksturnya cenderung padat dan keras di awal, kemudian melunak saat nanah terkumpul. Sebaliknya, kelenjar getah bening yang bengkak terasa lebih lunak, kenyal seperti karet, dan dapat digerakkan saat disentuh. Kelenjar getah bening tidak berisi nanah.

  • Penyebab Utama

    Penyebab bisul adalah infeksi bakteri langsung pada folikel rambut atau kelenjar minyak di kulit. Ini sering terjadi ketika bakteri masuk melalui luka kecil atau pori-pori yang tersumbat. Kelenjar getah bening membengkak sebagai respons dari sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi atau peradangan di bagian tubuh lain. Misalnya, pembengkakan kelenjar getah bening di leher seringkali disebabkan oleh sakit tenggorokan atau infeksi telinga.

  • Gejala Tambahan

    Bisul sering disertai dengan rasa nyeri lokal yang tajam, kemerahan yang intens di sekitar benjolan, dan kadang demam jika infeksi meluas. Bisa juga timbul titik putih atau kuning di puncak bisul yang menandakan adanya nanah. Kelenjar getah bening yang bengkak juga bisa nyeri saat disentuh, tetapi seringkali disertai gejala infeksi lain di tubuh, seperti demam, batuk, atau sakit tenggorokan, tergantung pada lokasi infeksi primer.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Penting untuk mencari bantuan medis jika mengalami benjolan yang menimbulkan kekhawatiran. Beberapa tanda yang menunjukkan perlunya pemeriksaan dokter antara lain bisul yang sangat besar, sangat nyeri, tidak kunjung pecah atau sembuh, atau muncul di area sensitif seperti wajah atau tulang belakang. Jika kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab yang jelas, ukurannya tidak mengecil setelah beberapa minggu, terasa keras dan tidak bergerak, atau disertai demam tinggi dan penurunan berat badan yang tidak disengaja, segera konsultasi medis.

Rekomendasi Halodoc

Mengenali benjolan pada tubuh memerlukan perhatian serius. Jika terdapat benjolan seperti bisul atau pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak membaik, membesar, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan profesional medis. Melalui aplikasi Halodoc, dapat membuat janji dengan dokter umum atau spesialis kulit untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat. Halodoc menyediakan akses mudah ke layanan kesehatan untuk membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh.