Ad Placeholder Image

Brachial Plexus: Fungsi, Anatomi, Cedera, dan Pemulihan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Brachial Plexus: Fungsi, Anatomi, Cedera & Pemulihan

Brachial Plexus: Fungsi, Anatomi, Cedera, dan PemulihanBrachial Plexus: Fungsi, Anatomi, Cedera, dan Pemulihan

Memahami Brachial Plexus: Jaringan Saraf Penting untuk Gerakan Lengan

Brachial plexus adalah jaringan saraf kompleks yang berasal dari saraf tulang belakang di leher (C5-T1). Jaringan ini bertanggung jawab untuk menyediakan gerakan dan sensasi pada bahu, lengan, dan tangan. Cedera pada brachial plexus dapat menyebabkan kelemahan, mati rasa, atau bahkan kelumpuhan pada lengan.

Apa Itu Brachial Plexus?

Brachial plexus adalah anyaman saraf yang terletak di leher dan ketiak. Saraf-saraf ini keluar dari sumsum tulang belakang dan bercabang untuk menginervasi otot-otot dan kulit di bahu, lengan, dan tangan. Brachial plexus memungkinkan kita untuk melakukan berbagai gerakan, seperti mengangkat lengan, menggenggam benda, dan merasakan sentuhan.

Struktur Anatomi Brachial Plexus

Brachial plexus tersusun dari lima bagian utama, yang sering diingat dengan akronim “Roots, Trunks, Divisions, Cords, Branches” (RTDCB):

  • Roots (Akar): Terdiri dari rami anterior saraf servikal C5, C6, C7, C8, dan saraf toraks T1.
  • Trunks (Batang): Terbentuk dari gabungan akar, yaitu batang atas (C5-C6), batang tengah (C7), dan batang bawah (C8-T1).
  • Divisions (Divisi): Setiap batang bercabang menjadi divisi anterior dan posterior.
  • Cords (Korda): Divisi-divisi bergabung membentuk korda lateral, posterior, dan medial, yang dinamai berdasarkan posisinya terhadap arteri aksilaris.
  • Branches (Cabang): Korda-korda bercabang menjadi lima saraf utama: muskulokutaneus, aksilaris, radialis, medianus, dan ulnaris.

Penyebab Cedera Brachial Plexus

Cedera pada brachial plexus dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Trauma: Kecelakaan sepeda motor, cedera olahraga kontak (seperti “burners” atau “stingers”), dan persalinan yang sulit (Erb’s palsy) adalah penyebab umum cedera brachial plexus.
  • Tumor: Tumor yang tumbuh di dekat brachial plexus dapat menekan atau merusak saraf.
  • Peradangan: Kondisi peradangan seperti sindrom Parsonage-Turner dapat menyebabkan kerusakan pada brachial plexus.
  • Radiasi: Terapi radiasi untuk kanker di daerah dada atau leher dapat merusak brachial plexus.

Gejala Cedera Brachial Plexus

Gejala cedera brachial plexus bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi cedera. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Nyeri hebat di bahu, lengan, atau tangan
  • Sensasi seperti sengatan listrik di lengan
  • Kelemahan atau kelumpuhan pada lengan atau tangan
  • Mati rasa atau perubahan sensasi di lengan atau tangan

Diagnosis Cedera Brachial Plexus

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan neurologis untuk mendiagnosis cedera brachial plexus. Pemeriksaan penunjang seperti elektromiografi (EMG) dan studi konduksi saraf (NCS) dapat membantu menentukan lokasi dan tingkat keparahan cedera. Pencitraan seperti MRI juga dapat digunakan untuk melihat struktur brachial plexus dan mengidentifikasi penyebab cedera.

Pengobatan Cedera Brachial Plexus

Pengobatan cedera brachial plexus tergantung pada tingkat keparahan cedera. Beberapa cedera ringan dapat sembuh dengan sendirinya dengan istirahat dan fisioterapi. Cedera yang lebih parah mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaiki saraf yang rusak.

  • Fisioterapi: Fisioterapi dapat membantu memulihkan kekuatan dan rentang gerak pada lengan dan tangan.
  • Obat-obatan: Obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi rasa sakit.
  • Pembedahan: Pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki saraf yang robek atau rusak parah. Prosedur seperti cangkok saraf atau transfer saraf dapat dilakukan untuk mengembalikan fungsi.

Penting untuk mencari evaluasi medis segera jika mengalami gejala cedera brachial plexus. Penanganan yang cepat dan tepat dapat meningkatkan peluang pemulihan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami nyeri, kelemahan, atau mati rasa yang tiba-tiba di bahu, lengan, atau tangan, segera konsultasikan dengan dokter. Evaluasi medis yang cepat sangat penting untuk menentukan penyebab gejala dan memulai pengobatan yang sesuai. Dalam kasus cedera brachial plexus yang parah, evaluasi dalam waktu 6-7 bulan pertama sangat penting untuk mengoptimalkan pemulihan.

Rekomendasi Halodoc

Jika Anda mengalami masalah kesehatan terkait saraf atau gejala yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Halodoc menyediakan layanan konsultasi online dengan dokter terpercaya, sehingga Anda bisa mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat dari kenyamanan rumah Anda. Unduh Halodoc sekarang untuk akses mudah ke layanan kesehatan!