Ad Placeholder Image

Bolehkah Pijat Saat Demam? Ini Alasan Sebaiknya Hindari

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 April 2026

Bolehkah Pijat Saat Demam? Ketahui Fakta dan Risikonya

Bolehkah Pijat Saat Demam? Ini Alasan Sebaiknya HindariBolehkah Pijat Saat Demam? Ini Alasan Sebaiknya Hindari

Bolehkah Pijat Saat Demam? Pahami Risiko dan Penanganan yang Tepat

Demam merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi atau peradangan. Ketika suhu tubuh meningkat, banyak orang mencari cara untuk meredakan ketidaknyamanan, termasuk mempertimbangkan pijatan. Namun, pertanyaan besar muncul: bolehkah pijat saat demam?

Secara umum, pijat saat demam sebaiknya dihindari. Kondisi demam menandakan tubuh sedang berjuang melawan infeksi. Pijatan justru berpotensi memperburuk keadaan, meningkatkan suhu tubuh lebih lanjut, dan membuat tubuh semakin lelah.

Mengenal Demam dan Mekanisme Tubuh

Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas batas normal (sekitar 37 derajat Celsius). Ini merupakan cara sistem kekebalan tubuh bekerja untuk menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi bakteri atau virus penyebab infeksi. Saat demam, tubuh mengalami beberapa perubahan fisiologis, seperti peningkatan detak jantung dan pernapasan, serta respons peradangan.

Proses ini memerlukan energi yang besar. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar dapat fokus pada pemulihan. Gangguan terhadap proses alami ini bisa memperlambat penyembuhan.

Alasan Mengapa Pijat Sebaiknya Dihindari Saat Demam

Memijat tubuh yang sedang demam dapat memberikan dampak negatif yang merugikan. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa tindakan ini sebaiknya tidak dilakukan:

  • Memperburuk Kondisi Tubuh

    Pijatan umumnya bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah. Meskipun dalam kondisi normal ini bermanfaat, saat demam, peningkatan sirkulasi darah justru bisa membawa efek samping. Ini berpotensi membuat demam semakin tinggi karena panas tubuh menyebar lebih cepat.

  • Potensi Penyebaran Infeksi

    Peningkatan aliran darah yang dipicu oleh pijatan berisiko mempercepat penyebaran infeksi ke seluruh tubuh. Jika ada patogen (kuman penyebab penyakit) yang sedang dilawan tubuh di suatu area, pijatan bisa secara tidak langsung membantu penyebarannya ke organ atau sistem lain.

  • Menambah Beban Kerja Tubuh

    Saat demam, seluruh sistem tubuh bekerja keras untuk melawan penyakit. Memijat tubuh akan dianggap sebagai aktivitas fisik tambahan, yang tentunya menambah beban kerja pada otot dan sirkulasi. Ini justru menguras energi yang seharusnya digunakan untuk proses penyembuhan.

  • Meningkatkan Kelelahan

    Alih-alih membuat rileks, pijatan saat demam bisa membuat individu merasa semakin lelah. Tubuh yang sedang sakit membutuhkan istirahat total, bukan stimulasi yang mungkin dirasakan sebagai beban fisik.

  • Risiko Khusus untuk Anak-anak dan Bayi

    Anak-anak dan bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya matang. Pijatan pada mereka saat demam sangat tidak disarankan karena dapat menimbulkan stres fisik, meningkatkan risiko suhu tubuh melonjak drastis, dan mempercepat dehidrasi.

Penanganan Demam yang Aman dan Efektif

Daripada memijat, ada beberapa cara yang lebih aman dan efektif untuk membantu tubuh pulih dari demam:

  • Istirahat Cukup

    Memberikan tubuh waktu istirahat yang optimal adalah kunci utama. Tidur yang berkualitas membantu sistem kekebalan tubuh berfungsi lebih baik dalam melawan infeksi.

  • Hidrasi Optimal

    Minumlah banyak cairan seperti air putih, jus buah, atau sup kaldu untuk mencegah dehidrasi. Demam seringkali menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat.

  • Nutrisi Seimbang

    Konsumsi makanan bergizi yang mudah dicerna. Asupan nutrisi yang baik mendukung kekuatan tubuh untuk melawan penyakit.

  • Kompres Hangat

    Gunakan kompres hangat di dahi atau ketiak. Ini dapat membantu menurunkan suhu tubuh secara bertahap dan memberikan rasa nyaman.

  • Pakaian yang Nyaman

    Kenakan pakaian tipis dan longgar agar panas tubuh bisa keluar dengan baik. Hindari selimut tebal yang bisa memerangkap panas.

Kapan Harus Konsultasi dengan Dokter?

Penting untuk mengenali tanda-tanda kapan demam memerlukan perhatian medis. Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Demam sangat tinggi (di atas 39 derajat Celsius).
  • Demam tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Muncul gejala lain seperti ruam, sakit kepala hebat, kaku leher, sesak napas, atau kejang.
  • Demam terjadi pada bayi di bawah 3 bulan.
  • Individu memiliki kondisi medis kronis.

Kesimpulan

Pijat saat demam sebaiknya dihindari karena berisiko memperburuk kondisi, meningkatkan suhu, dan menyebarkan infeksi. Fokuslah pada istirahat, hidrasi, dan nutrisi untuk mendukung proses penyembuhan alami tubuh. Jika demam tinggi atau tidak membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat dan aman. Dapatkan informasi lebih lanjut dan konsultasi dengan dokter terpercaya melalui aplikasi Halodoc.