Benarkah Pengidap Diabetes Harus Menghindari Makanan Manis?
“Banyak orang menganggap bahwa pengidap diabetes harus benar-benar menjauhi makanan manis. Padahal, sebenarnya tidak, lho. Dengan pengaturan pola makan sehat dan olahraga rutin, mengonsumsi sedikit camilan manis tidak masalah.”

Halodoc, Jakarta – Diabetes merupakan kondisi kronis yang membuat kadar glukosa darah seseorang menjadi terlalu tinggi. Pengidap kondisi ini sering kali perlu mengatur pola makan mereka dengan hati-hati. Namun, apa benar pengidap diabetes sama sekali tidak boleh makan makanan manis?




Memantau asupan karbohidrat dan gula dengan hati-hati sangat penting saat mengelola diabetes karena dampak potensialnya pada kadar glukosa darah. Akibatnya, ada kesalahpahaman populer bahwa pengidap diabetes harus menghindari semua makanan manis.
Namun, sebenarnya masih mungkin kok bagi pengidap diabetes untuk makan permen, cokelat, atau makanan manis. Selama itu adalah bagian dari rencana pola makan yang sehat.
Diabetes dan Makanan Manis
Menurut American Diabetes Association, pengidap diabetes masih dapat mengonsumsi makanan manis, cokelat, atau makanan manis lainnya. Selama dikonsumsi sebagai bagian dari rencana makan yang sehat atau dikombinasikan dengan olahraga.
Pengidap diabetes direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gula dan garam dalam jumlah sedang, dan menghindari lemak jenuh.
Mengonsumsi makanan manis sebagai camilan sesekali, dan dalam porsi kecil masih diperbolehkan. Namun, lebih baik lagi jika dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Sebab, kondisi setiap orang bisa berbeda-beda.
Saat memilih makanan apa pun, penting bagi pengidap diabetes untuk memahami bagaimana hal itu dapat memengaruhi kadar glukosa darah. Mengetahui cara membaca label nutrisi pada kemasan makanan dapat mempermudah hal ini.
Banyak makanan yang mengaku “bebas gula” atau “tanpa tambahan gula”. Namun, makanan tersebut tetap bisa mengandung kalori dan jenis karbohidrat yang bisa berdampak pada kadar gula darah seseorang.
Waspadai Gula Tersembunyi
Seringkali sulit untuk menyadari berapa banyak gula yang tersembunyi dalam makanan dan minuman kemasan. Bahkan jika kamu membaca label makanan secara saksama, kamu mungkin tidak menyadari bahwa gula bisa disebut dengan nama lain.
Nama-nama lain dari gula yang harus diperhatikan pengidap diabetes pada label makanan meliputi:
- Agave nectar.
- Sirup jagung fruktosa tinggi (high fructose corn syrup).
- Madu.
- Fruktosa.
- Maltosa.
- Gula tetes (molasses).
- Sirup beras (rice syrup).
- Sukrosa.
Memilih Karbohidrat yang Lebih Baik
Kadar glukosa darah dipengaruhi oleh karbohidrat kompleks (pati) dan karbohidrat sederhana (gula). Ada beberapa cara untuk memasukkan gula ke dalam pola makan tanpa berlebihan bagi pengidap diabetes.
Pertama, cari tahu asupan karbohidrat harian. Pilih jenis makanan yang lebih rendah indeks glikemiknya. Indeks glikemik dapat mengukur dampak makanan yang berbeda terhadap gula darah.
Kamu juga bisa mencari makanan berkarbohidrat yang mengandung kurang dari 10 gram gula dan lebih dari 3 gram serat per sajian. Lihatlah label nutrisi untuk menemukan angka-angka ini.
Semakin banyak serat dalam makanan yang dikonsumsi, semakin sedikit karbohidrat yang diserap tubuh setiap kali makan atau ngemil. Jika ingin sesuatu yang manis, Kamu mungkin bisa mencoba menghilangkan karbohidrat dari makanan yang sama.
Misalnya, jika kamu ingin menikmati sepotong kecil kue setelah makan malam, kurangi porsi karbohidrat (pati) dari makanan sebelumnya. Pati dapat berupa sajian pasta, nasi, atau kentang.
Berhati-hatilah dan pastikan agar jumlah karbohidratnya hampir sama. Mengganti sepotong roti gandum dengan roti gulung kayu manis yang besar tidak akan sepadan.
Jika kamu menyukai makanan manis, buah-buahan seperti beri juga merupakan pilihan yang bagus. Usahakan untuk memilih buah utuh, dibanding minum segelas besar jus buah atau smoothie berbasis buah.
Bahkan jika jusnya tanpa pemanis, jumlah gula dalam jus atau smoothie dapat memiliki dampak glikemik yang sama seperti sekaleng soda.
Nah, itulah pembahasan mengenai apakah pengidap diabetes harus menghindari makanan manis. Jika kamu butuh informasi lebih lanjut mengenai hal ini, kamu bisa download Halodoc untuk bertanya pada dokter kapan saja.
Referensi:
American Diabetes Association. Diabetes pada 2022. The Path To Understanding Diabetes Starts Here.
Medical News Today. Diabetes pada 2022. Is It Safe For a Person With Diabetes To Eat Sweets?
Very Well Health. Diabetes pada 2022. How Much Sugar Can a Person With Diabetes Have?


