Benjolan di Ketiak Saat Menyusui, Kapan Harus Waspada?

Benjolan di Ketiak Saat Menyusui: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benjolan di ketiak saat menyusui seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi ibu. Kondisi ini umumnya normal dan berkaitan erat dengan perubahan fisiologis tubuh selama masa menyusui. Fenomena ini, yang dikenal juga sebagai “pitties” atau penyumbatan saluran ASI (engorgement), terjadi karena jaringan payudara yang meluas hingga ke ketiak ikut membengkak akibat penumpukan ASI. Meskipun sebagian besar benjolan ini tidak berbahaya, penting untuk memahami penyebabnya, membedakan gejalanya, serta mengetahui kapan harus mencari bantuan medis.
Mengapa Benjolan Muncul di Ketiak Saat Menyusui?
Payudara dan ketiak memiliki hubungan anatomis yang erat. Selama kehamilan dan menyusui, jaringan payudara mengalami pertumbuhan signifikan sebagai persiapan produksi ASI. Bagian dari jaringan payudara ini, yang dikenal sebagai “Tail of Spence,” memanjang ke area ketiak. Ketika payudara penuh dengan ASI, jaringan tambahan di ketiak ini juga bisa ikut membengkak, membentuk benjolan yang dapat disertai rasa nyeri, kemerahan, atau bengkak. Ini adalah respons alami tubuh terhadap hormon menyusui dan produksi ASI.
Penyebab Umum Benjolan di Ketiak Saat Menyusui
Beberapa kondisi umum dan seringkali normal dapat menyebabkan munculnya benjolan di ketiak pada ibu menyusui. Memahami perbedaan di antara kondisi ini sangat penting.
- **Pitties (Engorgement)**
Kondisi ini terjadi ketika jaringan payudara tambahan di area ketiak (Tail of Spence) membengkak karena penumpukan ASI yang tidak terkuras. Benjolan terasa lunak, kadang sedikit nyeri, dan jika ditekan, ASI mungkin bisa keluar. Ini adalah penyebab paling umum dan biasanya tidak berbahaya. - **Mastitis**
Mastitis adalah infeksi pada payudara yang dapat meluas ke area ketiak. Gejala yang menyertainya meliputi nyeri hebat, kemerahan yang mencolok, bengkak, rasa hangat pada kulit, serta gejala mirip flu seperti demam dan menggigil. Jika tidak segera ditangani, mastitis dapat berkembang menjadi abses atau kumpulan nanah.
Penyebab Lain yang Perlu Diwaspadai
Selain penyebab yang berkaitan langsung dengan menyusui, ada beberapa kondisi lain yang juga dapat menyebabkan benjolan di ketiak.
- **Bisul atau Folikulitis**
Ini adalah infeksi pada folikel rambut atau kulit di area ketiak. Benjolan biasanya merah, nyeri, dan mungkin memiliki titik putih di tengahnya. Kebersihan yang kurang terjaga atau iritasi dari mencukur bulu ketiak dapat memicu kondisi ini. - **Lipoma**
Lipoma adalah benjolan lemak jinak yang tumbuh di bawah kulit. Benjolan ini biasanya terasa lunak, dapat digerakkan saat disentuh, dan umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri. Lipoma tidak berbahaya dan tidak terkait dengan menyusui. - **Kelenjar Getah Bening Bengkak (Limfadenitis)**
Ketiak adalah area dengan banyak kelenjar getah bening. Kelenjar ini dapat membengkak sebagai respons terhadap infeksi di area lain, seperti infeksi pada lengan, tangan, atau bahkan infeksi di payudara itu sendiri (misalnya, mastitis). Pembengkakan kelenjar getah bening seringkali terasa nyeri dan keras.
Cara Mengatasi Benjolan di Ketiak Saat Menyusui (Untuk Pitties/Engorgement)
Jika benjolan di ketiak disebabkan oleh pitties atau engorgement, beberapa langkah penanganan mandiri dapat membantu meredakan ketidaknyamanan.
- **Kompres**
Gunakan kompres hangat sebelum menyusui atau memompa untuk membantu melancarkan aliran ASI dan mengurangi kekakuan. Setelah menyusui, kompres dingin (es yang dibalut kain) dapat membantu meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan. - **Kosongkan Payudara Secara Teratur**
Sering menyusui bayi atau memompa ASI secara rutin sangat penting untuk mencegah penumpukan ASI. Pastikan payudara terkuras optimal setiap kali menyusui. - **Pijat Lembut**
Pijat area benjolan dengan lembut saat menyusui atau saat mandi air hangat. Pijatan dapat membantu melancarkan aliran ASI dan mengurangi sumbatan. - **Pakaian Longgar**
Hindari penggunaan bra atau pakaian yang terlalu ketat, karena dapat menekan area ketiak dan memperburuk pembengkakan atau nyeri. - **Jaga Kebersihan**
Pastikan area ketiak selalu bersih dan kering untuk mencegah infeksi kulit.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun sebagian besar benjolan di ketiak saat menyusui tidak berbahaya, ada situasi di mana konsultasi medis segera diperlukan. Cari bantuan profesional jika benjolan tersebut:
- Terasa sangat nyeri, merah, dan panas saat disentuh.
- Disertai demam tinggi atau gejala mirip flu, yang bisa menjadi tanda infeksi seperti mastitis.
- Tidak membaik atau bahkan memburuk setelah beberapa hari perawatan mandiri.
- Terus membesar atau berubah bentuk seiring waktu.
- Mengeluarkan cairan abnormal (bukan ASI) dari puting atau langsung dari benjolan.
Kesimpulan
Benjolan di ketiak saat menyusui adalah kondisi yang umum dialami oleh banyak ibu. Mayoritas kasus berkaitan dengan pembengkakan jaringan payudara tambahan di ketiak akibat ASI. Namun, penting untuk mengenali tanda-tanda yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Jika ibu menyusui mengalami benjolan dengan gejala yang mengkhawatirkan atau jika benjolan tidak membaik dengan perawatan mandiri, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau konsultan laktasi. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat dengan mudah mendapatkan rekomendasi medis dan saran praktis dari dokter spesialis atau konsultan laktasi terpercaya, memastikan penanganan yang tepat dan akurat untuk menjaga kesehatan ibu dan kelancaran proses menyusui.



