Ad Placeholder Image

Berapa Lama Menyendawakan Bayi? Cukup 1-2 Menit Kok

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Berapa Lama Menyendawakan Bayi? 1-2 Menit Saja!

Berapa Lama Menyendawakan Bayi? Cukup 1-2 Menit KokBerapa Lama Menyendawakan Bayi? Cukup 1-2 Menit Kok

Berapa Lama Durasi Ideal Menyendawakan Bayi? Pahami Teknik dan Manfaatnya

Menyendawakan bayi setelah menyusu adalah praktik penting yang membantu mengeluarkan udara berlebih yang mungkin tertelan selama proses menyusui. Udara yang terperangkap dalam perut bayi dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kembung, bahkan kolik.

Memahami durasi dan teknik yang tepat untuk menyendawakan bayi dapat membuat perbedaan signifikan dalam kenyamanan si kecil setelah makan. Artikel ini akan membahas secara rinci mengenai durasi yang ideal dan tips menyendawakan bayi secara efektif.

Mengapa Penting Menyendawakan Bayi?

Saat bayi menyusu, baik dari payudara maupun botol, udara dapat ikut tertelan bersamaan dengan ASI atau susu formula. Udara ini kemudian menumpuk di dalam perut, menciptakan tekanan dan rasa tidak nyaman.

Menyendawakan bayi bertujuan untuk membantu mengeluarkan udara tersebut sebelum mencapai usus. Jika udara tidak dikeluarkan, bayi bisa menjadi rewel, gelisah, sering meludah (gumoh), atau mengalami perut kembung.

Proses sendawa membantu meringankan tekanan gas, sehingga bayi merasa lebih nyaman dan puas setelah menyusu. Hal ini juga dapat mencegah masalah pencernaan jangka panjang.

Berapa Lama Menyendawakan Bayi: Durasi Ideal

Durasi ideal untuk menyendawakan bayi setelah menyusu sebenarnya cukup singkat dan tidak perlu dipaksakan terlalu lama. Umumnya, mencoba menyendawakan bayi cukup 1 hingga 2 menit saja.

Fokus utamanya adalah menunggu hingga bayi bersendawa, bukan pada durasi waktu yang pasti. Jika bayi bersendawa dalam waktu tersebut, berarti tujuan telah tercapai.

Penting untuk diingat bahwa setiap bayi berbeda. Beberapa bayi mungkin bersendawa dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan waktu sedikit lebih lama atau bahkan tidak perlu bersendawa pada setiap sesi menyusu.

Teknik Menyendawakan Bayi yang Efektif

Selain durasi, teknik yang benar juga memegang peranan penting. Ada beberapa posisi yang dapat dicoba untuk membantu bayi bersendawa dengan lebih mudah.

Posisi Tegak dan Tepukan Lembut

Salah satu teknik paling umum adalah dengan memegang bayi dalam posisi tegak. Letakkan dagu bayi di bahu, pastikan kepala dan lehernya tersangga dengan baik.

Kemudian, tepuk-tepuk lembut punggung bayi menggunakan telapak tangan yang sedikit melengkung. Tepukan yang lembut dan ritmis dari punggung bawah ke atas dapat membantu mendorong gas keluar.

Alternatif lain, dudukkan bayi di pangkuan dengan satu tangan menyangga dadanya dan tangan lainnya menepuk punggungnya. Pastikan tubuh bayi sedikit condong ke depan.

Perhatikan Tanda-tanda Bayi

Saat menyendawakan, perhatikan ekspresi dan perilaku bayi. Jika bayi tampak tidak nyaman, gelisah, atau mulai rewel, bisa jadi ia merasakan tekanan gas.

Jika bayi tidak bersendawa setelah mencoba beberapa saat, tidak perlu memaksakannya. Bayi mungkin tidak perlu bersendawa saat itu, atau posisi yang dicoba kurang nyaman baginya.

Coba ubah posisi atau istirahatkan bayi sejenak, lalu coba lagi nanti. Terkadang, sendawa bisa keluar beberapa waktu setelah menyusu.

Kapan Harus Menyendawakan Bayi?

Disarankan untuk menyendawakan bayi setelah setiap sesi menyusu. Jika bayi menyusu dari botol, bisa dicoba menyendawakannya di tengah-tengah sesi menyusu atau setelah menghabiskan sekitar setengah dari botol.

Untuk bayi yang menyusu langsung dari payudara, sendawakan setelah beralih dari satu payudara ke payudara lainnya, atau setelah selesai menyusu dari kedua payudara. Jangan tunggu hingga bayi terlihat tidak nyaman.

Apa yang Terjadi Jika Bayi Tidak Bersendawa?

Tidak semua bayi bersendawa setelah setiap kali menyusu, dan ini adalah hal yang normal. Jika bayi tidak bersendawa setelah beberapa menit upaya, dan ia tampak nyaman serta tidak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan, kemungkinan ia tidak menelan banyak udara.

Namun, jika bayi terlihat gelisah, rewel, sering meludah, atau perutnya terasa kembung, bisa jadi ada gas yang terperangkap. Dalam kasus ini, coba lagi menyendawakan bayi setelah beberapa menit atau ubah posisi.

Beberapa bayi juga cenderung lebih sering mengeluarkan gas melalui kentut, yang sama efektifnya dalam mengeluarkan udara dari saluran pencernaan.

Kapan Perlu Konsultasi Medis?

Kebanyakan masalah gas pada bayi dapat diatasi dengan teknik menyendawakan yang tepat. Namun, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Segera konsultasikan dengan dokter atau bidan jika bayi menunjukkan gejala seperti sering menangis hebat yang tidak dapat ditenangkan (kolik), menolak menyusu, muntah proyektil, demam, atau tinja berdarah.

Gejala-gejala ini mungkin mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih serius yang memerlukan diagnosis dan penanganan profesional. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika ada kekhawatiran mengenai kesehatan bayi.

Kesimpulan

Menyendawakan bayi adalah bagian penting dari rutinitas menyusui untuk menjaga kenyamanan pencernaan. Ingatlah bahwa durasi ideal mencoba menyendawakan bayi adalah sekitar 1-2 menit atau hingga bayi bersendawa, dengan menepuk lembut punggungnya sambil memegang bayi tegak.

Jika bayi tidak bersendawa setelah beberapa saat, tidak perlu dipaksakan. Perhatikan tanda-tanda kenyamanan bayi dan coba lagi nanti atau ubah posisi jika perlu.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perawatan bayi atau jika terdapat kekhawatiran terkait kesehatan si kecil, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak di Halodoc. Dokter profesional di Halodoc siap memberikan saran medis yang akurat dan terpercaya.