Berapa Lama Seseorang Harus Menggunakan Salep Herpes? Ini Faktanya
Acyclovir adalah obat untuk mengatasi infeksi herpes yang tersedia dalam bentuk salep.

Daftar Isi:
- Rekomendasi Salep Cacar Api (Herpes) di Apotik
- Durasi Penggunaan Acyclovir sebagai Salep Herpes
- Cara Pemakaian Salep Acyclovir untuk Mengobati Herpes
- Efek Samping Penggunaan Salep Herpes
- Kapan Harus ke Dokter?
Saat gejala herpes muncul seperti lepuhan berisi cairan atau rasa nyeri di area tertentu, penggunaan salep antivirus menjadi salah satu penanganan utama.
Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, berapa lama sebenarnya salep herpes harus digunakan agar efektif. Apakah cukup beberapa hari atau harus sampai gejalanya benar-benar hilang?
Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan berikut agar kamu tidak salah langkah dalam pengobatan herpes.
Rekomendasi Salep Cacar Api (Herpes) di Apotik
Rekomendasi salep cacar api (herpes) di apotik yaitu acyclovir.
Salep acyclovir adalah obat antivirus topikal yang umum digunakan untuk mengobati infeksi herpes simpleks, termasuk herpes labialis (cold sores) dan herpes genital.
Obat ini efektif dalam mengurangi gejala dan mempercepat penyembuhan herpes simplex tipe 1 (HSV-1) dan tipe 2 (HSV-2).
Salep akan bekerja dengan menghambat replikasi virus herpes, sehingga membantu mengurangi keparahan dan durasi infeksi.
Salep acyclovir biasanya dioleskan beberapa kali sehari selama beberapa hari, sesuai dengan petunjuk dokter.
Durasi Penggunaan Acyclovir sebagai Salep Herpes
Durasi pemakaian salep acyclovir untuk herpes dapat bervariasi tergantung tingkat keparahan infeksi dan respons individu terhadap pengobatan.
Berikut durasi berdasarkan jenis luka herpesnya:
1. Herpes labialis
Dokter biasanya meresepkan obat ini untuk 4-5 hari. Salep bisa kamu gunakan segera setelah gejala awal muncul. Ciri-cirinya yaitu rasa gatal, terbakar, atau kemerahan di bibir.
Penggunaan salep yakni setiap 3-4 jam, sebanyak lima kali sehari.
Jika luka dingin belum sembuh atau masih ada gejala yang persisten setelah lima hari, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Setelah mengetahui berapa lama salep acyclovir sebaiknya dipakai, kamu juga bisa cari tahu obat-obatan herpes yang mudah dicari di sini: “Ini Daftar 7 Obat Herpes di Apotek yang Biasa Dokter Resepkan”.
2. Herpes genital
Untuk herpes genital, durasi penggunaan salep bisa lebih lama dari herpes labialis.
Dokter umumnya menyarankan 5-10 hari penggunaan secara intensif, tergantung tingkat keparahan infeksi. Dalam beberapa kasus, penggunaan bisa kamu teruskan hingga dua minggu.
Meskipun penggunaannya bisa mengurangi gejala dan mempercepat penyembuhan, ketahui bahwa obat ini tidak dapat menyembuhkan virus secara permanen.
Virus herpes akan tetap berada dalam tubuh dan dapat kambuh kapan saja. Ketahui lebih lanjut Serba-serbi Acyclovir atau Salep Herpes lainnya.
Cara Pemakaian Salep Acyclovir untuk Mengobati Herpes
Setelah mengetahui durasi penggunaan, kamu juga perlu berkonsultasi dengan dokter terkait dosis yang tepat. Nah,berikut dosis secara umum dan cara pemakaiannya:
1. Dosis
Dokter akan menyesuaikan dosisnya berdasarkan jenis dan tingkat keparahan infeksi herpes.
Umumnya, salep dioleskan setiap tiga jam. Lakukan perawatan ini enam kali sehari selama tujuh hari. Pada anak-anak, dosisnya hanya dokter yang boleh tentukan.
Sebelum menggunakannya, beri tahu dokter apabila kamu alergi terhadap obat ini. Kamu juga perlu memberi tahu jenis alergi lain yang dimiliki.
2. Cara pemakaian
- Sebelum mengaplikasikan salep acyclovir, pastikan tangan dan area yang terinfeksi dalam keadaan bersih.
- Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan setelah menggunakan obat.
- Gunakan jari atau aplikator yang tersedia untuk mengoleskan salep pada area yang terkena herpes.
- Oleskan tipis-tips dan pastikan area yang terinfeksi tertutup obat secara merata.
- Hindari menggosok atau menggaruk lesi agar tidak memperparah infeksi atau menyebarkan virus ke area lain.
- Setelah penggunaan, cuci tangan kembali dengan sabun dan air.
- Hindari kontak langsung salep dengan mata, mulut, atau luka terbuka.
- Salep acyclovir umumnya digunakan dengan frekuensi 3-5 kali sehari, tergantung instruksi dokter.
- Durasi pemakaiannya juga akan dokter tentukan, tergantung pada tingkat keparahan dan respons terhadap pengobatan.
Efek Samping Penggunaan Salep Herpes
Efek samping dari salep herpes umumnya ringan, seperti:
- Iritasi kulit.
- Rasa terbakar atau perih.
- Gatal-gatal.
- Kulit kering atau mengelupas.
Namun, pada kasus yang jarang terjadi, dapat timbul reaksi alergi yang lebih serius, seperti ruam, biduran, atau kesulitan bernapas.
Jika mengalami efek samping yang parah, segera hentikan penggunaan salep dan konsultasikan dengan dokter.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami kondisi berikut ini:
- Gejala herpes tidak membaik setelah beberapa hari penggunaan salep.
- Gejala herpes semakin parah.
- Mengalami efek samping yang parah.
- Memiliki kondisi medis tertentu, seperti gangguan sistem kekebalan tubuh.
- Kamu sedang hamil atau menyusui.
Itulah informasi tentang acyclovir untuk mengobati virus herpes. Penting untuk mengikuti instruksi dokter dan petunjuk dalam kemasan.
Jika terdapat kebingungan atau pertanyaan mengenai obat ini, sebaiknya dokter spesialis kulit di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Kamu juga bisa mencari produk kesehatan lainnya di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli dan tepercaya, diantar dalam waktu 1 jam, privasi dalam kemasan terjaga dengan baik!



