Ad Placeholder Image

Bintik Putih Dibawah Mata: Pahami Sebab dan Atasi Cepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 April 2026

Bintik Putih Dibawah Mata: Penyebab dan Cara Atasi Mudah

Bintik Putih Dibawah Mata: Pahami Sebab dan Atasi CepatBintik Putih Dibawah Mata: Pahami Sebab dan Atasi Cepat

Bintik Putih di Bawah Mata: Penyebab Umum dan Cara Penanganannya

Bintik putih di bawah mata seringkali menimbulkan kekhawatiran terkait penampilan dan kesehatan kulit. Kondisi ini umumnya merupakan penumpukan keratin di bawah kulit yang dikenal sebagai milia, atau dapat pula berupa infeksi kelenjar minyak pada kelopak mata yang disebut bintitan internal (hordeolum internum). Penanganan yang tepat sangat bergantung pada penyebab bintik putih tersebut. Milia terkadang bisa hilang dengan sendirinya atau memerlukan intervensi medis, sedangkan bintitan umumnya sembuh sendiri dengan bantuan kompres hangat.

Apa Itu Bintik Putih di Bawah Mata?

Bintik putih di bawah mata adalah benjolan kecil berwarna putih atau kekuningan yang muncul di sekitar area mata. Penampakan ini bervariasi tergantung penyebabnya. Beberapa bintik mungkin terasa keras dan menetap, sementara yang lain bisa terasa nyeri atau sensitif saat disentuh. Meskipun seringkali tidak berbahaya, penting untuk memahami penyebabnya demi penanganan yang sesuai.

Penyebab Bintik Putih di Bawah Mata

Dua penyebab utama munculnya bintik putih di bawah mata adalah milia dan bintitan internal. Pemahaman mengenai perbedaan keduanya krusial untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Milia: Penumpukan Keratin

Milia adalah kista kecil berisi keratin, protein yang ditemukan di rambut, kulit, dan kuku. Bintik ini biasanya berukuran 1-2 milimeter, berwarna putih mutiara atau kekuningan, dan tidak terasa nyeri. Milia terbentuk ketika sel kulit mati tidak terkelupas dengan sempurna dan terperangkap di bawah permukaan kulit.

Faktor-faktor yang dapat memicu milia meliputi:

  • Penggunaan produk perawatan kulit yang terlalu berat atau berminyak.
  • Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan.
  • Trauma pada kulit, seperti luka bakar atau lecet.
  • Kondisi kulit tertentu, seperti rosacea atau dermatitis.

Bintitan Internal (Hordeolum Internum): Infeksi Kelenjar Minyak

Bintitan internal terjadi akibat infeksi bakteri pada kelenjar minyak (kelenjar Meibom atau Zeis) yang berada di dalam kelopak mata. Berbeda dengan milia, bintitan seringkali menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan. Bintik putih pada bintitan internal biasanya merupakan nanah yang terkumpul di dalam kelenjar yang terinfeksi.

Penyebab bintitan umumnya terkait dengan:

  • Kebersihan mata yang kurang terjaga.
  • Menyentuh mata dengan tangan kotor.
  • Penggunaan kosmetik mata yang tidak bersih atau sudah kedaluwarsa.

Gejala Bintik Putih di Bawah Mata

Gejala yang menyertai bintik putih dapat membantu membedakan penyebabnya. Milia biasanya muncul sebagai benjolan kecil, padat, dan tidak nyeri. Kulit di sekitarnya tampak normal tanpa kemerahan atau pembengkakan.

Sementara itu, bintitan internal menunjukkan gejala yang lebih jelas seperti:

  • Rasa nyeri atau tidak nyaman pada kelopak mata.
  • Kemerahan dan pembengkakan di area mata.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
  • Mata berair.
  • Terkadang terasa gatal atau seperti ada pasir di mata.

Penanganan Bintik Putih di Bawah Mata

Strategi penanganan bintik putih di bawah mata disesuaikan dengan diagnosis penyebabnya. Penting untuk tidak mencoba memencet atau mengeluarkan bintik secara paksa untuk menghindari infeksi atau bekas luka.

Penanganan Milia

Milia seringkali dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan, terutama pada bayi. Namun, pada kasus yang menetap, beberapa opsi penanganan medis meliputi:

  • Ekstraksi manual: Prosedur sederhana yang dilakukan oleh dokter kulit untuk mengangkat milia menggunakan jarum steril atau alat khusus.
  • Krioterapi: Pembekuan milia dengan nitrogen cair.
  • Laser ablasi: Menggunakan laser untuk menghilangkan milia.
  • Peeling kimia: Menggunakan asam untuk membantu pengelupasan lapisan kulit.

Penanganan Bintitan Internal

Bintitan internal umumnya sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Beberapa langkah yang dapat membantu mempercepat penyembuhan dan meredakan gejala meliputi:

  • Kompres hangat: Tempelkan kain bersih yang dibasahi air hangat pada kelopak mata selama 10-15 menit, 3-4 kali sehari. Ini membantu melancarkan drainase dan mengurangi nyeri.
  • Menjaga kebersihan mata: Hindari menyentuh mata dan pastikan area mata tetap bersih.
  • Hindari riasan mata: Jangan menggunakan make up mata selama bintitan belum sembuh total.
  • Obat tetes mata antibiotik: Dokter mungkin meresepkan tetes mata atau salep antibiotik jika infeksi parah.

Pencegahan Bintik Putih di Bawah Mata

Beberapa langkah pencegahan dapat membantu mengurangi risiko munculnya bintik putih di bawah mata:

  • Gunakan pembersih wajah yang lembut dan sesuai jenis kulit.
  • Eksfoliasi kulit secara teratur untuk membantu mengangkat sel kulit mati, namun hindari area mata yang sensitif.
  • Gunakan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
  • Pastikan kebersihan tangan sebelum menyentuh area mata.
  • Ganti kosmetik mata secara berkala dan hindari berbagi dengan orang lain.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika bintik putih di bawah mata tidak kunjung hilang, bertambah banyak, disertai nyeri hebat, atau mengganggu penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter. Diagnosis yang tepat dari profesional medis penting untuk memastikan penanganan yang efektif dan mencegah komplikasi. Halodoc menyediakan akses mudah untuk berkonsultasi dengan dokter ahli yang berpengalaman dalam menangani masalah kulit dan mata.