Ad Placeholder Image

Berapa Berat Badan Ideal untuk Tinggi 165 cm? Cek di Sini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Berat Badan Ideal untuk Tinggi 165: Cek Yuk!

Berapa Berat Badan Ideal untuk Tinggi 165 cm? Cek di Sini!Berapa Berat Badan Ideal untuk Tinggi 165 cm? Cek di Sini!

DAFTAR ISI


Mengetahui berat badan ideal bukan hanya soal penampilan atau estetika semata, melainkan indikator penting dari kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Bagi kamu yang memiliki tinggi badan 165 cm, menentukan angka timbangan yang tepat dapat membantu mencegah berbagai risiko penyakit degeneratif di masa depan, seperti diabetes tipe 2, hipertensi, hingga penyakit jantung koroner.

Banyak orang sering merasa bingung ketika melihat angka di timbangan. Apakah 60 kilogram sudah cukup ideal untuk tinggi 165 cm? Ataukah 70 kilogram masih dianggap aman? Jawabannya tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi. Kita perlu mempertimbangkan komposisi tubuh, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik harian.

Dalam artikel ini, kita akan membedah secara mendalam mengenai parameter berat badan ideal, cara menghitungnya dengan akurat, serta langkah-langkah medis yang bisa kamu ambil untuk menjaga tubuh tetap bugar. Jika kamu merasa memiliki keluhan kesehatan terkait metabolisme, sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Nah, mau tahu berapa angka timbangan yang seharusnya kamu miliki? Berikut ulasannya!

Memahami Indeks Massa Tubuh (IMT)

Indeks Massa Tubuh atau IMT (dalam bahasa Inggris disebut Body Mass Index atau BMI) adalah alat ukur yang paling sering digunakan secara global untuk menentukan apakah seseorang masuk dalam kategori berat badan kurang, normal, berlebih, atau obesitas. IMT dihitung dengan membagi berat badan (kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (meter).

Berdasarkan klasifikasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kategori IMT untuk orang dewasa di Indonesia sedikit berbeda dengan standar global (WHO) karena adanya perbedaan struktur tulang dan risiko penyakit pada populasi Asia. Berikut adalah kategorinya:

  • Sangat Kurus: < 17,0
  • Kurus (Kekurangan berat badan tingkat ringan): 17,0 – 18,4
  • Normal: 18,5 – 25,0
  • Gemuk (Kelebihan berat badan tingkat ringan): 25,1 – 27,0
  • Obesitas: > 27,0

Untuk kamu dengan tinggi 165 cm (1,65 meter), penghitungan ini menjadi dasar awal untuk mengetahui di mana posisi kesehatanmu saat ini. Namun, ingatlah bahwa IMT tidak membedakan antara massa otot dan massa lemak. Seorang atlet mungkin memiliki IMT tinggi karena massa otot yang besar, namun bukan berarti mereka obesitas.

Berat Badan Ideal Pria dan Wanita untuk Tinggi 165 cm

Secara umum, rentang berat badan normal untuk tinggi 165 cm berdasarkan perhitungan IMT (18,5 hingga 25,0) berada di kisaran 50,4 kg hingga 68 kg. Namun, angka “ideal” yang paling membuat seseorang merasa bugar biasanya berada di titik tengah rentang tersebut.

1. Berat Badan Ideal untuk Pria (165 cm)

Bagi pria, massa otot cenderung lebih berat dibandingkan wanita. Menggunakan Rumus Broca yang telah disesuaikan, berat badan ideal pria setinggi 165 cm adalah sekitar 58,5 kg hingga 62 kg. Angka ini memberikan ruang bagi massa otot yang lebih padat tanpa membebani persendian tubuh secara berlebihan.

2. Berat Badan Ideal untuk Wanita (165 cm)

Wanita secara alami memiliki persentase lemak tubuh yang sedikit lebih tinggi untuk fungsi hormonal dan reproduksi. Untuk tinggi 165 cm, berat badan ideal wanita berkisar antara 54 kg hingga 59 kg. Menjaga berat badan di rentang ini sangat penting untuk stabilitas siklus menstruasi dan kesehatan tulang (mencegah osteoporosis dini).

Cara Menghitung Berat Badan Ideal secara Manual

Selain menggunakan kalkulator IMT otomatis, kamu bisa menghitung secara manual menggunakan dua metode populer berikut ini:

1. Rumus IMT Standard

Rumus: Berat Badan (kg) / (Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m))

Contoh: Jika beratmu 60 kg dan tinggi 165 cm (1,65 m):
60 / (1,65 x 1,65) = 60 / 2,7225 = 22,03 (Kategori Normal).

2. Rumus Broca

Rumus ini sering digunakan karena lebih praktis untuk estimasi cepat:

  • Pria: (Tinggi Badan – 100) – [(Tinggi Badan – 100) x 10%]
  • Wanita: (Tinggi Badan – 100) – [(Tinggi Badan – 100) x 15%]

Untuk tinggi 165 cm:

  • Pria: (165-100) – (65 x 10%) = 65 – 6,5 = 58,5 kg
  • Wanita: (165-100) – (65 x 15%) = 65 – 9,75 = 55,25 kg

Faktor yang Memengaruhi Berat Badan

Penting untuk dipahami bahwa angka pada timbangan dipengaruhi oleh banyak variabel biologis dan gaya hidup:

  • Genetik: Faktor keturunan memengaruhi metabolisme basal dan cara tubuh menyimpan lemak.
  • Massa Otot: Otot lebih padat daripada lemak. Orang yang rutin angkat beban mungkin memiliki berat badan lebih tinggi tetapi tampak lebih ramping.
  • Usia: Seiring bertambahnya usia, metabolisme cenderung melambat dan massa otot berkurang (sarkopenia), sehingga lebih mudah bagi tubuh untuk menumpuk lemak.
  • Hormon: Gangguan tiroid atau hormon stres (kortisol) dapat memicu kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis.
Tips Menjaga Metabolisme Tubuh
  1. Pastikan tidur cukup 7-8 jam sehari untuk menjaga regulasi hormon ghrelin dan leptin.
  2. Konsumsi protein yang cukup untuk mempertahankan massa otot.
  3. Lakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu (jalan cepat, bersepeda, atau berenang).

Risiko Kesehatan Terkait Berat Badan Tidak Ideal

Ketidakseimbangan antara tinggi dan berat badan dapat memicu masalah medis serius. Jika IMT kamu berada di atas 27 (Obesitas), risiko peradangan kronis meningkat. Sebaliknya, jika di bawah 17 (Sangat Kurus), sistem imun mungkin melemah.

Kondisi medis yang sering muncul meliputi:

  • Diabetes Melitus Tipe 2: Kelebihan lemak, terutama lemak visceral (perut), menyebabkan resistensi insulin.
  • Osteoartritis: Berat badan berlebih memberikan tekanan ekstra pada sendi lutut dan pinggul.
  • Anemia dan Malnutrisi: Sering dialami oleh mereka yang terlalu kurus karena kurangnya asupan mikronutrien.

Jika kamu memerlukan vitamin atau suplemen pendukung metabolisme, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan sangat praktis.

Tips Mencapai Berat Badan Ideal

Mencapai berat badan ideal bukanlah tentang diet ekstrem, melainkan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan.

1. Atur Pola Makan dengan Mindful Eating

Jangan melewatkan sarapan, tetapi perhatikan porsi karbohidrat sederhana. Fokuslah pada serat dari sayuran dan buah-buahan untuk memberikan rasa kenyang lebih lama.

2. Hidrasi yang Cukup

Seringkali tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Minum air putih yang cukup (minimal 2 liter sehari) membantu proses detoksifikasi dan metabolisme sel.

3. Kombinasi Olahraga Kardio dan Beban

Kardio membantu membakar kalori, sementara latihan beban (strength training) membantu membangun otot yang akan meningkatkan laju metabolisme basal (BMR) kamu, bahkan saat sedang beristirahat.

Studi Mengenai Berat Badan dan Kesehatan

The Lancet Public Health menerbitkan studi di tahun 2018 yang menjelaskan bahwa IMT yang optimal untuk harapan hidup tertinggi berada di kisaran 21-25 kg/m2.

Studi ini melibatkan data dari jutaan orang dan menunjukkan bahwa risiko kematian meningkat secara signifikan pada mereka yang berada di kategori ekstrem (sangat kurus atau obesitas kelas III). Hal ini menegaskan pentingnya menjaga berat badan di rentang ideal untuk kualitas hidup yang lebih baik di usia tua.

Jika kamu merasa kesulitan mengatur pola makan atau memiliki kondisi medis tertentu yang menghambat penurunan/kenaikan berat badan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi melalui aplikasi Halodoc.

Punya Keluhan Berat Badan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan berat badan atau masalah kesehatan lainnya, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Klasifikasi Obesitas berdasarkan IMT.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. BMI Calculator: Is your weight healthy?.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Body Mass Index – BMI.
The Lancet. Diakses pada 2026. BMI and all-cause mortality: a meta-analysis of prospective cohort studies.

FAQ

1. Apakah berat 70 kg ideal untuk tinggi 165 cm?

Secara medis (IMT), berat 70 kg untuk tinggi 165 cm masuk dalam kategori kelebihan berat badan tingkat ringan (IMT 25,7). Disarankan untuk menurunkan sedikit berat badan hingga di bawah 68 kg untuk mencapai kategori normal.

2. Berapa berat minimal agar tidak dianggap terlalu kurus di tinggi 165 cm?

Berat minimal untuk tetap berada di kategori normal (IMT 18,5) bagi tinggi 165 cm adalah 50,4 kg. Di bawah angka tersebut, kamu sudah masuk kategori kekurangan berat badan.

3. Mengapa berat badan saya ideal tapi perut tetap buncit?

Kondisi ini disebut sebagai skinny fat. Hal ini terjadi karena persentase lemak tubuh yang tinggi meskipun berat badan total normal. Fokuslah pada olahraga kekuatan (weight training) dan kurangi konsumsi gula.

4. Apakah rumus berat badan ideal pria dan wanita sama?

Metode IMT dasarnya sama, namun target angka ideal menggunakan rumus Broca berbeda karena adanya perbedaan komposisi alami antara massa otot pria dan massa lemak wanita.