• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Pola Makan Dapat Mencegah Infeksi Saluran Kemih?

Benarkah Pola Makan Dapat Mencegah Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Jangan abaikan jika kamu mengalami nyeri saat buang air kecil yang disertai dengan perubahan warna dan bau urine. Kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih. Kondisi ini dapat terjadi ketika sistem kemih mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Meskipun dapat dialami oleh siapa saja, tetapi infeksi saluran kemih lebih rentan dialami oleh wanita. Hal ini disebabkan uretra pada wanita lebih pendek dibandingkan pria.

Baca juga: Oral Seks Bisa Memicu Infeksi Saluran Kemih?

Infeksi saluran kemih dapat diatasi dengan penggunaan antibiotik. Selain itu, penyakit ini juga dapat dicegah dengan melakukan berbagai cara, seperti melakukan pembersihan area genital dengan tepat, memperbanyak konsumsi air putih, hingga menjaga kebersihan area intim setelah melakukan hubungan intim. Lalu, benarkah menerapkan pola makan tertentu dapat menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi saluran kemih? Simak ulasannya, di sini!

Benarkah Pola Makan Dapat Cegah ISK?

Saat kamu mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK), salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kondisi ini dengan mengonsumsi antibiotik dan juga air putih yang banyak. Hal ini dilakukan untuk mengeluarkan bakteri yang ada di saluran kemih. Lalu, benarkah pola makan yang tepat dapat mencegah ISK?

Infeksi saluran kemih terjadi akibat adanya infeksi bakteri E.Coli pada saluran kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan juga uretra. Bakteri dapat masuk ke dalam saluran kemih melalui lubang kencing. Berbagai penyebab dapat membuat seseorang rentan mengalami kondisi ini, seperti pada wanita disebabkan cara yang kurang tepat dalam membersihkan area genital setelah buang air besar. 

Selain itu, pada pria kondisi ini bisa terjadi akibat penggunaan kateter yang cukup lama, hingga adanya sumbatan pada saluran kemih. Imunitas yang rendah juga dapat menjadi penyebab ISK. Lalu, benarkah pola makan yang tepat dapat mencegah ISK pada pria maupun wanita?

Meskipun belum ada pola makan yang dapat mencegah ISK secara optimal, tetapi jurnal yang ada dalam Scientific Reports, mengatakan orang yang menjalankan diet vegetarian lebih rendah risikonya mengalami infeksi saluran kemih, dibandingkan orang yang tidak menjalankan diet vegetarian. 

Penelitian mengatakan kemungkinan daging unggas maupun hewan lainnya bisa terkontaminasi oleh bakteri E.Coli. Itulah alasan mengapa seseorang yang menjalani diet vegetarian lebih rendah risikonya mengalami infeksi saluran kemih.

Baca juga: Wanita Lebih Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

Hindari Makanan Ini Saat Alami ISK

Tidak hanya menjalankan diet vegetarian, dalam proses pemulihan sebaiknya kamu juga menghindari beberapa jenis makanan agar kondisi kesehatan dapat segera optimal, seperti:

  1. Minuman beralkohol.
  2. Minuman bersoda atau mengandung kafein tinggi.
  3. Buah yang memiliki rasa asam.
  4. Makanan yang pedas.
  5. Makanan dengan pemanis buatan.
  6. Minuman yang mengandung gula tinggi.

Beberapa jenis makanan dan minuman tersebut perlu dihindari agar gejala yang kamu rasakan terkait infeksi saluran kemih tidak semakin memburuk. 

Selain nyeri saat buang air kecil, ada beberapa gejala terkait ISK yang akan dirasakan oleh pengidapnya, seperti frekuensi buang air kecil yang meningkat dengan urine sedikit, bau urine yang sangat menyengat, urine yang berbusa, warna urine keruh, nyeri pada panggul, hingga sensasi panas pada area genital saat kamu buang air kecil. 

Baca juga: Anyang-Anyangan Jadi Tanda Infeksi Saluran Kemih?

Sebaiknya segera gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter seputar gejala yang kamu alami terkait ISK. Yuk, download Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. Foods You Shouldn’t Eat When Treating a UTI.
Healthline. Diakses pada 2020. Can Your Diet Affect Your Chances of Getting UTI?
Scientific Reports. Diakses pada 2020. The Risk of Urinary Tract Infection in Vegetarians and Non-Vegetarians: a Prospective Study.