Ad Placeholder Image

Biduran: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Biduran adalah masalah kulit yang umum terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Biduran: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!Biduran: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!

DAFTAR ISI


Biduran, atau dalam istilah medis dikenal sebagai urtikaria, adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bentol-bentol kemerahan yang terasa sangat gatal. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba di bagian tubuh mana pun dan sering kali membuat kamu merasa tidak nyaman saat beraktivitas. Secara fisiologis, biduran terjadi ketika tubuh melepaskan histamin dan zat kimia lainnya ke dalam aliran darah sebagai respons terhadap pemicu tertentu, yang menyebabkan pembuluh darah kecil bocor dan memicu pembengkakan pada lapisan kulit.

Penyebab biduran sangat beragam, mulai dari reaksi alergi makanan, gigitan serangga, paparan suhu dingin atau panas, hingga stres psikologis. Meskipun sebagian besar kasus biduran bersifat akut dan dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat, rasa gatal yang hebat sering kali memerlukan penanganan segera agar tidak mengganggu kualitas tidur dan produktivitas harianmu. Penanganan yang tepat melibatkan identifikasi pemicu serta penggunaan obat-obatan yang sesuai untuk meredakan gejala.

Penting bagi kamu untuk memahami jenis obat yang digunakan, apakah itu untuk meredakan gatal secara topikal atau menghambat kerja histamin secara sistemik melalui obat minum. Pemilihan obat yang tepat akan sangat bergantung pada keparahan gejala dan riwayat kesehatan yang kamu miliki. Selain itu, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan solusi kesehatan dengan lebih praktis tanpa harus keluar rumah saat kondisi kulit sedang tidak nyaman.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat biduran? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Biduran yang Ampuh

Berikut adalah beberapa pilihan produk kesehatan dan obat-obatan yang umum digunakan untuk mengatasi gejala biduran, mulai dari lotion hingga tablet antihistamin.

1. Incipidal 10 mg 10 Tablet

Incipidal merupakan obat antihistamin yang mengandung zat aktif Cetirizine dihydrochloride. Sebagai antihistamin generasi kedua, obat ini bekerja dengan cara menghambat secara selektif reseptor H1 di perifer tubuh. Hal ini membuat Incipidal efektif untuk menghentikan reaksi alergi seperti bentol-bentol merah dan rasa gatal yang muncul saat biduran tanpa menyebabkan kantuk yang berat dibandingkan antihistamin generasi pertama.

Manfaat utama dari obat ini adalah meredakan gejala rinitis alergi dan urtikaria idiopatik kronis. Kandungan Cetirizine di dalamnya membantu menstabilkan sel mast sehingga pelepasan histamin yang menjadi penyebab utama pembengkakan kulit dapat ditekan dengan baik.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 tablet (10 mg) sekali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 5 mg (setengah tablet) dua kali sehari atau 10 mg sekali sehari.
  • Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Incipidal 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Loratadine 10 mg 10 Tablet

Loratadine adalah obat antihistamin trisiklik poten yang bekerja dalam jangka panjang. Obat ini secara spesifik menghambat reseptor histamin H1 perifer tanpa memberikan efek sedasi yang berarti pada sistem saraf pusat. Ini menjadikannya pilihan favorit bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi dan harus tetap terjaga meski sedang mengalami biduran.

Manfaat Loratadine meliputi pengurangan gejala alergi seperti rasa gatal, kulit kemerahan, serta gejala penyerta lainnya seperti bersin dan hidung meler jika biduran disertai dengan alergi pernapasan. Keunggulan utamanya adalah durasi kerja yang mencapai 24 jam sehingga cukup dikonsumsi satu kali dalam sehari.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 10 mg (1 tablet) sekali sehari.
  • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan >30 kg: 10 mg sekali sehari.
  • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan <30 kg: 5 mg (setengah tablet) sekali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Loratadine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengatasi Gatal Biduran di Rumah
  1. Hindari menggaruk area yang gatal karena dapat menyebabkan luka dan infeksi sekunder.
  2. Gunakan pakaian yang longgar dan berbahan katun untuk mengurangi gesekan pada kulit.
  3. Kompres area yang biduran dengan air dingin untuk mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi bengkak.

3. Caladine Lotion 60 ml

Caladine Lotion adalah produk topikal yang sangat populer di Indonesia untuk mengatasi gatal-gatal ringan akibat biang keringat maupun biduran. Mengandung Calamine, Zinc Oxide, dan Diphenhydramine HCL. Calamine bekerja sebagai antipruritik (anti gatal) dan memberikan efek dingin yang menenangkan pada permukaan kulit yang meradang.

Zinc oxide bertindak sebagai antiseptik ringan dan pelindung kulit, sementara Diphenhydramine membantu meredakan reaksi alergi secara lokal pada area yang dioleskan. Produk ini sangat cocok untuk penggunaan mandiri di rumah saat pertama kali gejala biduran muncul untuk memberikan kenyamanan instan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan bagian kulit yang gatal terlebih dahulu.
  • Oleskan secara merata 2-4 kali sehari atau setiap kali setelah mandi.
  • Hanya untuk pemakaian luar, hindari kontak dengan mata dan luka terbuka.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Caladine Lotion 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Cetirizine 10 mg 10 Tablet

Ini adalah versi generik dari obat antihistamin generasi kedua yang mengandung Cetirizine 10 mg. Cara kerjanya sama dengan obat bermerek lainnya, yaitu menghambat kerja histamin yang memicu peradangan dan rasa gatal pada kulit. Cetirizine generik sering direkomendasikan karena efektivitasnya yang tinggi namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Obat ini sangat efektif untuk mengatasi urtikaria kronis dan akut. Meskipun efek samping kantuknya jauh lebih rendah dibandingkan CTM, beberapa orang yang sensitif mungkin tetap merasakan sedikit kantuk, sehingga disarankan untuk tidak mengoperasikan mesin berat setelah mengonsumsinya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak >12 tahun: 1 tablet sekali sehari.
  • Penggunaan pada penderita gangguan ginjal memerlukan penyesuaian dosis oleh tenaga medis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cetirizine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. CTM 4 mg 12 Tablet

CTM atau Chlorpheniramine Maleate adalah antihistamin generasi pertama yang sudah lama digunakan untuk mengatasi berbagai gejala alergi, termasuk biduran. Obat ini bekerja dengan cara berkompetisi dengan histamin bebas untuk menempati reseptor H1. Karena termasuk generasi pertama, CTM dapat menembus sawar darah otak, yang menyebabkan efek samping utama berupa kantuk yang signifikan.

Manfaat CTM sangat baik untuk meredakan biduran yang sangat hebat di malam hari, karena efek kantuknya dapat membantu pasien untuk tidur lebih nyenyak tanpa terganggu rasa gatal. Namun, obat ini harus digunakan dengan hati-hati bagi mereka yang memiliki aktivitas padat di siang hari.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet (4 mg), 3-4 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: Setengah tablet (2 mg), 3-4 kali sehari.
  • Anak 2-6 tahun: Seperempat tablet (1 mg), 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan CTM 4 mg 12 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab dan Pemicu Biduran

Memahami penyebab biduran adalah langkah krusial untuk mencegah kekambuhan di masa mendatang. Berikut adalah beberapa pemicu umum yang sering ditemukan:

1. Alergen Makanan

Beberapa jenis makanan seperti kacang-kacangan, makanan laut (seafood), telur, dan susu sering kali menjadi pemicu utama munculnya reaksi urtikaria pada individu yang sensitif.

2. Faktor Lingkungan

Paparan suhu yang ekstrem, baik terlalu dingin (urtikaria dingin) maupun terlalu panas, serta paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memicu pelepasan histamin di bawah kulit.

3. Stres dan Tekanan Fisik

Kondisi emosional yang tidak stabil atau stres berat dapat memperburuk kondisi kulit. Selain itu, tekanan fisik pada kulit seperti penggunaan tas yang terlalu berat atau pakaian yang terlalu ketat juga bisa menjadi pemicu.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun biduran sering dianggap sebagai masalah kulit biasa, ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc. Jika biduran tidak kunjung membaik setelah 48 jam, bentol menyebar ke seluruh tubuh, atau jika disertai dengan gejala serius seperti pembengkakan pada bibir, lidah, atau tenggorokan (angioedema) yang menyebabkan kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis. Kondisi ini bisa mengarah pada anafilaksis yang merupakan keadaan darurat medis.

Studi Mengenai Efektivitas Antihistamin pada Urtikaria

The Journal of Allergy and Clinical Immunology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan antihistamin generasi kedua seperti Cetirizine dan Loratadine merupakan lini pertama dalam pengobatan urtikaria karena memiliki profil keamanan yang lebih baik dan efek samping sedasi yang minimal.

Studi tersebut menegaskan bahwa manajemen biduran yang efektif melibatkan penghindaran pemicu dan penggunaan dosis yang tepat untuk menekan pelepasan mediator inflamasi. Penggunaan antihistamin secara rutin pada kasus kronis terbukti meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.

Jika kamu mengalami biduran yang berulang dan sulit dikendalikan dengan obat bebas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hives (urticaria).
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2026. Hives: Diagnosis and Treatment.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Urtikaria atau Biduran.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Urticaria (Hives).
WebMD. Diakses pada 2026. Antihistamines for Hives.

FAQ

1. Apakah biduran menular ke orang lain?

Tidak, biduran bukanlah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri, melainkan reaksi sistem imun tubuh terhadap pemicu tertentu. Jadi, biduran tidak akan menular melalui kontak fisik.

2. Bolehkah mandi saat sedang biduran?

Boleh, namun disarankan menggunakan air dengan suhu ruangan atau air hangat suam-suam kuku. Hindari air yang terlalu panas karena panas dapat memicu pelebaran pembuluh darah dan memperparah rasa gatal.

3. Mengapa biduran sering muncul di malam hari?

Hal ini bisa disebabkan oleh siklus sirkadian tubuh di mana kadar kortisol (anti-inflamasi alami) berada pada titik terendah di malam hari, sehingga gejala gatal dan peradangan menjadi lebih terasa.

4. Apakah makanan tertentu bisa menyembuhkan biduran?

Tidak ada makanan spesifik yang menyembuhkan biduran, namun mengonsumsi makanan yang rendah histamin dan memperbanyak asupan air putih dapat membantu tubuh dalam proses pemulihan.

Punya Keluhan Biduran tapi Bingung Pilih Obat yang Pas? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu sedang mengalami biduran yang gatal dan mengganggu, tapi bingung harus memilih obat yang mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.