• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbagai Jenis Ensefalopati yang Perlu Diketahui

Berbagai Jenis Ensefalopati yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Penyakit yang berkaitan dengan otak sebenarnya tak hanya kanker otak, meningitis, atau toksoplasmosis saja. Pernah mendengar ensefalopati? Kondisi ini menggambarkan kelainan struktur atau fungsi otak akibat suatu kondisi. 

Ensefalopati ini bisa terjadi secara semenara atau permanen. Penyebabnya penyakit amat beragam. Nah, berikut beberapa jenis ensefalopati dan penyebabnya. 

Baca juga: Cedera Otak Dapat Sebabkan Ensefalopati, Ini Alasannya

1.Ensefalopati Traumatis Kronis (Chronic traumatic encephalopathy)

Jenis ensefalopati ini terjadi akibat trauma atau cedera pada otak. Misalnya, benturan atau pukulan pada kepala menyebabkan kerusakan saraf di otak. Jenis ensefalopati ini biasanya ditemukan pada petinju, pemain sepak bola, atau anggota militer yang terluka dalam ledakan.

2.Ensefalopati Glisin (Glycine encephalopathy)

Ensefalopati glikin merupakan kondisi genetik atau turunan, di mana terdapat kadar glisin (asam amino) abnormal tinggi di otak. Gejala ensefalopati glisin biasanya muncul pada bayi segera setelah lahir.

3.Ensefalopati Hashimoto

Ensefalopati yang satu ini merupakan jenis ensefalopati langka yang terkait dengan kondisi autoimun yang dikenal sebagai penyakit Hashimoto. Pada penyakit Hashimoto, sistem imun secara keliru menyerang kelenjar tiroid tubuh. 

Padahal, kelenjar tiroid bertanggung jawab untuk memproduksi banyak hormon pengatur tubuh. Sayangnya, hingga kini para ilmuwan belum tahu persis bagaimana kedua kondisi ini saling terkait.

4.Ensefalopati Hepatik

Ensefalopati hepatik disebabkan akibat penyakit hati. Ketika hati tak tidak berfungsi dengan baik, racun yang biasanya dikeluarkan oleh hati dari tubuh dibiarkan menumpuk di dalam darah kamu. Nah, pada akhirnya racun ini dapat mencapai otak. 

Baca juga: Perubahan Kepribadian Akibat Ensefalopati Hepatik, Perlukah Terapi ke Psikiater?

5.Ensefalopati Hipertensi

Jenis ensefalopati ini dikarenakan tekanan darah yang tinggi dan dibiarkan tanpa pengobatan dalam waktu lama. Kondisi Ini dapat menyebabkan otak membengkak, kerusakan otak, dan ensefalopati hipertensi.

6.Ensefalopati Iskemik Hipoksik

Kondisi ini merupakan jenis kerusakan otak yang terjadi ketika otak tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Hati-hati, kondisi Ini dapat menyebabkan kerusakan atau disfungsi otak permanen. 

7.Ensefalopati Metabolik-Toksik (Hypoxic ischemic encephalopathy)

Ensefalopati metabolik-toksik disebabkan infeksi, toksin, atau kegagalan organ. Ketika elektrolit, hormon, atau bahan kimia lain dalam tubuh tidak seimbang, kondisi inilah yang dapat mempengaruhi fungsi otak. 

Jenis ensefalopati ini biasanya sembuh ketika ketidakseimbangan kimia yang mendasarinya dipulihkan atau infeksi/toksin yang mengganggu dihilangkan dalam tubuh. 

8.Ensefalopati infeksi (Infectious encephalopathies)

Ensefalopati spongiformis yang menular juga dikenal sebagai penyakit prion. Prion sendiri merupakan protein yang terjadi secara alami dalam tubuh. Akan tetapi, mereka dapat bermutasi dan menyebabkan penyakit yang secara bertahap, dan merusak serta memperburuk kondisi otak (penyakit neurodegeneratif). Penyakit prion contohnya seperti:

  • Chronic wasting disease,
  • Fatal familial insomnia,
  • Kuru,
  • Creutzfeldt-Jakob disease.

9.Ensefalopati Wernicke

Jenis ensefalopati Juga dikenal sebagai penyakit Wernicke. Penyakit ini disebabkan akibat kekurangan vitamin B1. Banyak kondisi yang bisa memicu kekurangan vitamin B1, contohnya konsumsi alkohol jangka panjang, asupan gizi yang buruk, dan penyerapan makanan yang buruk. Jika ensefalopati Wernicke tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini bisa berujung pada sindrom Wernicke-Korsakoff.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
NIH. MedlinePlus. Diakses pada 2020. Bilirubin Encephalopathy.
Healthline. Diakses pada 2020. Encephalopathy.
MedicineNet. Diakses pada 2020. Encephalopathy.