Ad Placeholder Image

Beda Kepiting dan Rajungan: Jangan Sampai Salah Beli!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   01 April 2026

Perbedaan Kepiting dan Rajungan: Mana yang Lebih Enak?

Beda Kepiting dan Rajungan: Jangan Sampai Salah Beli!Beda Kepiting dan Rajungan: Jangan Sampai Salah Beli!

Beda Kepiting dan Rajungan: Panduan Lengkap Mengenali Perbedaan Krustasea Lezat Ini

Kepiting dan rajungan seringkali dianggap sama karena bentuknya yang serupa, namun sebenarnya terdapat perbedaan mendasar yang signifikan antara keduanya. Mengenali perbedaan kepiting dan rajungan tidak hanya penting bagi pecinta kuliner, tetapi juga memberikan pemahaman lebih dalam tentang biota laut. Artikel ini akan membahas secara detail karakteristik dan perbedaan utama kedua krustasea ini agar pembaca dapat membedakannya dengan tepat.

Perbedaan Utama Kepiting dan Rajungan

Untuk memahami lebih lanjut mengenai perbedaan kepiting dan rajungan, penting untuk melihat karakteristik keduanya secara spesifik. Meskipun sama-sama krustasea bercangkang, ada beberapa fitur kunci yang membedakan. Berikut adalah rangkuman perbedaan utama antara kepiting dan rajungan:

  • Cangkang: Kepiting umumnya memiliki cangkang yang bulat, tebal, dan sangat kokoh. Sebaliknya, rajungan memiliki cangkang yang cenderung ramping, pipih, dan lebih tipis. Bentuk cangkang ini menjadi salah satu penanda visual yang paling jelas.
  • Warna: Kepiting seringkali berwarna hijau kecoklatan, coklat, atau hijau gelap. Sementara itu, rajungan mentah khas dengan warna biru atau hijau kebiruan yang dihiasi bercak-bercak putih. Perbedaan warna ini dapat membantu dalam identifikasi awal.
  • Kaki dan Capit: Kepiting memiliki kaki yang lebih pendek dan capit yang terlihat lebih besar serta bulat. Berbeda dengan kepiting, rajungan memiliki kaki yang lebih panjang dan capit yang bentuknya lebih pipih. Kaki panjang rajungan juga mendukung kemampuannya untuk berenang.
  • Habitat: Kepiting dikenal sebagai hewan amfibi, mampu hidup di dua alam, yaitu darat dan air. Mereka sering ditemukan di hutan bakau atau area pesisir yang berlumpur. Rajungan, di sisi lain, merupakan penghuni laut dalam dan sangat bergantung pada air, tidak dapat bertahan lama di darat.
  • Cara Gerak: Cara bergerak menjadi salah satu aspek pembeda yang paling mencolok. Kepiting bergerak dengan cara berjalan menyamping. Sementara rajungan, dengan kaki yang lebih panjang dan bentuk tubuh yang ramping, memiliki kemampuan untuk berenang secara aktif di dalam air.
  • Daging: Dari segi kuliner, daging kepiting dikenal memiliki tekstur yang padat dengan rasa gurih yang kuat dan jumlah daging yang lebih banyak. Daging rajungan memiliki tekstur yang lebih lembut, rasa yang manis, dan sering dianggap lebih sehat karena cenderung rendah lemak.

Mengenal Lebih Dekat Kepiting

Kepiting adalah kelompok krustasea dekapoda yang dikenal dengan ciri khas cangkang tebal dan kokoh. Mereka memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, memungkinkan untuk hidup di berbagai lingkungan dari darat hingga air tawar dan air asin. Kepiting umumnya memiliki tubuh gempal dan bulat.

Habitat utama kepiting seringkali ditemukan di daerah berlumpur seperti hutan bakau, muara sungai, atau pesisir pantai. Mereka dapat bertahan di darat untuk waktu yang cukup lama. Gerakannya khas, yaitu berjalan menyamping, dan capitnya yang besar sering digunakan untuk mencari makan atau mempertahankan diri. Daging kepiting sangat disukai karena teksturnya yang padat dan cita rasa gurih yang kuat.

Mengenal Lebih Dekat Rajungan

Rajungan adalah jenis krustasea laut yang memiliki penampilan lebih ramping dan elegan dibandingkan kepiting. Cangkangnya lebih pipih dan tipis, dengan kaki yang lebih panjang yang memungkinkannya berenang dengan lincah di perairan. Warna rajungan mentah seringkali mencolok, yaitu biru atau hijau kebiruan dengan bercak putih.

Berbeda dengan kepiting, rajungan secara eksklusif hidup di laut dalam dan sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup. Mereka tidak dapat bertahan lama di darat dan akan mati jika diangkat terlalu lama dari habitat airnya. Daging rajungan dikenal dengan teksturnya yang lembut, rasanya yang manis, dan kandungan lemaknya yang lebih rendah, menjadikannya pilihan favorit bagi sebagian orang yang mencari opsi kuliner yang lebih ringan.

Tips Mudah Membedakan Kepiting dan Rajungan

Membedakan kepiting dan rajungan di pasar atau saat memilih hidangan bisa menjadi lebih mudah dengan memperhatikan beberapa petunjuk visual dan karakteristik berikut:

  • Perhatikan Warna: Rajungan mentah umumnya menampilkan warna biru kebiruan yang khas dengan bercak putih pada cangkangnya. Sebaliknya, kepiting cenderung berwarna lebih gelap, seperti coklat atau hijau, tanpa bercak putih yang mencolok.
  • Amati Bentuk Tubuh: Rajungan memiliki bentuk tubuh yang lebih ramping dan pipih, dengan kaki yang terlihat lebih panjang. Kepiting memiliki tubuh yang terlihat lebih gempal dan bulat, dengan cangkang yang tebal.
  • Pertimbangkan Habitat Alami: Rajungan akan menunjukkan tanda-tanda stres dan cepat mati jika diangkat lama dari air, karena mereka sangat bergantung pada lingkungan laut. Kepiting, di sisi lain, dapat bertahan hidup di darat untuk jangka waktu tertentu.

Manfaat Nutrisi dari Kepiting dan Rajungan

Kedua jenis krustasea ini tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan nutrisi. Baik kepiting maupun rajungan merupakan sumber protein hewani yang baik, esensial untuk pembangunan dan perbaikan sel tubuh. Keduanya juga mengandung mineral penting seperti seng, selenium, dan tembaga, yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan.

Selain itu, krustasea ini mengandung asam lemak omega-3, yang dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung. Rajungan khususnya sering disebut memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan kepiting, menjadikannya pilihan yang baik bagi yang membatasi asupan lemak. Mengonsumsi kepiting dan rajungan secara seimbang dapat mendukung asupan nutrisi yang beragam.

Kesimpulan

Memahami beda kepiting dan rajungan memungkinkan konsumen untuk membuat pilihan yang lebih tepat sesuai preferensi rasa dan tekstur. Meskipun sama-sama hidangan laut yang populer, perbedaan pada cangkang, warna, kaki, habitat, cara gerak, hingga karakteristik daging memberikan identitas unik pada masing-masing. Informasi detail ini membantu dalam mengidentifikasi krustasea tersebut dengan lebih akurat.

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai nilai gizi atau potensi alergi terhadap makanan laut, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi melalui aplikasi Halodoc. Aplikasi Halodoc menyediakan fitur konsultasi medis yang dapat membantu memberikan informasi dan saran kesehatan yang akurat.