Ad Placeholder Image

Begini Cara Kerja Sistem Saraf dalam Tubuh Manusia

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Sistem saraf manusia melibatkan berbagai jenis sel saraf, zat kimia, otak dan sumsum tulang.

Begini Cara Kerja Sistem Saraf dalam Tubuh ManusiaBegini Cara Kerja Sistem Saraf dalam Tubuh Manusia

DAFTAR ISI


Sistem saraf manusia adalah jaringan komunikasi yang luar biasa kompleks dan mengatur setiap aspek kehidupan kita, mulai dari bernapas, detak jantung, hingga kemampuan untuk berpikir, merasakan emosi, dan bergerak. Di dalam otak manusia saja, terdapat sekitar 86 miliar sel saraf (neuron) yang bekerja tanpa henti. Namun, tahukah kamu bahwa neuron-neuron ini sebenarnya tidak bersentuhan langsung satu sama lain? Di sinilah peran krusial dari fungsi sinapsis.

Sinapsis adalah titik temu atau celah mikroskopis di antara dua sel saraf. Fungsi sinapsis yang utama adalah memfasilitasi transmisi sinyal listrik maupun kimiawi dari satu neuron ke neuron lainnya, atau dari neuron ke sel target seperti sel otot dan kelenjar. Tanpa adanya sinapsis yang berfungsi dengan baik, perintah dari otak tidak akan pernah sampai ke anggota tubuh, dan sebaliknya, sensasi dari luar tidak akan pernah bisa diterjemahkan oleh otak.

Sayangnya, seiring bertambahnya usia, paparan stres oksidatif, gaya hidup yang kurang sehat, serta kekurangan nutrisi tertentu, fungsi sinapsis bisa mengalami penurunan. Hal ini sering ditandai dengan gejala seperti mudah lupa (penurunan daya ingat), sulit berkonsentrasi, sensasi kesemutan atau kebas pada ujung jari (neuropati perifer), hingga gangguan koordinasi motorik. Jika dibiarkan, kerusakan koneksi saraf ini dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup secara drastis.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan saraf sejak dini sangatlah penting. Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan adalah memastikan asupan nutrisi neurotropik (seperti vitamin B kompleks) dan asam lemak esensial pembentuk membran saraf tercukupi. Jika kamu sering mengalami sakit kepala kronis, mati rasa yang menjalar, atau gangguan memori yang semakin memburuk, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapatkan diagnosis medis yang akurat dan penanganan dini.

Nah, mau tahu apa saja pilihan vitamin dan suplemen yang bagus untuk menjaga fungsi sinapsis dan kesehatan saraf secara keseluruhan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Vitamin dan Suplemen Saraf yang Ampuh

Untuk mendukung transmisi neurotransmitter di celah sinapsis dan menjaga selubung mielin (pelindung saraf), tubuh membutuhkan vitamin B1, B6, B12, serta asam lemak Omega-3. Kamu bisa mencari vitamin dan suplemen saraf melalui Halodoc agar produk yang terjamin keasliannya bisa langsung diantar ke rumah. Berikut adalah beberapa rekomendasinya:

1. Neurobion Forte 10 Tablet

Neurobion Forte adalah vitamin neurotropik yang diformulasikan khusus untuk merawat kesehatan saraf. Suplemen ini mengandung kombinasi Vitamin B1 (Thiamine disulfide) 100 mg, Vitamin B6 (Pyridoxine hydrochloride) 100 mg, dan Vitamin B12 (Cyanocobalamin) 5000 mcg. Ketiga vitamin ini bekerja secara sinergis: B1 memfasilitasi metabolisme karbohidrat untuk energi sel saraf, B6 membantu sintesis neurotransmitter di celah sinapsis, dan B12 sangat penting untuk regenerasi sel dan pembentukan selubung mielin.

Obat ini sangat bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi gejala kerusakan saraf tepi (neuropati) seperti kebas, kesemutan, rasa baal, dan nyeri saraf. Selain itu, produk ini juga membantu pemulihan fungsi saraf pada kondisi neuropati diabetik maupun neuropati akibat kekurangan vitamin.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet, diminum 1 kali sehari, sesudah makan.
  • Tablet harus ditelan utuh dengan bantuan air putih.

Obat ini termasuk golongan obat bebas (label hijau). Kamu bisa membelinya tanpa resep dokter untuk penggunaan sehari-hari, namun tetap perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Blackmores Odourless Fish Oil 1000 30 Kapsul

Blackmores Odourless Fish Oil 1000 mengandung minyak ikan alami berkualitas tinggi yang kaya akan asam lemak Omega-3 laut, yaitu EPA (Eicosapentaenoic Acid) 180 mg dan DHA (Docosahexaenoic Acid) 120 mg. Membran sel yang membentuk sinapsis sebagian besar terdiri dari lipid (lemak). DHA merupakan komponen struktural utama pembentuk membran sel di otak dan retina mata.

Suplemen ini bermanfaat untuk menjaga fluiditas membran neuron, sehingga fungsi sinapsis dan pelepasan neurotransmitter berjalan dengan lancar. Konsumsi rutin Omega-3 juga terbukti membantu menjaga memori kognitif, meredakan peradangan saraf, serta menjaga kesehatan jantung. Produk ini tidak berbau amis (odourless) karena menggunakan ekstrak vanilla dan lemon.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 2 kapsul sehari setelah makan, atau sesuai petunjuk dokter.
  • Anak-anak (2-12 tahun): 1 kapsul sehari (kapsul dapat digunting dan dicampur ke dalam susu atau jus).

Produk ini termasuk dalam kategori suplemen kesehatan dan aman dikonsumsi setiap hari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Odourless Fish Oil 1000 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menjaga Fungsi Sinapsis dan Kesehatan Otak
  1. Tidur yang Cukup: Tidur adalah waktu di mana otak membersihkan racun (plak amiloid) dan memperkuat koneksi sinapsis yang baru terbentuk (konsolidasi memori).
  2. Latih Otak Secara Rutin: Membaca buku, bermain catur, atau mempelajari bahasa baru merangsang neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak membentuk sinapsis baru.
  3. Kelola Stres: Hormon kortisol yang tinggi akibat stres kronis dapat merusak struktur sinapsis, terutama di area hippocampus yang mengatur ingatan.

3. Neurobat 10 Tablet

Neurobat adalah sediaan tablet salut selaput yang memiliki komposisi utama Vitamin B1 (100 mg), Vitamin B6 (200 mg), dan Vitamin B12 (200 mcg). Ketiga vitamin B ini merupakan pilar utama dalam neurosains dasar untuk menjaga kelistrikan pada serabut saraf. Vitamin B6 dalam Neurobat secara spesifik membantu konversi asam amino menjadi neurotransmitter perangsang dan penghambat (seperti GABA, serotonin, dan dopamin) di dalam sinapsis.

Fungsi utama Neurobat adalah mengobati defisiensi (kekurangan) vitamin B kompleks dan meredakan gangguan saraf ringan seperti pegal-pegal, kram otot, mati rasa, dan kesemutan kronis yang sering terjadi pada pekerja kantoran maupun lansia.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet diminum 1 hingga 3 kali sehari, atau sesuai anjuran dokter.
  • Sebaiknya dikonsumsi bersama atau setelah makan untuk mengurangi potensi ketidaknyamanan lambung.

Obat ini termasuk golongan obat bebas (label hijau). Perhatikan aturan pakai pada kemasan untuk menghindari konsumsi berlebih.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobat 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Surbex Z 30 Tablet

Surbex Z adalah suplemen multivitamin komprehensif yang tidak hanya mengandung Vitamin B Kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B12), tetapi juga diperkaya dengan Vitamin C 750 mg, Vitamin E, Asam Folat, dan Zinc (Zync) 22.5 mg. Zinc memiliki peran khusus dalam fungsi sinapsis; ion zinc terdapat di dalam vesikel sinaptik dan dilepaskan bersama neurotransmitter glutamat, yang sangat krusial untuk proses pembelajaran dan pembentukan memori.

Suplemen ini dirancang untuk memelihara daya tahan tubuh secara maksimal, mempercepat masa pemulihan pasca sakit, sekaligus melindungi sel-sel saraf dari kerusakan akibat radikal bebas berkat kombinasi antioksidan kuat (Vitamin C dan E).

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet salut selaput diminum 1 kali sehari sesudah makan.
  • Jangan dikonsumsi bersamaan dengan susu atau antasida karena dapat menghambat penyerapan zinc.

Obat ini termasuk dalam golongan suplemen vitamin. Perhatikan batas maksimal asupan zinc harian agar tidak mengganggu penyerapan mineral lainnya di tubuh.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Surbex Z 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Tebokan Spesial 80 mg 15 Tablet

Tebokan Spesial adalah produk herbal berstandar medis (fitofarmaka) yang mengandung ekstrak kering daun Ginkgo biloba EGb 761 sebanyak 80 mg. Ekstrak Ginkgo biloba memiliki mekanisme kerja ganda: sebagai vasodilator yang melebarkan pembuluh darah untuk melancarkan sirkulasi oksigen ke otak, serta sebagai pelindung neuron (neuroprotektif) dari kerusakan iskemik.

Dengan aliran darah yang optimal ke otak, sel-sel saraf mendapatkan energi yang cukup untuk mempertahankan fungsi sinapsis dengan baik. Produk ini sangat bermanfaat untuk mengatasi gangguan kognitif ringan, masalah konsentrasi, vertigo, telinga berdenging (tinnitus), hingga pencegahan kepikunan dini (demensia) pada orang dewasa dan lanjut usia.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet diminum 2 kali sehari (pagi dan sore).
  • Telan tablet secara utuh dengan segelas air setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat jamu/herbal. Tidak disarankan untuk pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah (antikoagulan) karena Ginkgo biloba dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tebokan Spesial 80 mg 15 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Memahami Anatomi dan Fisiologi Sinapsis

1. Komponen Utama Sinapsis

Untuk memahami bagaimana sistem saraf berkomunikasi, kita perlu melihat anatomi mikroskopis dari sinapsis. Secara umum, sinapsis terdiri dari tiga bagian utama: ujung prasinaptik (bagian neuron yang mengirimkan sinyal), celah sinaptik (ruang kosong berukuran sekitar 20-40 nanometer di antara dua sel), dan membran pascasinaptik (bagian sel penerima yang dipenuhi dengan reseptor). Saat sinyal listrik mencapai ujung prasinaptik, ia memicu pelepasan kantong-kantong kecil (vesikel) yang berisi zat kimia bernama neurotransmitter.

2. Peran Penting Neurotransmitter

Neurotransmitter adalah “kurir pesan” kimia tubuh. Di dalam celah sinapsis, neurotransmitter menyeberang dan menempel pada reseptor spesifik di membran sel penerima, ibarat anak kunci yang masuk ke dalam gembok. Beberapa contoh neurotransmitter penting meliputi Dopamin (mengatur motivasi dan rasa senang), Serotonin (mengatur suasana hati dan siklus tidur), Asetilkolin (berperan dalam kontraksi otot dan memori), serta GABA (neurotransmitter penenang yang mengurangi kecemasan). Gangguan pada fungsi sinapsis sering kali disebabkan oleh ketidakseimbangan produksi atau penyerapan neurotransmitter ini.

3. Neuroplastisitas: Kemampuan Otak untuk Berubah

Sinapsis bukanlah struktur yang kaku. Mereka sangat fleksibel dan dapat berubah bentuk, jumlah, maupun kekuatannya. Fenomena ini disebut neuroplastisitas. Ketika kamu mempelajari keterampilan baru, seperti bermain gitar atau menghafal rute jalan, sinapsis-sinapsis baru akan terbentuk (sinaptogenesis) dan koneksi yang ada akan diperkuat. Sebaliknya, koneksi saraf yang jarang digunakan akan dipangkas perlahan oleh otak (synaptic pruning). Inilah alasan mengapa latihan otak secara terus-menerus sangat penting untuk menunda penuaan kognitif.

Studi Mengenai Nutrisi dan Fungsi Sinapsis

Nature Reviews Neuroscience menerbitkan studi komprehensif pada tahun 2008 yang menjelaskan bahwa nutrisi tertentu, terutama asam lemak Omega-3 (DHA) dan antioksidan, sangat memengaruhi kesehatan kognitif melalui modifikasi fungsi dan plastisitas sinapsis.

Studi tersebut menemukan bahwa DHA sangat vital dalam pembentukan struktur vesikel sinaptik dan mendukung pelepasan neurotransmitter yang lancar. Kekurangan Omega-3 dan Vitamin B terbukti dapat menyebabkan penurunan jumlah reseptor di celah sinapsis, yang secara langsung berkaitan dengan melemahnya memori, gangguan suasana hati, dan meningkatnya risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer pada usia tua. Hal ini menegaskan bahwa suplementasi nutrisi saraf secara rutin bukan hanya sekadar suplemen tambahan, melainkan pondasi untuk komunikasi antar-sel otak yang sehat.

Menjaga sistem persarafan tetap prima adalah investasi kesehatan jangka panjang. Jika kamu sering merasakan kebas di tangan atau kaki, sulit berkonsentrasi, atau mengalami keluhan persarafan lainnya, segera konsultasikan dengan dokter saraf untuk menyingkirkan kemungkinan neuropati berat.

Kamu bisa mendapatkan berbagai obat dan suplemen yang direkomendasikan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin asli dan akan langsung diantar dari apotek tepercaya ke depan pintu rumahmu.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Gómez-Pinilla, F. (Nature Reviews Neuroscience). Diakses pada 2026. Brain foods: the effects of nutrients on brain function.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2026. Neurotransmission: The Synapse.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Peripheral neuropathy – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Nervous System: What It Is, Types, Symptoms.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Neurological Disorders: Public Health Challenges.

FAQ

1. Apa fungsi sinapsis yang paling utama dalam sistem saraf?

Fungsi utama sinapsis adalah sebagai titik penyambung dan penerus informasi. Sinapsis memungkinkan impuls listrik atau sinyal kimia (neurotransmitter) berpindah dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya, sehingga tubuh dapat merasakan nyeri, menggerakkan otot, dan memproses pikiran di otak.

2. Apa yang terjadi jika terdapat gangguan atau kerusakan pada sinapsis?

Kerusakan pada sinapsis menyebabkan sinyal otak tidak dapat dikirim dengan baik. Gejalanya bisa bervariasi, mulai dari gangguan memori (mudah lupa), kesulitan berbicara, tremor, kehilangan keseimbangan, hingga mati rasa dan kesemutan pada jari tangan atau kaki.

3. Apakah fungsi sinapsis bisa diperbaiki jika sudah rusak?

Sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) sulit untuk diperbaiki jika kerusakannya sudah parah. Namun, berkat neuroplastisitas, otak mampu membentuk rute sinapsis yang baru. Sementara itu, untuk saraf tepi (perifer), kerusakan ringan dapat pulih dengan kontrol kadar gula darah yang baik dan konsumsi vitamin neurotropik secara rutin.

4. Makanan alami apa yang baik untuk mendukung fungsi sinapsis?

Makanan yang kaya akan Omega-3 (seperti ikan salmon, sarden, dan kacang kenari), sayuran berdaun hijau gelap (bayam, brokoli yang kaya vitamin B dan folat), telur (kaya akan kolin), serta buah beri yang mengandung antioksidan tinggi sangat direkomendasikan untuk menutrisi sinapsis saraf setiap harinya.