Ad Placeholder Image

Begini Cara Membuat Bumbu Sayur Lodeh Gurih dan Lezat

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

“Bumbu sayur lodeh terdiri dari dua komponen, yaitu bumbu halus dan kasar. Perpaduan keduanya menciptakan cita rasa lodeh yang kaya dan lezat.”

Begini Cara Membuat Bumbu Sayur Lodeh Gurih dan LezatBegini Cara Membuat Bumbu Sayur Lodeh Gurih dan Lezat

DAFTAR ISI


Sayur lodeh adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang sangat populer. Masakan berkuah santan ini dikenal dengan perpaduan berbagai jenis sayuran seperti labu siam, kacang panjang, terong, hingga daun melinjo. Namun, kunci utama dari kelezatannya terletak pada racikan bumbu lodeh yang pas. Selain rasanya yang nikmat, sayur lodeh sebenarnya menyimpan berbagai manfaat kesehatan jika diolah dengan cara yang tepat dan porsi yang seimbang.

Bagi masyarakat Indonesia, sayur lodeh bukan sekadar makanan rumahan biasa, melainkan simbol kebersamaan dan kecukupan gizi dalam satu mangkuk. Kandungan serat dari sayur-sayuran di dalamnya sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Namun, penggunaan santan yang berlebihan sering kali menjadi kekhawatiran bagi mereka yang memperhatikan kadar kolesterol atau sedang menjalani diet rendah lemak.

Penting bagi kamu untuk mengetahui bagaimana cara mengolah bumbu lodeh agar tetap gurih namun tidak membahayakan kesehatan jantung. Pemilihan rempah-rempah yang segar seperti kunyit, lengkuas, dan bawang putih tidak hanya menambah aroma, tetapi juga berfungsi sebagai antioksidan alami bagi tubuh. Dengan teknik memasak yang benar, masakan tradisional ini bisa menjadi menu sehat harian keluarga.

Nah, mau tahu bagaimana cara membuat bumbu lodeh yang lezat sekaligus sehat? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Mengenal Sayur Lodeh dan Kandungan Gizinya

Sayur lodeh merupakan masakan yang kaya akan tekstur dan rasa. Secara tradisional, bumbu lodeh menggunakan bahan dasar bawang merah, bawang putih, kemiri, terasi, dan ketumbar. Perpaduan ini menghasilkan rasa umami alami yang kuat. Dari sisi nutrisi, sayur lodeh mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berasal dari isian sayurannya.

Misalnya, labu siam kaya akan kandungan air dan kalium yang baik untuk mengontrol tekanan darah. Terong ungu mengandung antosianin yang berperan sebagai pelindung sel-sel otak dari kerusakan radikal bebas. Selain itu, kacang panjang menyediakan serat pangan yang larut untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun, perlu diingat bahwa santan mengandung lemak jenuh. Meskipun mengandung asam laurat yang baik untuk imunitas, konsumsinya tetap harus dibatasi agar tidak memicu kenaikan berat badan atau kolesterol.

Manfaat Kesehatan dari Rempah Bumbu Lodeh

Bumbu yang digunakan dalam sayur lodeh bukan sekadar penambah rasa, melainkan “apotek alami” yang memiliki fungsi farmakologis tersendiri bagi tubuh kamu:

  • Bawang Putih: Mengandung alisin yang berfungsi sebagai antibakteri dan membantu menurunkan tekanan darah serta kolesterol jahat (LDL).
  • Kunyit: Sering ditambahkan pada lodeh kuning, kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi kuat untuk meredakan peradangan pada sendi dan saluran cerna.
  • Lengkuas dan Jahe: Membantu meredakan perut kembung dan mual, sangat berguna untuk menyeimbangkan efek berat dari santan.
  • Ketumbar: Dikenal secara tradisional dapat membantu proses detoksifikasi tubuh dan meningkatkan fungsi pencernaan.
Tips Memilih Bahan Sayuran Segar
  1. Pilih labu siam yang kulitnya masih kencang dan berwarna hijau cerah.
  2. Gunakan terong yang tidak lembek saat ditekan untuk memastikan kesegarannya.
  3. Pilih santan dari kelapa tua segar untuk mendapatkan rasa gurih alami tanpa tambahan pengawet.

Resep Bumbu Lodeh Gurih yang Lebih Sehat

Berikut adalah langkah-langkah membuat bumbu lodeh yang gurih namun tetap memperhatikan keseimbangan gizi:

1. Bahan Bumbu Halus

Siapkan 8 butir bawang merah, 4 siung bawang putih, 3 butir kemiri sangrai, 1 sdt ketumbar bubuk, 2 cm kunyit (opsional untuk lodeh kuning), dan sedikit terasi bakar. Haluskan semua bahan ini. Menghaluskan bumbu dengan cara diulek secara tradisional dapat mengeluarkan aroma minyak alami dari rempah lebih maksimal dibandingkan menggunakan blender.

2. Bahan Pelengkap dan Tumisan

Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa hingga harum. Tambahkan 2 lembar daun salam dan 3 cm lengkuas yang sudah dimemarkan. Gunakan api kecil agar bumbu tidak gosong dan matang sempurna. Setelah itu, masukkan santan encer terlebih dahulu sebelum memasukkan santan kental di bagian akhir untuk menjaga kualitas lemak dalam santan.

Tips Mengolah Santan agar Tetap Sehat

Santan sering dianggap musuh bagi penderita kolesterol, namun sebenarnya ada trik untuk mengonsumsinya secara aman. Pertama, jangan memasak santan terlalu lama hingga mendidih berkali-kali karena dapat mengubah lemak sehat menjadi lemak trans. Kedua, kamu bisa mengganti sebagian porsi santan dengan susu rendah lemak atau krimer nabati yang lebih sehat bagi jantung.

Jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu yang mengharuskan pembatasan lemak ketat, sebaiknya kamu melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan panduan diet yang tepat. Dengan konsultasi medis, kamu bisa menikmati makanan favorit tanpa rasa khawatir berlebih.

Studi Mengenai Rempah dan Kesehatan Pencernaan

Journal of Traditional and Complementary Medicine menerbitkan studi di tahun 2017 yang menjelaskan bahwa bumbu dapur seperti bawang putih dan kunyit memiliki efektivitas dalam memperbaiki profil lipid dan mendukung kesehatan mikrobiota usus.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi rempah secara rutin dalam masakan harian dapat membantu menurunkan risiko sindrom metabolik. Hal ini memperkuat alasan mengapa masakan tradisional seperti lodeh yang kaya rempah memiliki nilai kesehatan yang tinggi jika dikonsumsi dengan cara yang benar.

Punya Keluhan Pencernaan Setelah Makan Masakan Santan? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perut begah atau pusing setelah makan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Apabila keluhan tidak kunjung membaik setelah mencoba langkah awal, jangan ragu untuk beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan yang dibutuhkan, di mana produk 100% asli dan produk diantar langsung ke rumah.

Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk diagnosis yang lebih akurat.

FAQ

1. Apakah penderita asam urat boleh makan sayur lodeh?

Penderita asam urat perlu berhati-hati dengan isian lodeh seperti daun melinjo dan biji melinjo karena mengandung purin yang cukup tinggi. Sebaiknya ganti isian tersebut dengan sayuran lain seperti wortel atau labu siam.

2. Bagaimana cara menyimpan sisa sayur lodeh?

Simpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Saat memanaskan kembali, pastikan tidak memanaskannya terlalu lama atau berulang kali agar santan tidak pecah dan nutrisinya tidak hilang sepenuhnya.

3. Apa pengganti santan yang paling mirip rasanya?

Susu evaporasi atau krimer nabati adalah pengganti yang paling mendekati rasa gurih santan. Kamu juga bisa menggunakan kemiri yang lebih banyak untuk menambah kekentalan alami kuah lodeh.

4. Bolehkah anak-anak makan sayur lodeh?

Tentu saja boleh, sayur lodeh sangat baik untuk memperkenalkan berbagai jenis tekstur sayuran pada anak. Namun, kurangi penggunaan cabai dan garam untuk menjaga kesehatan ginjal dan pencernaan si kecil.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Dietary fats: Know which to choose.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Curcumin: A Review of Its Effects on Human Health.
Healthline. Diakses pada 2026. 11 Proven Health Benefits of Garlic.