Ad Placeholder Image

Belakang Mata Sakit: Banyak Penyebab, Jangan Sepelekan.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Belakang Mata Sakit: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya.

Belakang Mata Sakit: Banyak Penyebab, Jangan Sepelekan.Belakang Mata Sakit: Banyak Penyebab, Jangan Sepelekan.

Nyeri atau sensasi tidak nyaman yang terasa di belakang mata merupakan keluhan umum yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Kondisi ini bisa berkisar dari masalah ringan yang mudah diatasi hingga indikasi masalah kesehatan serius yang memerlukan perhatian medis segera. Memahami penyebab dan gejala penyertanya penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Apa Itu Nyeri Belakang Mata?

Nyeri belakang mata adalah sensasi sakit, pegal, tertekan, atau nyeri menusuk yang dirasakan di bagian dalam rongga mata atau di belakang bola mata. Kondisi ini bukanlah penyakit itu sendiri, melainkan sebuah gejala dari kondisi medis lain. Sensasi nyeri ini dapat muncul tiba-tiba atau berkembang secara bertahap, dengan tingkat intensitas yang bervariasi.

Gejala yang Menyertai Belakang Mata Sakit

Nyeri di belakang mata seringkali disertai dengan gejala lain, yang dapat membantu dalam mengidentifikasi penyebabnya. Beberapa gejala umum yang mungkin menyertai kondisi ini meliputi:

  • Sakit kepala.
  • Mata lelah atau tegang.
  • Penglihatan kabur atau berbayang.
  • Mata merah atau berair.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
  • Mual atau muntah.
  • Demam atau gejala flu.
  • Mati rasa atau kesemutan di area wajah.

Penyebab Umum Belakang Mata Sakit

Banyak faktor yang dapat memicu sensasi belakang mata sakit. Beberapa penyebab yang sering ditemui meliputi:

  • Sakit Kepala Tegang: Jenis sakit kepala paling umum ini sering menyebabkan nyeri tumpul di sekitar kepala, termasuk di belakang mata. Nyeri ini biasanya bilateral atau terasa di kedua sisi.
  • Migrain: Migrain ditandai dengan nyeri kepala berdenyut yang seringkali hanya di satu sisi kepala, dan bisa menjalar hingga ke belakang mata. Gejala lain seperti mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara juga sering menyertai.
  • Kelelahan Mata (Asthenopia): Menatap layar komputer atau gadget dalam waktu lama tanpa istirahat dapat menyebabkan mata lelah. Kondisi ini sering menimbulkan rasa pegal, perih, dan nyeri di belakang mata.
  • Sinusitis: Peradangan pada rongga sinus dapat menyebabkan tekanan dan nyeri di sekitar wajah, termasuk di area dahi dan belakang mata. Nyeri ini bisa memburuk saat menunduk.
  • Gangguan Refraksi Mata: Kelainan pada fokus penglihatan seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), atau astigmatisme (silinder) yang tidak terkoreksi dapat membuat mata bekerja lebih keras. Akibatnya, timbul nyeri dan ketegangan di belakang mata.

Penyebab Serius Belakang Mata Sakit yang Perlu Diwaspadai

Selain penyebab umum, ada beberapa kondisi serius yang juga bisa menimbulkan nyeri di belakang mata. Waspada terhadap tanda-tanda berikut:

  • Glaukoma: Ini adalah kondisi serius yang ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam mata yang dapat merusak saraf optik. Glaukoma akut dapat menyebabkan nyeri hebat di belakang mata, penglihatan kabur, mual, dan muntah.
  • Neuritis Optik: Kondisi ini melibatkan peradangan pada saraf optik, yaitu saraf yang menghubungkan mata ke otak. Neuritis optik dapat menyebabkan nyeri di belakang mata, terutama saat menggerakkan mata, serta penurunan tajam penglihatan.
  • Demam Berdarah: Dalam beberapa kasus, demam berdarah dapat menimbulkan gejala nyeri di belakang mata. Nyeri ini biasanya disertai demam tinggi, ruam, dan gejala lain seperti nyeri otot dan sendi.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun nyeri belakang mata seringkali tidak berbahaya, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan kondisi berikut:

  • Nyeri terasa sangat parah atau memburuk secara drastis.
  • Nyeri sering kambuh atau tidak membaik dengan istirahat.
  • Disertai gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda, kabur tiba-tiba, atau hilangnya penglihatan.
  • Disertai gejala lain seperti demam tinggi, mual, muntah, mati rasa, atau kelemahan pada anggota tubuh.
  • Mata merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan.

Pengobatan dan Penanganan Awal

Pengobatan untuk belakang mata sakit sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendiagnosis penyebab pastinya.

Sebagai penanganan awal, beberapa tindakan dapat membantu meredakan nyeri:

  • Istirahatkan mata dari layar digital.
  • Kompres dingin atau hangat pada area mata.
  • Gunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol atau ibuprofen, sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Pastikan pencahayaan ruangan cukup saat membaca atau bekerja.

Namun, jika nyeri berlanjut atau memburuk, segera temui dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Pencegahan Belakang Mata Sakit

Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya nyeri di belakang mata:

  • Istirahatkan mata secara berkala saat bekerja di depan layar (terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, tatap objek sejauh 20 kaki selama 20 detik).
  • Pastikan posisi dan pencahayaan meja kerja ergonomis.
  • Gunakan kacamata atau lensa kontak sesuai resep dokter jika memiliki gangguan refraksi.
  • Lakukan pemeriksaan mata rutin.
  • Kelola stres dengan baik, karena stres dapat memicu sakit kepala tegang atau migrain.
  • Cukupi waktu tidur dan konsumsi air yang cukup.

Pertanyaan Umum Seputar Belakang Mata Sakit

Apakah sakit di belakang mata berbahaya?

Tidak selalu. Banyak kasus nyeri di belakang mata disebabkan oleh masalah ringan seperti kelelahan mata atau sakit kepala tegang. Namun, nyeri yang parah, disertai gangguan penglihatan, demam, atau mual dapat menjadi tanda kondisi serius seperti glaukoma atau neuritis optik, sehingga memerlukan evaluasi medis.

Bagaimana cara meredakan nyeri di belakang mata?

Langkah awal meliputi istirahat mata, kompres dingin atau hangat, dan penggunaan obat pereda nyeri bebas. Apabila nyeri tidak membaik atau disertai gejala mengkhawatirkan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Jika mengalami nyeri belakang mata yang mengkhawatirkan atau tidak kunjung membaik, segera lakukan konsultasi dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat chat dengan dokter spesialis mata atau membuat janji temu langsung di rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jangan tunda penanganan medis demi kesehatan mata.