Mudahnya Cara Bekam di Rumah, Bikin Badan Segar!

Panduan Lengkap Cara Bekam: Prosedur, Jenis, dan Manfaatnya
Bekam adalah terapi tradisional yang telah dikenal luas di berbagai budaya selama ribuan tahun. Prosedur ini melibatkan penggunaan cangkir khusus untuk menciptakan daya hisap pada permukaan kulit. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan aliran darah, meredakan ketegangan otot, dan memfasilitasi proses pemulihan alami tubuh. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang cara bekam, jenis-jenisnya, serta hal-hal yang perlu diketahui sebelum menjalani terapi ini.
Apa Itu Bekam?
Bekam, atau *cupping therapy*, adalah metode pengobatan alternatif yang menggunakan cangkir yang diletakkan pada kulit untuk menciptakan hisapan kuat. Hisapan ini menarik kulit dan jaringan di bawahnya ke dalam cangkir. Area tubuh yang paling sering menjadi target adalah punggung, pinggang, atau bagian tubuh lain yang mengalami ketegangan. Terapi ini diyakini dapat merangsang sirkulasi darah dan energi vital dalam tubuh.
Jenis-Jenis Bekam
Secara umum, terdapat dua jenis bekam utama yang sering dipraktikkan, yaitu bekam kering dan bekam basah. Setiap jenis memiliki metode dan tujuan yang sedikit berbeda dalam pendekatannya terhadap kesehatan.
- Bekam Kering (Dry Cupping)
Bekam kering adalah prosedur di mana cangkir hanya ditempelkan pada kulit untuk menciptakan hisapan tanpa melibatkan pengeluaran darah. Cangkir biasanya dibiarkan menempel selama beberapa menit, menyebabkan kulit di bawahnya memerah atau bahkan membentuk memar ringan. Metode ini fokus pada peningkatan aliran darah lokal dan relaksasi otot. - Bekam Basah (Wet Cupping)
Bekam basah melibatkan langkah tambahan setelah hisapan awal. Setelah cangkir diangkat, praktisi akan membuat sayatan kecil pada area yang dibekam menggunakan alat steril. Kemudian, cangkir ditempelkan kembali untuk menyedot sedikit darah. Bekam basah sering disebut sebagai metode detoksifikasi karena dipercaya dapat mengeluarkan darah yang stagnan atau mengandung zat-zat yang tidak diinginkan dari tubuh.
Potensi Manfaat Terapi Bekam
Terapi bekam sering dicari untuk berbagai kondisi kesehatan. Beberapa potensi manfaat yang sering dikaitkan dengan bekam antara lain:
- Meredakan nyeri otot dan persendian.
- Mengurangi peradangan pada area tertentu.
- Membantu relaksasi dan mengurangi stres.
- Meningkatkan sirkulasi darah.
- Berpotensi mendukung sistem kekebalan tubuh.
- Meringankan gejala kondisi seperti fibromyalgia atau sindrom kelelahan kronis.
Penting untuk dicatat bahwa penelitian ilmiah mengenai efektivitas bekam masih terus berkembang. Konsultasi dengan profesional medis diperlukan untuk memahami kesesuaian terapi ini dengan kondisi kesehatan.
Persiapan Sebelum Melakukan Bekam
Sebelum menjalani terapi bekam, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan untuk memastikan keamanan dan efektivitas prosedur. Persiapan yang matang dapat meminimalkan risiko dan mengoptimalkan hasil terapi.
- Pilih Area Tubuh: Terapis akan membantu memilih area tubuh yang sesuai, umumnya punggung, pinggang, atau betis. Area tersebut kemudian akan dibersihkan secara menyeluruh. Kadang-kadang, pijatan ringan dengan minyak dapat dilakukan untuk mempersiapkan kulit.
- Kondisi Fisik: Pastikan kondisi tubuh sedang fit. Seseorang tidak dianjurkan menjalani bekam jika tekanan darah tidak normal, sedang lapar, atau merasa lemas. Kondisi kesehatan umum perlu stabil.
- Sterilitas: Sangat krusial untuk memastikan terapis yang melakukan bekam memiliki sertifikasi dan menggunakan peralatan yang steril. Ini penting untuk mencegah infeksi dan komplikasi lainnya.
Langkah-Langkah Melakukan Bekam (Secara Umum)
Prosedur bekam melibatkan beberapa tahapan utama, mulai dari penciptaan vakum hingga pelepasan cangkir. Setiap langkah dirancang untuk mencapai efek hisapan yang diinginkan pada kulit.
- Penciptaan Vakum (Hisapan):
- Metode Tradisional (Api): Pada metode ini, api kecil dari kapas beralkohol atau kertas dibakar sebentar di dalam cangkir kaca. Api segera diangkat, dan cangkir segera ditempelkan pada kulit. Udara di dalam cangkir yang mendingin akan menciptakan efek hisapan.
- Metode Modern (Pompa): Cangkir khusus yang dilengkapi dengan pompa karet ditempelkan pada kulit. Terapis kemudian menggunakan pompa untuk menyedot udara keluar dari dalam cangkir, menciptakan vakum.
- Cangkir Silikon: Cangkir silikon dapat diremas untuk mengeluarkan udara, lalu ditempelkan pada kulit. Saat remasan dilepas, cangkir akan menarik kulit ke atas.
- Penempelan Cangkir: Setelah vakum tercipta, cangkir akan menarik kulit ke atas dan area tersebut akan mulai memerah. Pada bekam kering, cangkir biasanya didiamkan selama 3 hingga 10 menit. Untuk bekam basah, cangkir akan didiamkan sekitar 3 menit sebelum langkah selanjutnya.
- Lanjutan untuk Bekam Basah: Apabila melakukan bekam basah, cangkir akan diangkat, dan terapis akan membuat beberapa sayatan kecil yang dangkal pada area bekas bekam menggunakan alat steril. Kemudian, cangkir ditempelkan kembali untuk menyedot sedikit darah yang dipercaya sebagai darah ‘kotor’ atau stagnan. Setelah prosedur selesai, area tersebut akan dibersihkan, diolesi salep antibiotik, dan ditutup dengan perban.
- Pelepasan Cangkir: Cangkir dilepas secara perlahan. Ini bisa dilakukan dengan sedikit menekan dasar cangkir untuk melepaskan hisapan, atau terkadang dengan bantuan minyak yang dioleskan di sekitar tepi cangkir.
Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meskipun bekam umumnya dianggap aman bila dilakukan oleh praktisi yang terlatih, beberapa efek samping dapat terjadi.
- Memar: Memar berwarna merah gelap atau ungu pada kulit adalah hal yang normal setelah bekam dan biasanya akan hilang dalam beberapa hari hingga seminggu.
- Nyeri Ringan: Rasa nyeri ringan atau tidak nyaman pada area yang dibekam bisa dirasakan setelah prosedur.
- Risiko Infeksi: Pada bekam basah, risiko infeksi selalu ada jika peralatan tidak steril atau perawatan luka tidak memadai.
- Pusing atau Mual: Beberapa orang mungkin mengalami pusing atau mual, terutama jika belum makan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Bekam tidak disarankan untuk individu dengan kondisi seperti kelainan pembekuan darah, anemia parah, kelainan kulit tertentu, atau pada wanita hamil. Konsultasikan selalu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani terapi bekam.
Pertanyaan Umum Seputar Bekam (FAQ)
Apakah bekam itu sakit?
Rasa sakit yang dirasakan bervariasi antar individu. Umumnya, sensasi hisapan terasa seperti tarikan pada kulit, yang mungkin sedikit tidak nyaman. Pada bekam basah, sayatan yang sangat dangkal mungkin terasa sedikit perih.
Berapa lama efek bekam bertahan?
Efek bekam bisa bervariasi. Beberapa orang merasakan perbaikan langsung pada nyeri atau ketegangan otot. Memar bekas bekam umumnya menghilang dalam 3 hingga 10 hari.
Bagaimana cara membersihkan bekas bekam?
Pada bekam kering, tidak ada luka yang memerlukan perawatan khusus selain membersihkan kulit biasa. Untuk bekam basah, terapis biasanya akan membersihkan area, mengoleskan salep antibiotik, dan menutupnya dengan perban untuk mencegah infeksi.
Kesimpulan dan Rekomendasi Medis
Cara bekam adalah metode terapi tradisional yang menarik perhatian banyak orang karena potensi manfaatnya dalam meredakan nyeri dan meningkatkan sirkulasi. Memahami prosedur, jenis-jenis, dan hal-hal yang perlu diperhatikan sangat penting sebelum memutuskan untuk menjalani terapi ini. Penting untuk selalu memilih praktisi yang kompeten dan steril demi keamanan.
Apabila memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai terapi bekam atau kondisi kesehatan lain, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah terhubung dengan dokter terpercaya untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang akurat sesuai dengan kondisi kesehatan pribadi.



