Terungkap! Beda Ice Cream dan Gelato Sebenarnya

Memahami Beda Ice Cream dan Gelato: Mana Pilihan yang Lebih Baik?
Es krim dan gelato sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan signifikan yang memengaruhi rasa, tekstur, bahkan nilai nutrisinya. Perbedaan utama es krim dan gelato terletak pada kandungan lemak, udara, dan cara pembuatannya. Memahami hal ini dapat membantu memilih produk yang sesuai selera dan kebutuhan.
Definisi Dasar Es Krim dan Gelato
Es krim adalah hidangan penutup beku yang umumnya terbuat dari krim, susu, gula, dan seringkali kuning telur. Bahan-bahan ini dikocok dan dibekukan, menghasilkan tekstur yang lembut dan creamy.
Gelato adalah hidangan penutup beku tradisional Italia yang berarti “beku”. Gelato dibuat dari susu, gula, dan sedikit krim, dengan atau tanpa kuning telur. Proses pembuatannya yang unik memberikan karakteristik berbeda dari es krim.
Perbedaan Utama Ice Cream dan Gelato
Meski sama-sama hidangan beku, es krim dan gelato memiliki beberapa perbedaan fundamental.
Komposisi Bahan Dasar
Es krim cenderung menggunakan proporsi krim yang lebih banyak dibandingkan susu. Beberapa resep es krim juga menambahkan kuning telur untuk memberikan kekayaan rasa dan tekstur yang lebih halus.
Sementara itu, gelato dibuat dengan lebih banyak susu dan lebih sedikit krim atau lemak. Umumnya, gelato tidak menggunakan kuning telur dalam resepnya, yang berkontribusi pada profil rasanya yang lebih ringan namun intens.
Kandungan Lemak
Es krim memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi, seringkali mencapai 10-20% atau lebih, karena penggunaan krim dan kuning telur yang lebih dominan.
Gelato secara signifikan memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, biasanya sekitar 4-9%. Hal ini disebabkan oleh proporsi susu yang lebih tinggi dibandingkan krim.
Kandungan Udara dan Tekstur
Proses pembuatan es krim melibatkan pengocokan yang lebih cepat dan intens, sehingga memasukkan lebih banyak udara ke dalam adonan. Banyaknya udara membuat es krim lebih ringan, berongga, dan “creamy”.
Sebaliknya, gelato diaduk dengan kecepatan yang jauh lebih lambat, yang mengakibatkan sedikit udara yang masuk ke dalamnya. Karena sedikit udara, gelato lebih padat, lembut, dan kaya rasa dengan tekstur yang lebih pekat.
Suhu Penyajian
Es krim biasanya disajikan pada suhu yang lebih dingin, sehingga teksturnya lebih beku dan padat saat pertama kali sendokkan.
Gelato disajikan pada suhu yang sedikit lebih hangat. Suhu penyajian yang lebih tinggi ini memungkinkan rasa gelato lebih mudah dirasakan dan teksturnya tetap lembut serta halus.
Pertimbangan Nutrisi dan Kesehatan
Dari segi nutrisi, gelato umumnya memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan es krim. Namun, keduanya tetap merupakan sumber kalori dan gula. Kandungan gula pada es krim dan gelato seringkali serupa, sehingga konsumsi berlebihan dapat berkontribusi pada asupan kalori yang tinggi.
Pilihan antara es krim dan gelato dapat disesuaikan dengan preferensi pribadi dan tujuan kesehatan. Apabila mencari pilihan dengan lemak lebih rendah, gelato bisa menjadi alternatif yang lebih baik.
Kesimpulan: Pilihan Cerdas untuk Kesehatan
Memahami beda ice cream dan gelato adalah tentang mengidentifikasi perbedaan fundamental pada komposisi, kandungan lemak, udara, dan cara penyajian. Gelato lebih padat, lembut, dan kaya rasa karena pakai lebih banyak susu, lebih sedikit krim/lemak, dan sedikit udara (aduk lambat), disajikan lebih hangat. Sementara es krim lebih ringan, berongga, dan “creamy” karena pakai lebih banyak krim/kuning telur, banyak udara, dan disajikan lebih dingin. Kedua hidangan ini sebaiknya dinikmati dalam porsi moderat sebagai bagian dari diet seimbang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pola makan sehat atau perencanaan diet yang sesuai, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi melalui Halodoc.



