• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Rendam Jari di Air Es Dapat Deteksi Penyakit Jantung?

Benarkah Rendam Jari di Air Es Dapat Deteksi Penyakit Jantung?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Penyakit jantung adalah salah satu gangguan fatal yang perlu diwaspadai. Seseorang yang mengalami hal ini harus segera mendapatkan penanganan, karena serangan yang terjadi dapat tiba-tiba dan mematikan. Maka dari itu, pemeriksaan dini untuk kesehatan jantung sangat penting dilakukan.

Belakangan ini terdapat suatu metode yang sempat viral untuk deteksi penyakit jantung, yaitu dengan merendam jari pada air es. Disebutkan bahwa jari-jari yang dicelupkan tersebut berubah menjadi warna biru, maka kamu mengalami kelainan pada jantung. Benarkah cara tersebut efektif? Berikut bahasan lengkap tentang hal ini!

Baca juga: Begini Prosedur EKG untuk Deteksi Penyakit Jantung Koroner

Cara Deteksi Penyakit Jantung dengan Rendam Jari di Air Es

Kesehatan jantung sangat penting untuk dijaga demi keberlangsungan kesehatan tubuhmu. Maka dari itu, deteksi dini terhadap bagian tubuh yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh ini merupakan langkah tepat. Salah satu cara deteksi penyakit jantung yang sedang marak adalah merendam jari ke dalam air es.

Banyak orang yang telah mencoba hal tersebut agar dapat melakukan pencegahan serangan secara dini. Selain itu, disebutkan juga hal ini dapat mendeteksi pada sirkulasi dan oksigenasi pada darah di jantung. Cara ini juga dipercaya dapat deteksi penyakit jantung yang fatal lainnya.

Cara deteksi penyakit jantung ini terbilang mudah, yaitu hanya dengan merendam jari tanganmu ke dalam air es selama 30 detik. Siapkan wadah yang telah berisi es batu dan rendam sebentar. Jika jari yang direndam memperlihatkan warna merah, maka jantung kamu sehat. Namun, jika timbul warna biru, maka kamu mengalami masalah pada jantung.

Jika bagian tubuh kamu yang berubah menjadi warna biru tersebut disertai dengan sesak napas, sakit kepala, mati rasa, berkeringat, hingga nyeri dada, maka memang sebaiknya kamu mendapatkan pemeriksaan fisik yang sebenarnya. Hal tersebut penting untuk memastikan kondisi tubuhmu agar tetap sehat.

Baca juga: Elektrokardiogram untuk Deteksi Penyakit Apa Saja?

Apakah Metode Ini Akurat?

Banyak dokter yang mengatakan bahwa metode ini sepenuhnya tidak ampuh. Metode ini belum dibuktikan kebenarannya secara ilmiah. Umumnya saat direndam oleh air dingin, pembuluh darah pada tubuh akan memucat, bukan membiru. Hal tersebut terjadi karena tubuh memprioritaskan sirkulasi darah pada organ-organ penting pada tubuh.

Metode deteksi penyakit jantung dengan menggunakan air es tersebut tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Bisa dikatakan bahwa metode yang viral ini termasuk berita bohong. Cara ini mungkin saja dapat berbahaya karena belum terbukti secara medis dan ilmiah. Maka dari itu, jika kamu mengalami gejala penyakit jantung, ada baiknya lakukan pemeriksaan oleh dokter tepercaya.

Kamu bisa lho membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan untuk melakukan pemeriksaan dengan aplikasi Halodoc. Dengan aplikasi ini, kebutuhan kesehatanmu akan lebih mudah terpenuhi. Praktis kan? Ayo, download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Ketahui 7 Ciri Gejala Awal Sakit Jantung

Jari Membiru Kemungkinan Disebabkan oleh Sindrom Raynaud

Jika kamu melakukan metode tersebut dan mendapati jari kamu menjadi berwarna biru, kamu mempunyai kemungkinan mengalami sindrom Raynaud. Sindrom ini dapat menyebabkan jari-jari seseorang berubah menjadi biru saat terpapar dingin dan kembali normal setelah dihangatkan atau suhu pada bagian tersebut telah normal.

Kondisi tersebut disebabkan oleh penyempitan pada pembuluh darah kecil pada tangan. Gangguan ini dapat terjadi selama beberapa detik hingga hitungan jam, walaupun umumnya terjadi sekitar 15 menit. Sindrom Raynaud terjadi karena respons tubuh yang berlebihan pada suhu dingin dan mungkin saja berhubungan dengan tekanan emosional.

Perlu untuk diketahui, sindrom Raynaud tidak memiliki hubungan apapun dengan penyakit pada jantung. Namun, jika kamu mengidap sindrom tersebut dan dideteksi juga mengidap penyakit jantung, pastikan dokter mengetahui kedua gangguan tersebut. Selain itu, beberapa obat untuk gangguan jantung dapat meningkatkan gejala Raynaud dan mungkin memperburuknya.

Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. Cold fingers, cold toes? Could be Raynaud's
Heart Matters. Diakses pada 2019. What causes Raynaud’s disease?