Ad Placeholder Image

Bintitan Dalam Kelopak Mata Atas: Penyebab dan Solusi Jitu

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Redakan Sakit Bintitan dalam Kelopak Mata Atas Mudah Cepat

Bintitan Dalam Kelopak Mata Atas: Penyebab dan Solusi JituBintitan Dalam Kelopak Mata Atas: Penyebab dan Solusi Jitu

Mengenal Bintitan dalam Kelopak Mata Atas: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Bintitan di dalam kelopak mata atas, atau dikenal juga sebagai hordeolum internal, adalah kondisi umum yang sering menimbulkan rasa tidak nyaman. Ini adalah benjolan merah menyakitkan yang muncul akibat infeksi bakteri pada kelenjar minyak kecil (kelenjar meibom) yang terletak di bagian dalam kelopak mata. Karena lokasinya yang internal dan menekan bola mata, bintitan jenis ini seringkali terasa lebih nyeri dibandingkan bintitan yang muncul di bagian luar kelopak mata.

Definisi Bintitan dalam Kelopak Mata Atas (Hordeolum Internal)

Bintitan dalam kelopak mata atas merupakan infeksi bakteri, paling sering oleh bakteri Staphylococcus, yang terjadi pada kelenjar meibom. Kelenjar meibom berfungsi menghasilkan minyak untuk melumasi permukaan mata dan mencegah penguapan air mata. Ketika saluran kelenjar ini tersumbat dan terinfeksi, terbentuklah benjolan berisi nanah yang menyebabkan peradangan.

Perbedaan utama hordeolum internal dengan hordeolum eksternal (bintitan luar) terletak pada lokasi infeksinya. Hordeolum internal terjadi di bagian dalam kelopak mata, sedangkan hordeolum eksternal muncul di pangkal bulu mata atau kelenjar Zeis/Moll di tepi kelopak mata.

Gejala Bintitan di Kelopak Mata Atas yang Perlu Diperhatikan

Gejala bintitan dalam kelopak mata atas umumnya berkembang secara bertahap. Tanda-tanda ini meliputi:

  • Munculnya benjolan merah pada kelopak mata atas bagian dalam.
  • Rasa nyeri yang cukup intens, terutama saat mata berkedip atau digerakkan.
  • Pembengkakan pada kelopak mata yang terinfeksi.
  • Rasa mengganjal atau tidak nyaman di mata.
  • Mata berair dan terasa sensitif terhadap cahaya.
  • Pada beberapa kasus, dapat muncul titik kuning kecil di tengah benjolan yang menandakan adanya nanah.

Penyebab Munculnya Bintitan di Bagian Dalam Kelopak Mata

Beberapa faktor dapat memicu terjadinya infeksi yang menyebabkan bintitan dalam kelopak mata atas. Penyebab utamanya adalah infeksi bakteri, yang seringkali diperburuk oleh kebersihan mata yang kurang terjaga. Faktor risiko meliputi:

  • Kebersihan mata yang buruk, seperti tidak mencuci tangan sebelum menyentuh mata.
  • Menyentuh mata dengan tangan yang kotor.
  • Penggunaan kosmetik mata yang tidak higienis atau sudah kedaluwarsa.
  • Penggunaan lensa kontak yang tidak bersih atau tidak sesuai prosedur.
  • Adanya kondisi mata lain seperti blefaritis (radang kelopak mata kronis).
  • Stres atau perubahan hormonal yang dapat memengaruhi produksi minyak kelenjar.

Cara Mengatasi dan Pengobatan Bintitan Kelopak Mata Atas

Penanganan awal untuk bintitan dalam kelopak mata atas dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Tujuannya adalah membantu drainase nanah dan meredakan peradangan. Beberapa langkah yang bisa dicoba:

  • Kompres Air Hangat: Lakukan kompres mata dengan air hangat selama 10-15 menit, 3-4 kali sehari. Kehangatan membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mempercepat proses penyembuhan.
  • Jaga Kebersihan Mata: Hindari menyentuh atau menggosok mata secara berlebihan. Bersihkan area mata dengan lembut menggunakan sabun khusus bayi atau pembersih kelopak mata yang direkomendasikan dokter.
  • Hindari Kosmetik dan Lensa Kontak: Selama bintitan belum sembuh, hindari penggunaan riasan mata dan lensa kontak untuk mencegah iritasi lebih lanjut atau penyebaran infeksi.

Jika bintitan tidak membaik setelah beberapa hari, semakin membesar, nyeri bertambah parah, atau memengaruhi penglihatan, segera konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan salep antibiotik atau obat tetes mata. Pada kasus yang jarang dan parah, dokter dapat melakukan tindakan sayatan kecil untuk mengeluarkan nanah.

Pencegahan Bintitan agar Tidak Kambuh di Kelopak Mata Atas

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana dapat mengurangi risiko kambuhnya bintitan dalam kelopak mata atas:

  • Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum menyentuh area mata.
  • Hindari berbagi kosmetik mata dengan orang lain dan ganti maskara setiap 3-6 bulan.
  • Bersihkan riasan mata secara menyeluruh setiap malam sebelum tidur.
  • Jika memakai lensa kontak, pastikan kebersihannya terjaga, cuci tangan sebelum memasang atau melepasnya, dan ganti lensa sesuai jadwal.
  • Bagi yang rentan, pertimbangkan untuk membersihkan kelopak mata secara rutin dengan produk khusus.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Bintitan dalam kelopak mata atas, atau hordeolum internal, adalah kondisi mata yang umum dan biasanya dapat sembuh dengan penanganan rumahan yang tepat. Namun, jika gejala tidak membaik atau bahkan memburuk, sangat penting untuk mencari bantuan medis profesional.

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai kondisi mata atau mendapatkan penanganan yang sesuai, dapat menghubungi dokter spesialis mata melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis akurat dan rekomendasi pengobatan terbaik.