Benjolan di Bawah Telinga Anak: Kapan Harus ke Dokter?

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Penanganan Gejala Benjolan pada Anak
- Penyebab Umum Benjolan di Bawah Telinga Anak
- Kapan Orang Tua Harus Waspada?
- Studi Terkait
- FAQ
Menemukan benjolan dibawah telinga pada anak sering kali memicu kekhawatiran besar bagi orang tua. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi pada masa kanak-kanak, mengingat sistem kekebalan tubuh mereka sedang dalam tahap belajar mengenali dan melawan berbagai jenis infeksi. Benjolan tersebut bisa terasa lunak, keras, dapat digerakkan, atau justru terfiksasi pada satu tempat. Memahami karakteristik benjolan ini adalah langkah awal yang krusial untuk menentukan apakah kondisi tersebut merupakan reaksi normal tubuh atau tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Secara medis, benjolan di area bawah atau belakang telinga paling sering disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati). Kelenjar getah bening berfungsi sebagai filter bagi zat-zat berbahaya dan mengandung sel imun yang membantu melawan infeksi. Ketika anak mengalami radang tenggorokan, infeksi telinga, atau bahkan luka kecil di area kepala, kelenjar ini akan bekerja ekstra keras dan membengkak sebagai respon pertahanan alami tubuh. Namun, selain infeksi, ada faktor lain seperti kista, lipoma, atau kondisi medis spesifik seperti gondongan yang juga bisa menjadi penyebabnya.
Penting bagi kamu untuk memantau gejala penyerta seperti demam, rasa nyeri, atau perubahan warna kulit di sekitar benjolan. Penanganan yang tepat biasanya bergantung pada penyebab utamanya. Jika benjolan disertai nyeri dan demam, penggunaan obat pereda nyeri dan penunjang daya tahan tubuh sering kali direkomendasikan untuk membantu proses pemulihan anak. Selain tindakan mandiri, sangat disarankan bagi orang tua untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang akurat dan langkah penanganan medis yang tepat.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang dapat membantu meredakan gejala terkait benjolan akibat infeksi pada anak? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Penanganan Gejala Benjolan pada Anak yang Ampuh
Berikut adalah beberapa produk kesehatan yang dapat kamu gunakan untuk meredakan gejala penyerta seperti demam dan nyeri, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak selama masa pemulihan.
1. Sanmol Sirup 60 ml
Sanmol Sirup mengandung bahan aktif Paracetamol yang bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Obat ini bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin di sistem saraf pusat, sehingga efektif meredakan rasa tidak nyaman pada benjolan yang meradang serta menurunkan suhu tubuh anak saat terjadi infeksi.
Manfaat utama Sanmol Sirup adalah membantu meredakan demam dan nyeri ringan hingga sedang yang sering menyertai pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi saluran pernapasan atau infeksi telinga pada anak.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 1-2 tahun: 5 ml (1 sendok takar), diminum 3-4 kali sehari.
- Anak usia 2-6 tahun: 5-10 ml, diminum 3-4 kali sehari.
- Anak usia 6-9 tahun: 10-15 ml, diminum 3-4 kali sehari.
- Anak usia 9-12 tahun: 15-20 ml, diminum 3-4 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan pastikan jarak antar pemberian minimal 4 jam.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sanmol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Tempra Sirup 60 ml
Tempra Sirup adalah obat penurun demam dan pereda nyeri yang juga mengandung Paracetamol. Tempra dikenal dengan formulasi yang stabil dan rasa yang umumnya disukai oleh anak-anak, sehingga memudahkan pemberian obat saat anak sedang tidak enak badan.
Manfaatnya mencakup meredakan nyeri pada area benjolan yang bengkak dan menurunkan suhu tubuh tinggi. Paracetamol dalam Tempra memiliki profil keamanan yang baik untuk anak-anak jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 2-3 tahun: 5 ml, diminum sesuai kebutuhan (maksimal 5 kali dalam 24 jam).
- Anak usia 4-5 tahun: 7.5 ml, diminum sesuai kebutuhan (maksimal 5 kali dalam 24 jam).
- Anak usia 6-8 tahun: 10 ml, diminum sesuai kebutuhan (maksimal 5 kali dalam 24 jam).
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Gunakan gelas takar atau sendok takar yang tersedia dalam kemasan agar dosisnya akurat.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tempra Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Perawatan Mandiri di Rumah
- Kompres hangat pada area benjolan jika anak merasa nyeri atau pegal.
- Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup agar sistem imun dapat bekerja optimal.
- Berikan asupan cairan yang banyak (air putih, sup, atau jus buah) untuk mencegah dehidrasi, terutama jika anak demam.
3. Imboost Kids Sirup 60 ml
Imboost Kids merupakan suplemen kesehatan yang diformulasikan untuk memperkuat daya tahan tubuh anak. Kandungan utamanya adalah ekstrak Echinacea purpurea dan Zinc Picolinate. Echinacea telah lama dikenal sebagai imunomodulator yang membantu merangsang sistem imun agar lebih responsif terhadap serangan virus dan bakteri.
Manfaat Imboost Kids sangat terasa ketika anak mengalami pembengkakan kelenjar akibat infeksi. Dengan sistem imun yang lebih kuat, tubuh anak dapat lebih cepat memulihkan peradangan dan mengecilkan benjolan tersebut.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 1-2 tahun: Sesuai anjuran dokter.
- Anak usia 2-6 tahun: 5 ml, diminum 1-2 kali sehari.
- Anak usia di atas 6 tahun: 5 ml, diminum 3 kali sehari.
Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan. Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi terus-menerus lebih dari 8 minggu.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Imboost Kids Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Curcuma Plus Fruit & Veggie Sirup 100 ml
Curcuma Plus Fruit & Veggie adalah suplemen yang mengandung ekstrak temulawak (curcuma), serta ekstrak sayur dan buah. Suplemen ini dirancang untuk memperbaiki nafsu makan anak dan memenuhi kebutuhan nutrisi dari sayuran dan buah-buahan yang mungkin kurang selama anak sakit.
Manfaat curcuma dalam produk ini juga berperan sebagai antiinflamasi alami yang membantu menjaga kesehatan fungsi hati dan pencernaan, sekaligus memberikan tambahan energi bagi anak agar tidak lemas saat masa penyembuhan infeksi yang menyebabkan benjolan.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 6-12 bulan: 2.5 ml (setengah sendok takar), diminum 1 kali sehari.
- Anak usia 1-6 tahun: 5 ml (1 sendok takar), diminum 1 kali sehari.
- Anak usia 6-12 tahun: 5 ml, diminum 2 kali sehari.
Produk ini termasuk kategori suplemen. Kocok dahulu sebelum diminum dan simpan di tempat yang sejuk.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Curcuma Plus Fruit & Veggie Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Penyebab Umum Benjolan di Bawah Telinga Anak
1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Limfadenopati)
Ini adalah penyebab paling umum. Kelenjar getah bening di area leher dan bawah telinga akan membengkak ketika anak mengalami infeksi saluran napas atas, infeksi telinga, atau masalah gigi. Benjolan biasanya terasa kenyal dan mungkin sedikit nyeri saat ditekan.
2. Gondongan (Parotitis)
Gondongan adalah infeksi virus yang menyerang kelenjar parotis (kelenjar air liur). Benjolan ini biasanya terletak tepat di bawah telinga atau di area rahang dan membuat pipi anak terlihat bengkak. Penyakit ini menular dan sering disertai demam serta kesulitan mengunyah.
3. Kista Sebasea atau Kista Dermoid
Kista adalah kantong berisi cairan atau materi padat yang tumbuh di bawah kulit. Kista sebasea terjadi karena penyumbatan kelenjar minyak, sedangkan kista dermoid adalah kondisi bawaan sejak lahir. Benjolan ini biasanya tidak nyeri kecuali terjadi infeksi sekunder.
Kapan Orang Tua Harus Waspada?
Meskipun sebagian besar benjolan bersifat jinak, kamu harus segera membawa si kecil ke dokter jika menemukan tanda-tanda berikut:
- Benjolan tidak kunjung mengecil dalam waktu lebih dari dua minggu.
- Benjolan terasa sangat keras dan sulit digerakkan (terpaku pada jaringan di bawahnya).
- Ukurannya terus membesar dengan cepat.
- Disertai penurunan berat badan anak tanpa sebab yang jelas atau keringat dingin di malam hari.
- Kulit di atas benjolan terlihat merah meradang, terasa panas, atau mengeluarkan nanah.
Studi Mengenai Benjolan pada Anak
Clinical Pediatrics Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa lebih dari 80% kasus limfadenopati pada anak-anak bersifat benigna (jinak) dan merupakan respon terhadap infeksi viral atau bakterial yang ringan. Namun, evaluasi klinis yang menyeluruh tetap diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan keganasan yang sangat jarang terjadi.
Studi ini menekankan pentingnya pemeriksaan fisik untuk menilai tekstur dan mobilitas benjolan. Benjolan yang lunak dan dapat digerakkan umumnya berkaitan dengan proses infeksi, sementara benjolan yang keras memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti USG atau biopsi jika terus menetap.
Jika kondisi si kecil tidak membaik atau benjolan justru bertambah nyeri meskipun sudah diberikan perawatan di rumah, jangan menunda untuk mendapatkan bantuan profesional. Kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc untuk kebutuhan pertolongan pertama si kecil dengan praktis.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc untuk mendapatkan arahan apakah benjolan tersebut memerlukan pemeriksaan lab atau tindakan medis lebih lanjut.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Swollen lymph nodes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Lymphadenopathy in Children.
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes Lumps Behind the Ear in Children?
NCBI – StatPearls. Diakses pada 2026. Pediatric Lymphadenopathy.
FAQ
1. Apakah benjolan dibawah telinga pada anak berbahaya?
Sebagian besar benjolan disebabkan oleh infeksi ringan dan akan hilang dengan sendirinya setelah infeksi sembuh. Namun, jika benjolan keras dan menetap, segera periksakan ke dokter.
2. Bisakah benjolan ini hilang sendiri tanpa obat?
Jika penyebabnya adalah virus, benjolan biasanya mengecil seiring membaiknya daya tahan tubuh anak. Namun, pada kasus infeksi bakteri, mungkin diperlukan antibiotik dari dokter.
3. Apa perbedaan gondongan dan pembengkakan kelenjar biasa?
Gondongan biasanya membuat area di depan dan bawah telinga bengkak (pipi bengkak), sedangkan kelenjar getah bening lebih terasa seperti butiran kecil di bawah kulit atau di sepanjang garis leher.
4. Bolehkah memijat benjolan tersebut agar cepat hilang?
Sangat tidak disarankan memijat atau menekan benjolan, karena dapat memicu iritasi atau memperparah infeksi jika benjolan tersebut mengandung abses.
Punya Keluhan Benjolan pada Anak tapi Bingung Harus Apa? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu mendapati benjolan di bawah telinga anak dan merasa khawatir tentang penyebabnya? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.



