Ad Placeholder Image

Begini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan Obat

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Vertigo bisa datang kembali setiap saat sehingga kamu perlu tahu bagaimana mencegah vertigo kambuh tanpa harus mengonsumsi obat.

Begini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan ObatBegini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan Obat

DAFTAR ISI


Memahami Vertigo dan Pemicunya

Vertigo bukanlah sekadar pusing atau sakit kepala biasa. Kondisi ini digambarkan sebagai sensasi palsu di mana kamu merasa dirimu sendiri atau lingkungan di sekitarmu sedang berputar, bergoyang, atau melayang. Sensasi ini sering kali sangat kuat hingga menyebabkan hilangnya keseimbangan, mual, muntah, hingga penderita kesulitan untuk berdiri atau berjalan. Sebagai seorang apoteker yang sering mendengarkan keluhan pasien, keluhan pusing berputar ini menjadi salah satu masalah kesehatan yang sangat memengaruhi produktivitas harian.

Secara medis, vertigo umumnya dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer adalah jenis yang paling umum terjadi (mencapai sekitar 80% kasus) dan biasanya disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam, yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh. Contoh gangguan ini termasuk Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), penyakit Meniere, dan vestibular neuritis. Di sisi lain, vertigo sentral terjadi akibat masalah di sistem saraf pusat, tepatnya di otak kecil atau batang otak, yang bisa diakibatkan oleh migrain, stroke, atau tumor.

Mengingat sensasi pusing berputar yang tiba-tiba ini sangat mengganggu, penanganan yang cepat dan tepat sangatlah esensial. Banyak orang langsung mencari obat kimia keras untuk meredakannya. Namun, tidak sedikit pula masyarakat yang ingin mencoba cara mengatasi vertigo secara alami terlebih dahulu sebagai langkah awal pertolongan pertama di rumah, terutama untuk kasus BPPV ringan.

Nah, bagi kamu yang sering mengalami sensasi berputar ini secara tiba-tiba dan ingin mencoba meminimalisirnya tanpa harus langsung bergantung pada obat resep (kecuali jika ada kondisi khusus dari dokter), ada beberapa langkah terapi fisik, penyesuaian gaya hidup, dan suplemen alami yang bisa dicoba. Berikut ulasan lengkap mengenai langkah-langkah alaminya!

Cara Mengatasi Vertigo secara Alami yang Ampuh

Berbagai metode alami telah lama digunakan untuk membantu menstabilkan fungsi vestibular telinga bagian dalam serta mengurangi sensasi pusing berputar. Pendekatan ini mencakup latihan fisik spesifik, perbaikan sirkulasi darah dengan herbal, hingga manajemen asupan gizi.

1. Melakukan Manuver Epley

Manuver Epley adalah salah satu strategi terapi fisik paling populer dan efektif untuk mengobati BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo). BPPV terjadi ketika kristal kalsium karbonat (otoconia) yang seharusnya berada di organ utrikulus terlepas dan masuk ke saluran setengah lingkaran di telinga bagian dalam. Manuver Epley dirancang secara biomekanik untuk memandu kristal-kristal tersebut kembali ke tempat asalnya menggunakan gaya gravitasi bumi.

Cara melakukannya secara mandiri di rumah (misalnya untuk keluhan vertigo di telinga kiri):

  • Duduklah di tepi tempat tidur dengan kaki lurus ke depan. Letakkan bantal di belakangmu sehingga saat berbaring nanti, bantal berada di bawah bahumu, bukan di bawah kepalamu.
  • Putar kepalamu 45 derajat ke arah kiri.
  • Berbaringlah dengan cepat ke belakang, pertahankan posisi kepala tetap menengok ke kiri. Kepala harus sedikit menggantung di atas kasur. Tahan posisi ini selama 30 hingga 60 detik (sampai pusing berputar mereda).
  • Putar kepalamu 90 derajat ke arah kanan tanpa mengangkat leher. Tahan kembali posisi ini selama 30 detik.
  • Miringkan seluruh tubuhmu ke arah kanan hingga kamu melihat ke arah lantai. Tahan posisi ini selama 30 detik.
  • Bangunlah secara perlahan untuk kembali ke posisi duduk awal.

2. Latihan Brandt-Daroff

Selain Epley, Latihan Brandt-Daroff adalah bentuk adaptasi vestibular yang sangat direkomendasikan untuk dicoba di rumah. Latihan ini bertujuan memecah kristal di telinga bagian dalam agar ukurannya mengecil dan membantu otak terbiasa dengan sinyal membingungkan dari telinga bagian dalam.

Cara melakukannya:

  • Duduk tegak di tepi tempat tidur dengan kaki menjuntai ke lantai.
  • Berbaringlah menyamping ke satu sisi dengan gerakan cepat. Pada saat yang sama, arahkan hidung dan pandangan matamu ke atas pada sudut 45 derajat.
  • Tetap dalam posisi tersebut selama sekitar 30 detik, atau sampai pusing mereda.
  • Kembali ke posisi duduk awal, tunggu sekitar 30 detik.
  • Ulangi gerakan berbaring ke sisi tubuh yang berlawanan. Lakukan gerakan ini 5 kali pengulangan (total 10 kali gerakan) di pagi, siang, dan malam hari.
Tips Pencegahan agar Vertigo Tidak Mudah Kambuh
  1. Hindari melakukan gerakan kepala secara tiba-tiba, seperti menengok atau berdiri terlalu cepat dari posisi duduk.
  2. Saat tidur, posisikan kepala sedikit lebih tinggi dari tubuh dengan menggunakan dua atau tiga bantal pendukung.
  3. Hindari menunduk untuk mengambil barang; cobalah untuk menekuk lutut (berjongkok) alih-alih membungkukkan badan.
  4. Kurangi asupan garam harian, karena kadar natrium yang tinggi dapat memicu retensi cairan di telinga bagian dalam (terutama pada penyakit Meniere).

3. Mengonsumsi Ekstrak Ginkgo Biloba

Ginkgo Biloba adalah tanaman herbal yang telah diteliti khasiatnya untuk memelihara sirkulasi darah tepi, termasuk aliran darah menuju ke otak dan organ telinga bagian dalam. Beberapa senyawa aktif utama dalam Ginkgo, seperti flavonoid dan terpenoid, memiliki sifat antioksidan kuat dan kemampuan melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi).

Menurut beberapa jurnal medis, ekstrak Ginkgo biloba sama efektifnya dengan beberapa obat resep dokter untuk mengatasi vertigo vestibular ringan hingga sedang. Dosis yang umum disarankan adalah sekitar 120 mg hingga 240 mg per hari, dibagi menjadi beberapa dosis. Karena Ginkgo biloba adalah suplemen herbal, pastikan untuk memeriksa keamanannya jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Untuk mencari suplemen pendukung ini, kamu bisa beli obat online di Halodoc secara praktis.

4. Minum Seduhan Teh Jahe

Jahe (Zingiber officinale) bukan sekadar bumbu dapur, melainkan bahan alami yang ampuh meredakan mual dan muntah yang merupakan gejala penyerta utama vertigo. Kandungan gingerol dan shogaol pada jahe bekerja secara sinergis pada saluran pencernaan dan sistem saraf pusat untuk menekan sinyal mual.

Penelitian dari berbagai literatur jurnal farmakognosi menunjukkan bahwa rebusan akar jahe dapat mengurangi efek pusing layaknya terapi obat antiemetik ringan. Cara memanfaatkannya sangat mudah: iris jahe segar, rebus dengan dua gelas air hingga mendidih dan menyusut menjadi satu gelas, lalu tambahkan sedikit madu murni. Minumlah ramuan alami ini saat serangan vertigo datang atau sebelum tidur.

5. Memastikan Hidrasi Tubuh Optimal

Banyak yang tidak menyadari bahwa dehidrasi ringan dapat memengaruhi viskositas (kekeentalan) darah serta keseimbangan cairan endolimfe yang ada di telinga bagian dalam. Saat tubuh kekurangan cairan, tekanan darah dapat menurun, mengurangi asupan oksigen ke otak yang berpotensi memicu sensasi pusing berputar.

Untuk menghindari hal ini, konsumsilah minimal 8-10 gelas air putih setiap hari. Hindari konsumsi minuman yang bersifat diuretik secara berlebihan, seperti kopi hitam pekat, teh berkafein tinggi, dan alkohol, karena minuman tersebut dapat mempercepat pengeluaran cairan tubuh dan memperparah denging pada telinga (tinnitus) bagi penderita Meniere.

6. Terapi Akupunktur dan Akupresur

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok (TCM), vertigo dikaitkan dengan ketidakseimbangan aliran energi (Qi) di tubuh. Akupunktur melibatkan penyisipan jarum sangat halus di titik-titik meridian tertentu untuk merangsang respons pemulihan sistem saraf. Jika kamu takut jarum, akupresur bisa menjadi alternatif alami.

Titik akupresur P6 (Pericardium 6), yang terletak sekitar tiga jari di bawah lipatan pergelangan tangan bagian dalam, sangat efektif untuk mengatasi mual dan pusing akibat vertigo. Kamu bisa menekan titik ini dengan ibu jari selama 2 hingga 3 menit setiap kali serangan vertigo datang. Pijatan pada pelipis dan belakang leher juga bisa membantu melonggarkan otot yang kaku akibat panik saat serangan terjadi.

7. Manajemen Stres dan Kualitas Tidur

Vertigo dan stres ibarat lingkaran setan. Stres dan kelelahan ekstrem secara fisik dapat memicu kekambuhan pusing berputar. Sebaliknya, episode vertigo yang sering terjadi sangat berpotensi menyebabkan kecemasan berlebih (anxiety). Menerapkan relaksasi mental melalui yoga ringan, meditasi pernapasan dalam (diaphragmatic breathing), dan memastikan tidur malam minimal 7 jam sangat dianjurkan. Kurang tidur terbukti menurunkan toleransi otak terhadap ketidakseimbangan sinyal yang dikirimkan oleh telinga bagian dalam.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

1. Terdapat Gejala Neurologis Tambahan

Meskipun bahan dan cara alami sangat membantu, kamu harus waspada jika vertigo disertai dengan tanda bahaya (red flags). Jika sensasi berputar terjadi bersamaan dengan penglihatan ganda (diplopia), kelemahan pada satu sisi wajah atau anggota gerak, kesulitan berbicara (cadel), hingga kesulitan berjalan ekstrem, ini bisa jadi merupakan indikasi adanya masalah sentral seperti stroke, bukan sekadar vertigo perifer.

2. Vertigo Tak Kunjung Reda Lebih dari Seminggu

Apabila kamu sudah melakukan manuver fisik dan perubahan diet namun pusing berputar terus terjadi atau makin parah hingga menyebabkan muntah parah yang memicu dehidrasi, bantuan medis profesional sangat mutlak diperlukan untuk mendapatkan diagnosis pasti menggunakan manuver Dix-Hallpike atau CT Scan.

Studi Mengenai Terapi Fisik untuk Vertigo

Cochrane Database of Systematic Reviews menerbitkan studi di tahun 2014 yang menegaskan bahwa Manuver Epley adalah pengobatan yang aman dan paling efektif secara signifikan untuk kasus BPPV telinga dalam jika dibandingkan dengan hanya diam atau menggunakan pengobatan plasebo.

Studi ini membuktikan bahwa pasien yang melakukan manuver reposisi kanalit (seperti Epley) memiliki tingkat kesembuhan gejala secara total dalam waktu kurang dari satu minggu yang jauh lebih tinggi. Hal ini mendukung penerapan terapi fisik spesifik sebagai lini pertama penanganan vertigo sebelum beralih ke intervensi farmakologis jangka panjang.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Vertigo: Causes, Symptoms & Treatment.
WebMD. Diakses pada 2024. Home Remedies for Vertigo.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Epley manoeuvre for benign paroxysmal positional vertigo (BPPV).
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Traditional, Complementary and Integrative Medicine.

FAQ

1. Apa saja cara mengatasi vertigo secara alami yang bisa dilakukan di rumah?

Cara alami yang paling umum dan terbukti efektif secara klinis adalah melakukan terapi fisik seperti Manuver Epley dan latihan Brandt-Daroff. Selain itu, istirahat yang cukup, menjaga hidrasi, mengonsumsi teh jahe untuk meredakan mual, dan melakukan akupresur pada titik P6 juga dapat membantu meringankan gejala yang muncul.

2. Apakah penderita vertigo boleh berolahraga?

Boleh, asalkan memilih olahraga ringan dan berdampak rendah (low impact) seperti jalan santai, yoga ringan, atau peregangan tubuh. Hindari olahraga yang membutuhkan perubahan posisi kepala dengan cepat secara tiba-tiba, berlari kencang, atau angkat beban berat karena dapat memicu kristal telinga bagian dalam kembali bergeser dan memunculkan rasa pusing.

3. Apakah teh jahe benar-benar bisa menyembuhkan vertigo?

Jahe tidak dapat menyembuhkan masalah anatomis pada telinga penyebab vertigo seperti BPPV. Namun, senyawa gingerol pada jahe sangat efektif meredakan efek samping dari vertigo, seperti mual, pusing, dan muntah, serta membantu melancarkan sirkulasi darah. Jahe bersifat sebagai terapi suportif yang meredakan gejala, bukan memperbaiki struktur telinga.

4. Makanan apa saja yang harus dihindari saat vertigo kambuh?

Sangat disarankan untuk membatasi konsumsi garam harian (natrium), karena dapat menahan cairan di dalam tubuh, termasuk telinga bagian dalam yang memicu tekanan endolimfe. Hindari juga alkohol, kafein (kopi, minuman berenergi), serta makanan yang mengandung MSG berlebih karena zat-zat tersebut dapat mempersempit pembuluh darah dan memperparah sensasi sakit kepala berputar.