Ad Placeholder Image

Begini Cara Membuat dan Resep Cheese Cake Kukus yang Lembut dan Enak

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

“Cheese cake adalah kue yang terbuat dari keju, gula, dan telur sebagai bahan dasarnya. Dengan tekstur lembut dan cita rasa yang kaya, cheese cake menjadi cemilan manis yang populer di seluruh dunia."

Begini Cara Membuat dan Resep Cheese Cake Kukus yang Lembut dan EnakBegini Cara Membuat dan Resep Cheese Cake Kukus yang Lembut dan Enak

DAFTAR ISI


Siapa yang bisa menolak kelezatan cheese cake? Teksturnya yang lembut, rasanya yang gurih berpadu dengan manis, serta aromanya yang menggugah selera menjadikannya salah satu hidangan penutup (dessert) paling populer di dunia. Meskipun banyak toko kue yang menjualnya dengan harga premium, sebenarnya kamu bisa mencoba cara buat cheese cake sendiri di rumah dengan peralatan yang sederhana seperti kukusan.

Penting untuk memahami bahwa membuat kue bukan sekadar mencampur bahan, melainkan sebuah seni kimia dapur. Pemilihan jenis keju, suhu telur, hingga durasi pengukusan sangat menentukan hasil akhir apakah kue akan mengembang sempurna atau justru bantat. Selain memanjakan lidah, memahami kandungan nutrisi di balik bahan-bahannya juga penting agar kamu tetap bisa menikmati camilan ini tanpa mengabaikan kesehatan tubuh.

Namun, bagi beberapa orang, mengonsumsi produk olahan susu dalam jumlah banyak dapat menimbulkan keluhan kesehatan tertentu, seperti kembung atau gangguan pencernaan. Jika kamu merasakan gejala tersebut setelah menikmati hidangan penutup, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja tips dan resep lengkap untuk menghasilkan hidangan penutup yang sempurna? Berikut ulasannya!

Bahan Utama Membuat Cheese Cake

Sebelum masuk ke langkah-langkah, kamu perlu menyiapkan bahan-bahan berkualitas tinggi. Kualitas bahan akan sangat memengaruhi tekstur dan rasa “premium” dari kue yang kamu buat. Berikut adalah daftar bahan yang umum digunakan dalam resep cheese cake kukus:

  • Cream Cheese: Ini adalah bahan inti. Pastikan menggunakan cream cheese dalam suhu ruang agar mudah dikocok dan tidak menggumpal.
  • Telur: Gunakan telur segar. Telur berfungsi sebagai pengikat dan pemberi struktur pada kue.
  • Gula Pasir: Selain memberikan rasa manis, gula membantu dalam proses aerasi saat mengocok telur.
  • Susu Cair atau Heavy Cream: Menambah kelembapan dan rasa creamy yang kaya.
  • Tepung Terigu Protein Rendah: Agar hasil kue tetap ringan dan tidak keras.
  • Mentega: Memberikan aroma harum dan tekstur yang lembut di mulut.

Langkah Membuat Cheese Cake Kukus yang Lembut

Membuat kue dengan cara dikukus sering kali menghasilkan tekstur yang jauh lebih lembap (moist) dibandingkan dengan dipanggang. Berikut adalah panduan langkah demi langkahnya:

1. Persiapan Loyang dan Kukusan

Lapisi loyang dengan kertas roti (baking paper) dan olesi dengan sedikit margarin. Jangan lupa untuk memanaskan kukusan terlebih dahulu. Pastikan air kukusan sudah mendidih dan uapnya banyak sebelum loyang dimasukkan. Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih agar tetesan air uap tidak jatuh ke permukaan kue.

2. Mencampur Bahan Dasar Keju

Kocok cream cheese bersama gula pasir hingga lembut dan halus. Masukkan mentega cair dan susu cair secara perlahan sambil terus diaduk. Pastikan tidak ada gumpalan keju yang tersisa, karena hal ini dapat merusak tampilan irisan kue nantinya.

3. Menambahkan Telur dan Tepung

Masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok dengan kecepatan rendah. Setelah rata, masukkan tepung terigu yang sudah diayak. Mengayak tepung sangat krusial untuk mencegah tekstur kasar pada kue.

4. Proses Pengukusan

Tuangkan adonan ke dalam loyang, lalu hentakkan loyang beberapa kali ke meja untuk mengeluarkan gelembung udara yang terjebak di dalam adonan. Kukus selama kurang lebih 30-45 menit dengan api sedang cenderung kecil. Jangan gunakan api terlalu besar karena dapat menyebabkan permukaan kue pecah atau bergelombang.

Tips Agar Cheese Cake Tidak Bantat
  1. Pastikan semua bahan berada pada suhu ruang sebelum mulai mengolah.
  2. Jangan membuka tutup kukusan terlalu sering di 20 menit pertama.
  3. Gunakan teknik folding (aduk balik) saat mencampurkan tepung agar udara dalam adonan tidak hilang.

Kandungan Nutrisi dalam Cheese Cake

Meskipun dikenal sebagai makanan tinggi kalori, keju sebagai bahan dasar utama memiliki berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara bijak. Keju merupakan sumber kalsium yang sangat baik untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi. Selain itu, keju mengandung protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan untuk perbaikan jaringan tubuh.

Namun, perlu diingat bahwa cheese cake juga mengandung lemak jenuh dan gula yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko obesitas. Bagi kamu yang sedang menjalani program diet atau memiliki kondisi medis tertentu, penting untuk mengatur porsi makan dan menjaga kesehatan pencernaan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah jika membutuhkan suplemen tambahan atau obat-obatan rutin selama masa pemulihan kesehatan.

Masalah Pencernaan Setelah Mengonsumsi Produk Olahan Susu

Beberapa individu mungkin mengalami gejala tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan yang mengandung keju dan susu. Kondisi ini sering dikaitkan dengan intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan tubuh untuk mencerna gula alami (laktosa) yang ada dalam susu.

1. Intoleransi Laktosa

Gejala biasanya muncul 30 menit hingga 2 jam setelah makan. Gejalanya meliputi perut kembung, diare, dan sering buang angin. Hal ini terjadi karena enzim laktase dalam usus kecil tidak mencukupi untuk memecah laktosa.

2. Naiknya Asam Lambung (GERD)

Kandungan lemak yang tinggi pada keju dapat memicu relaksasi katup kerongkongan bawah, yang memungkinkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Ini menimbulkan rasa terbakar di dada (heartburn).

Studi Mengenai Konsumsi Produk Susu dan Kesehatan

The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi produk olahan susu fermentasi dalam jumlah sedang dapat mendukung kesehatan mikrobiota usus. Namun, studi tersebut juga menekankan pentingnya kontrol porsi pada hidangan penutup yang mengandung gula tambahan tinggi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa lemak dalam susu memiliki profil asam lemak yang kompleks. Meskipun mengandung lemak jenuh, beberapa jenis asam lemak dalam keju justru dikaitkan dengan perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular jika dikonsumsi dalam batas wajar sebagai bagian dari diet seimbang.

Jika kamu memiliki riwayat kolesterol tinggi atau gangguan lambung, sebaiknya konsultasikan rencana diet kamu dengan tenaga medis profesional. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan saran nutrisi yang tepat sesuai kondisi fisikmu.

Selain berkonsultasi, pastikan kamu selalu memiliki akses ke produk kesehatan yang memadai. Kamu bisa mendapatkan vitamin atau beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. How to Make the Perfect Cheesecake.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Lactose Intolerance: Symptoms and Causes.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Health benefits and risks of cheese.
WebMD. Diakses pada 2026. Is Cheesecake Good for You?.

FAQ

1. Kenapa cheese cake kukus saya sering pecah permukaannya?

Permukaan pecah biasanya disebabkan oleh suhu kukusan yang terlalu panas atau api yang terlalu besar. Hal ini menyebabkan adonan mengembang terlalu cepat sebelum strukturnya cukup kuat. Gunakan api sedang cenderung kecil untuk hasil yang rata.

2. Apa pengganti cream cheese jika tidak ada di toko terdekat?

Kamu bisa mencoba campuran keju cheddar parut yang dimasak dengan susu cair dan sedikit tepung maizena hingga membentuk pasta kental, meskipun tekstur dan rasanya tidak akan persis sama dengan cream cheese asli.

3. Apakah cheese cake aman untuk penderita maag?

Karena kandungan lemaknya yang tinggi, penderita maag disarankan membatasi konsumsinya. Lemak membutuhkan waktu lama untuk dicerna, yang bisa memicu produksi asam lambung berlebih dan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.

4. Berapa lama cheese cake kukus bisa bertahan?

Kue ini bisa bertahan 3-5 hari jika disimpan di dalam wadah kedap udara di dalam lemari es. Pastikan kue sudah benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam kulkas untuk mencegah pengembunan di dalam wadah.


Punya Keluhan Kesehatan Setelah Makan Enak? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan setelah makan, atau bingung menentukan diet yang tepat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.