Ad Placeholder Image

Bolehkah Golongan Darah AB Donor ke B? Tidak Bisa!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Darah AB Donor ke B? Jawabannya Tidak, Simak Kenapa!

Bolehkah Golongan Darah AB Donor ke B? Tidak Bisa!Bolehkah Golongan Darah AB Donor ke B? Tidak Bisa!

Apakah Golongan Darah AB Bisa Donor ke B? Pahami Kompatibilitas Transfusi

Memahami kompatibilitas golongan darah adalah hal krusial dalam prosedur transfusi darah. Kesalahan dalam pencocokan golongan darah dapat memicu reaksi berbahaya yang mengancam jiwa. Pertanyaan umum sering muncul, apakah golongan darah AB bisa donor ke B?

Jawabannya adalah tidak, golongan darah AB tidak bisa menjadi donor sel darah merah ke golongan darah B. Ada mekanisme biologis kompleks yang mendasari aturan ini, melibatkan antigen dan antibodi dalam darah. Memahami prinsip dasar ini sangat penting untuk memastikan keamanan pasien dan keberhasilan transfusi darah.

Memahami Dasar Golongan Darah Sistem ABO

Sistem golongan darah ABO adalah klasifikasi darah yang paling dikenal. Klasifikasi ini didasarkan pada keberadaan atau ketiadaan dua jenis antigen, yaitu antigen A dan antigen B, pada permukaan sel darah merah. Selain antigen, plasma darah juga mengandung antibodi yang bereaksi terhadap antigen yang tidak dimiliki.

Antigen adalah molekul penanda yang membantu sistem kekebalan tubuh mengenali sel-sel tubuh sendiri. Antibodi adalah protein dalam plasma yang dirancang untuk menyerang zat asing. Kombinasi antigen dan antibodi inilah yang menentukan kompatibilitas antara golongan darah yang berbeda.

  • Golongan Darah A: Memiliki antigen A pada sel darah merah dan antibodi anti-B pada plasma.
  • Golongan Darah B: Memiliki antigen B pada sel darah merah dan antibodi anti-A pada plasma.
  • Golongan Darah AB: Memiliki antigen A dan B pada sel darah merah, tetapi tidak memiliki antibodi anti-A atau anti-B pada plasma.
  • Golongan Darah O: Tidak memiliki antigen A maupun B pada sel darah merah, tetapi memiliki antibodi anti-A dan anti-B pada plasma.

Mengapa Golongan Darah AB Tidak Bisa Donor ke B?

Alasan utama mengapa golongan darah AB tidak bisa mendonorkan sel darah merahnya ke golongan darah B terletak pada reaksi antara antigen dan antibodi. Darah AB memiliki antigen A dan antigen B di permukaan sel darah merahnya. Di sisi lain, darah golongan B memiliki antibodi anti-A dalam plasmanya.

Ketika sel darah merah dari golongan darah AB masuk ke tubuh penerima golongan darah B, antibodi anti-A dari golongan darah B akan segera menyerang antigen A yang ada pada sel darah merah AB. Reaksi ini dikenal sebagai aglutinasi, di mana sel darah merah donor menggumpal.

Penggumpalan ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan reaksi transfusi yang serius. Reaksi transfusi dapat meliputi demam tinggi, menggigil, nyeri punggung, sesak napas, hingga kerusakan ginjal akut, syok, dan bahkan kematian. Oleh karena itu, kompatibilitas yang ketat harus dijaga.

Kompatibilitas Donor dan Penerima Golongan Darah AB

Meskipun golongan darah AB tidak dapat menjadi donor sel darah merah bagi golongan B, ada beberapa fakta penting mengenai kompatibilitas golongan darah AB.

  • Donor Sel Darah Merah: Golongan darah AB hanya bisa mendonorkan sel darah merahnya kepada sesama golongan darah AB. Hal ini karena hanya golongan darah AB yang tidak memiliki antibodi anti-A atau anti-B, sehingga tidak akan menyerang antigen A dan B dari darah donor AB.
  • Penerima Sel Darah Merah: Golongan darah AB dikenal sebagai “penerima universal” (universal recipient) untuk sel darah merah. Ini berarti seseorang dengan golongan darah AB dapat menerima sel darah merah dari golongan darah A, B, AB, dan O. Hal ini dimungkinkan karena darah AB tidak memiliki antibodi anti-A maupun anti-B, sehingga tidak akan menyerang antigen apa pun yang datang dari golongan darah lain.

Pentingnya Pemeriksaan dan Konsultasi Medis

Memahami kompatibilitas golongan darah adalah informasi dasar yang krusial bagi siapa saja. Namun, setiap prosedur transfusi darah harus selalu dilakukan di bawah pengawasan ketat tenaga medis profesional.

Sebelum transfusi, dilakukan proses pencocokan silang (cross-matching) untuk memastikan tidak ada reaksi berbahaya antara darah donor dan penerima. Proses ini sangat vital untuk keselamatan pasien.

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai golongan darah, donor darah, atau kondisi kesehatan lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Mereka dapat memberikan informasi yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan individu.