Ad Placeholder Image

Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   30 April 2026

Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher: Kapan Harus Periksa?

Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher, Bahaya atau Tidak?Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher, Bahaya atau Tidak?

Apa Penyebab Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher dan Kapan Perlu Waspada?

Munculnya benjolan di pundak kiri dekat leher seringkali menimbulkan kekhawatiran. Lokasi ini merupakan area penting dengan berbagai struktur, termasuk otot, lemak, kelenjar getah bening, dan tulang. Benjolan yang timbul bisa memiliki karakteristik berbeda-beda, mulai dari ukuran, konsistensi, hingga rasa nyeri yang menyertainya. Penting untuk diketahui bahwa benjolan di area ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kondisi yang tidak berbahaya hingga yang memerlukan perhatian medis serius.

Berbagai Penyebab Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher

Benjolan di pundak kiri yang berdekatan dengan leher dapat muncul karena beberapa faktor. Pemahaman mengenai penyebabnya membantu dalam mengenali gejala awal dan menentukan langkah selanjutnya.

  • Lipoma
    Lipoma adalah jenis benjolan yang paling umum dan bersifat jinak. Benjolan ini terbentuk dari jaringan lemak yang tumbuh di bawah kulit. Ciri khas lipoma adalah terasa lunak, kenyal, dan mudah digerakkan saat disentuh. Lipoma umumnya tidak menimbulkan rasa sakit kecuali jika tumbuh di area yang menekan saraf atau pembuluh darah.
  • Kista
    Kista adalah kantung yang berisi cairan, udara, nanah, atau bahan lainnya. Kista bisa terbentuk di berbagai bagian tubuh, termasuk di area pundak kiri dekat leher. Kista dapat terasa padat atau lunak tergantung isi di dalamnya. Beberapa jenis kista, seperti kista sebaceous, bisa terasa nyeri atau meradang jika terinfeksi bakteri.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
    Kelenjar getah bening merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. Kelenjar ini tersebar di beberapa lokasi, termasuk di area leher dan di bawah pundak. Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi sebagai respons tubuh terhadap infeksi, seperti flu, radang tenggorokan, atau infeksi lainnya. Benjolan ini sering disertai gejala lain seperti demam, nyeri tenggorokan, atau malaise (rasa tidak enak badan).
  • Trauma atau Cedera
    Benjolan juga bisa muncul akibat cedera atau trauma fisik pada area pundak kiri. Benturan atau tarikan kuat pada otot bahu dapat menyebabkan pembengkakan, memar, atau bahkan hematoma (kumpulan darah di bawah kulit). Kondisi seperti robekan rotator cuff, yaitu cedera pada kelompok otot dan tendon di bahu, juga dapat memicu pembengkakan.
  • Abses
    Abses adalah kumpulan nanah yang terbentuk akibat infeksi bakteri. Di area pundak dekat leher, abses dapat terbentuk dari jerawat besar yang terinfeksi atau luka kecil yang tidak diobati dengan baik. Abses umumnya terasa nyeri, hangat saat disentuh, dan kulit di atasnya tampak merah.
  • Kondisi Lebih Serius (Jarang Terjadi)
    Meskipun jarang, benjolan di pundak kiri dekat leher juga bisa menjadi indikasi kondisi yang lebih serius, seperti tumor atau kanker. Benjolan jenis ini seringkali tidak nyeri pada tahap awal, terasa keras, dan tidak mudah digerakkan. Karena potensi ini, evaluasi medis sangat penting untuk menyingkirkan kemungkinan serius.

Kapan Harus Memeriksakan Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher ke Dokter?

Meskipun banyak benjolan bersifat jinak, konsultasi medis tetap menjadi langkah paling bijaksana. Pemeriksaan dokter menjadi krusial apabila benjolan memiliki karakteristik tertentu. Jangan mencoba memijat atau menekan benjolan tanpa diagnosis yang jelas.

Segera periksakan diri ke dokter jika menemukan:

  • Benjolan yang tumbuh semakin besar atau berubah bentuk.
  • Benjolan terasa keras, tidak bisa digerakkan, atau nyeri saat disentuh.
  • Benjolan disertai demam, penurunan berat badan yang tidak disengaja, atau keringat malam.
  • Ada perubahan pada kulit di sekitar benjolan, seperti kemerahan, bengkak, atau borok.
  • Benjolan menyebabkan kesulitan menelan, bernapas, atau menggerakkan leher dan lengan.

Diagnosis dan Penanganan Benjolan di Pundak Kiri Dekat Leher

Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis. Pemeriksaan dimulai dengan anamnesis, yaitu menanyakan riwayat kesehatan dan karakteristik benjolan. Selanjutnya, pemeriksaan fisik dilakukan untuk menilai ukuran, konsistensi, mobilitas, dan nyeri pada benjolan.

Jika diperlukan, dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti:

  • USG (Ultrasonografi): Untuk melihat struktur internal benjolan.
  • CT Scan atau MRI: Memberikan gambaran lebih detail tentang jaringan di sekitarnya.
  • Biopsi: Pengambilan sampel jaringan benjolan untuk dianalisis di laboratorium, terutama jika dicurigai keganasan.

Penanganan benjolan akan sangat tergantung pada penyebabnya. Lipoma dan kista yang tidak menimbulkan gejala mungkin hanya akan diobservasi atau diangkat melalui operasi kecil. Infeksi akan diobati dengan antibiotik, sementara cedera mungkin memerlukan fisioterapi atau penanganan spesifik lainnya. Untuk kasus yang lebih serius, penanganan akan disesuaikan dengan jenis dan stadium penyakit.

Rekomendasi Medis dari Halodoc

Benjolan di pundak kiri dekat leher adalah kondisi yang harus dievaluasi oleh profesional medis. Jangan pernah mendiagnosis atau mengobati diri sendiri. Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter.

Melalui aplikasi Halodoc, dapat membuat janji dengan dokter spesialis yang sesuai. Mendapatkan informasi dan penanganan yang tepat sejak dini sangat penting untuk kesehatan. Selalu percayakan kesehatan pada ahlinya.